-
XRP diperdagangkan mendekati $1,35 saat sentimen turun ke zona “FUD” yang digerakkan rasa takut.
-
Data on-chain menunjukkan kerugian besar bagi trader, namun support $1,34 masih bertahan.
-
ETF XRP mencatat arus masuk yang kuat, menandakan permintaan institusional meski rasa takut ritel meningkat.
Ripple’s XRP diperdagangkan mendekati $1,35 sementara para trader menghadapi rasa takut yang meningkat di berbagai pasar. Data sentimen menunjukkan pasar bergeser ke zona ketakutan setelah hampir tiga minggu stabil. Sinyal on-chain dan arus masuk ETF kini bergerak berlawanan, menciptakan pandangan terpecah tentang momentum XRP. Para trader terus memantau level support kunci saat volatilitas kembali menguat. Sementara itu, permintaan institusional melalui ETF XRP terus membaik, memberi petunjuk adanya akumulasi tersembunyi meski ketidakpastian ritel masih terasa di meja perdagangan hari ini.
Saya sedang memantau bagian bawah dari rising channel di $1,34 sebagai zona pembelian potensial untuk $XRP.
Jika bertahan, target berada di $1,37 dan $1,40. pic.twitter.com/to0eq1SADA
— Ali Charts (@alicharts) 31 Mei 2026
Sinyal Fear Zone dan Tekanan On-chain
Sentimen XRP turun tajam saat trader memasuki lingkungan ketakutan yang tinggi. Data Santiment menempatkan rasio sentimen XRP di sekitar 1,10 hingga 1,0 pada 25 Mei. Kondisi pasar mendorong XRP masuk ke FUD Zone yang diakui di kalangan analis. Pola historis menunjukkan rebound sering kali mengikuti fase ketakutan yang serupa. Obrolan sosial mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di antara trader XRP ritel. Indikator momentum menunjukkan melemahnya kepercayaan jangka pendek di sebagian besar kelompok perdagangan.
Stabilitas harga XRP tetap mengejutkan di dekat level support $1,34. Ali Charts menyoroti $1,34 sebagai zona pembelian penting. Target harga di sekitar $1,37 dan $1,40 terlihat jika support bertahan. Pelaku pasar memantau konsolidasi secara ketat untuk sinyal breakout. Pertahanan zona support tetap kritis bagi struktur jangka pendek. Pola volume menunjukkan partisipasi yang stabil di sekitar level saat ini.
Arus Masuk ETF Berbeda dari Rasa Takut Ritel
Trader XRP menghadapi kerugian besar di berbagai posisi jangka pendek. Data kinerja 30 hari menunjukkan kerugian rata-rata mendekati 47%. Rasio MVRV turun di bawah level Desember 2020. Analis memberi label zona saat ini sebagai rentang peluang ekstrem. Realisasi kerugian sering meningkatkan volatilitas selama fase serupa. Trader kerap melakukan penyesuaian posisi saat terjadi penurunan tajam (deep drawdown). Aktivitas arus di bursa memberi sinyal kemungkinan perilaku akumulasi. Lebih dari 22,80 juta XRP masuk ke bursa dalam satu lonjakan. Kemudian, 25,24 juta XRP dipindahkan kembali keluar dari bursa.
Harga naik sekitar 5% setelah peristiwa capitulation. Perilaku bursa sering mendahului pembalikan jangka pendek pada siklus XRP. Struktur pasar menyiratkan akumulasi selama fase panik. ETF XRP menunjukkan arus masuk yang kuat sementara dana kripto yang lebih luas kesulitan. ETF spot XRP AS mencatat arus masuk $11,88 juta pada 29 Mei.
Bitwise memimpin arus masuk, disusul produk Canary dan Franklin. Total arus masuk mencapai $35 juta antara 20 Mei hingga 29 Mei. Arus institusional terus memisahkan XRP dari tren kripto yang lebih luas. Permintaan investor tetap stabil meski ada ketidakpastian ritel. Divergensi permintaan ETF menyoroti kekuatan penempatan XRP. ETF Bitcoin mencatat arus keluar besar selama periode yang sama. Dana Ethereum juga mengalami penarikan modal yang konsisten. Aset ETF XRP mencapai $1,12 miliar dalam total nilai neto. Tren rotasi modal menyoroti minat altcoin yang selektif. Pelaku pasar memantau arus ETF untuk petunjuk arah.