- Kalshi mencatat volume $5,5 miliar dalam 2 minggu setelah peluncuran
- Perdagangan untuk final olahraga mendorong $1B pada volume harian selama 3 hari berturut-turut.
Langkah terbaru Kalshi masuk ke perpetual futures mulai menarik perhatian di pasar derivatif. Dalam dua minggu saja, platform pasar prediksi yang baru memperkenalkan kontrak perpetual tersebut menghasilkan lebih dari $5,5 miliar dalam volume perdagangan. Ini menunjukkan tingginya permintaan akan derivatif teregulasi yang terhubung dengan kripto di AS.
Bagi bisnis tersebut, yang membangun reputasinya lewat pasar prediksi berbasis acara, ekspansi yang cepat ini menjadi titik balik penting. Selain itu, Kalshi tengah membangun diri sebagai peserta yang lebih menyeluruh di pasar derivatif, dengan target yang jauh melampaui aset digital.
Beralih dari Pasar Prediksi ke Platform Derivatif Generasi Berikutnya
Sebelas kontrak perpetual futures yang terkait dengan kripto, seperti Ethereum dan Bitcoin, kini tersedia dari Kalshi. Perpetual futures tidak memiliki tanggal kedaluwarsa, berbeda dengan kontrak futures konvensional. Produk ini bergantung pada pembayaran pendanaan berkala antara trader long dan short untuk menjaga harga kontrak tetap selaras dengan spot market yang mendasarinya.
Co-founder dan CEO Tarek Mansour menyebut peluncuran itu sebagai langkah besar dalam evolusi perusahaan. Ini menandakan transisi Kalshi dari operator pasar prediksi menjadi apa yang disebutnya bursa derivatif generasi berikutnya.
Produk perpetual pertama platform, BTCPERP, telah menarik aktivitas perdagangan yang cukup besar, dan perusahaan sedang membahas pencatatan tambahan dengan regulator. Lebih banyak kontrak perpetual berbasis kripto diperkirakan akan menyusul, dengan syarat persetujuan regulasi.
Di Luar Aset Digital: Bagaimana Acara Olahraga Mendorong Volume Rekor
Aktivitas perdagangan mendapat dorongan tambahan dari ajang olahraga global berskala besar. Menurut Mansour, minat yang muncul seputar Piala Dunia FIFA dan Final NBA membantu Kalshi menembus volume perdagangan harian lebih dari $1 miliar selama tiga hari berturut-turut.
Visi jangka panjang Kalshi melampaui kripto. Perusahaan tengah mengkaji kemungkinan memperluas perpetual futures ke kelas aset lain, meski telah menunjukkan bahwa komoditas pertanian bukan bagian dari rencananya. Selain itu, perdagangan perpetual futures global telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dengan pasar lepas pantai menangani puluhan triliun dolar dalam volume tahunan
Pendekatan Kalshi yang teregulasi dapat menarik bagi trader yang mencari alternatif dalam kerangka regulasi AS. Seiring perpetual futures makin mendapat daya tarik, regulator mulai menyoroti lebih dekat integritas pasar, perlindungan pelanggan, dan risiko yang dihadapi trader ritel.
Sorotan Pasar Kripto
SPX6900 (SPX) Melonjak ke Wilayah Bullish: Apakah Masih Ada Potensi Kenaikan Lagi?