Ketidakkekalan bukanlah sebuah fase transisi dalam hidup, melainkan seluruh kehidupan itu sendiri. Kita selalu ingin menangkap atau bergantung pada sesuatu, tetapi kita menemukan bahwa hal-hal tersebut pada dasarnya tidak dapat diandalkan, sehingga kita merasa menderita. Dan penderitaan itu berasal dari keinginan untuk mengontrol hal-hal yang tidak dapat dikontrol, karena ketidakmampuan untuk mengontrol menciptakan penyesalan, kecemasan, dan kekhawatiran, yang sebenarnya adalah sebuah keterikatan. Jadi, belajarlah untuk memiliki hati yang lapang, beradaptasi dengan segala sesuatu, dan jangan terus-menerus berkonflik dengan diri sendiri. Ingatlah, hati yang lapang membawa berkah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ketidakkekalan bukanlah sebuah fase transisi dalam hidup, melainkan seluruh kehidupan itu sendiri. Kita selalu ingin menangkap atau bergantung pada sesuatu, tetapi kita menemukan bahwa hal-hal tersebut pada dasarnya tidak dapat diandalkan, sehingga kita merasa menderita. Dan penderitaan itu berasal dari keinginan untuk mengontrol hal-hal yang tidak dapat dikontrol, karena ketidakmampuan untuk mengontrol menciptakan penyesalan, kecemasan, dan kekhawatiran, yang sebenarnya adalah sebuah keterikatan. Jadi, belajarlah untuk memiliki hati yang lapang, beradaptasi dengan segala sesuatu, dan jangan terus-menerus berkonflik dengan diri sendiri. Ingatlah, hati yang lapang membawa berkah.