XRP kesulitan meskipun ada kejelasan regulasi dan permintaan institusional yang lemah.
Analis memprediksi potensi kenaikan menuju $2.50 dengan adopsi yang lebih kuat dan arus masuk.
Risiko penurunan tetap ada, dengan harga berpotensi turun menuju $0.53.
XRP milik Ripple kini berada pada titik kritis setelah berbulan-bulan momentum yang lemah dan memudarnya kegembiraan. Banyak trader mengharapkan reli kuat setelah terobosan regulasi besar, tetapi aksi itu tidak pernah terjadi. Harga mandek, penjual masuk, dan kepercayaan mulai menurun. Penurunan tajam dari puncak tahun 2025 masih membebani sentimen. Pada tahap ini, pertanyaan kuncinya tetap jelas. Bisakah XRP mengubah kejelasan regulasi menjadi permintaan nyata, atau akankah harga terus merosot lebih jauh sebelum pemulihan yang berarti dimulai?
#XRP – Perdagangan Paling Sulit: Tidak Melakukan Apa-apa ⏳
Apakah Anda tahu keterampilan tersulit dalam berinvestasi? ……… Ya, Anda Benar Duduk diam. Duduk Di Atas Anda Ass
Grafik #XRP ini adalah peta jalan yang jelas 🧭, tanpa tebak-tebakan, tanpa kebisingan.
🔻 Turun ke 100 EMA → Akumulasi Agresif → Ini… pic.twitter.com/QmM2Vi4LM3— EGRAG CRYPTO (@egragcrypto) 30 Maret 2026
XRP diperdagangkan dekat $1.35 setelah respons yang lemah terhadap kabar yang banyak dianggap sebagai kabar bullish. Keputusan regulasi yang lama ditunggu gagal memicu terobosan, meskipun ekspektasi mengarah pada potensi kenaikan yang kuat. Harga sempat terdorong lebih tinggi tetapi dengan cepat kehilangan tenaga, menunjukkan bahwa para pembeli kurang memiliki keyakinan. Klasifikasi bersama XRP sebagai komoditas digital menandai pergeseran besar. Keputusan ini mengakhiri bertahun-tahun ketidakpastian hukum yang terkait dengan Ripple dan menghapus penghalang utama.
Pembeli bereaksi cepat pada awalnya, mendorong harga menuju $1.60, tetapi penjual segera mengambil alih dan menghapus keuntungan tersebut. Penolakan tajam itu menandakan keraguan di seluruh pasar. Kondisi makro juga berperan dalam menekan momentum. The Federal Reserve mempertahankan sikap yang hati-hati dan menandakan pemotongan suku bunga yang terbatas ke depan. Pada saat yang sama, harga minyak tetap tinggi di atas $90, yang membuat kekhawatiran inflasi tetap hidup. Faktor-faktor ini mendorong investor menjauh dari aset berisiko, dan pasar kripto merasakan tekanan itu hampir seketika.
Arus ETF memberikan wawasan tambahan tentang permintaan yang lemah. Dana spot XRP menarik sekitar $1,44 miliar sejak akhir 2025, tetapi sebagian besar modal itu datang dari trader ritel. Partisipasi institusional masih terbatas, yang mengurangi peluang terjadinya reli yang kuat dan berkelanjutan. Meskipun Goldman Sachs memiliki posisi institusional terbesar sebesar $153.8 juta, partisipasi secara keseluruhan tetap belum memenuhi ekspektasi.
Analis terus membagikan pandangan yang beragam tentang prospek XRP, yang mencerminkan ketidakpastian yang masih berlangsung. Beberapa perkiraan menyarankan pertumbuhan moderat, sementara yang lain menunjukkan potensi kenaikan yang jauh lebih besar. Rentang yang lebar ini sangat bergantung pada tingkat adopsi dan kecepatan arus masuk modal.
Peneliti Bitrue memperkirakan XRP akan naik menuju kisaran $2.25 hingga $2.50 pada akhir tahun. Prospek tersebut bergantung pada arus masuk yang stabil, penggunaan yang lebih kuat, dan pertumbuhan di ekosistem XRP Ledger. Aktivitas yang meningkat di seluruh jaringan dapat mendukung ekspansi harga dari waktu ke waktu.
Standard Chartered menyajikan prospek yang lebih bersyarat. Analis menggambarkan skenario bullish ketika UU CLARITY lolos dan arus masuk institusional dipercepat. Dalam kasus itu, harga bisa mencapai setinggi $8. Di sisi lain, skenario yang lebih lemah menunjukkan kemajuan yang terbatas tanpa legislasi, yang dapat membuat harga tetap lebih dekat ke $2.80.