Di bidang Keuangan Terdesentralisasi DeFi, banyak proyek dan narasi yang berkembang.
Namun INFINIT @Infinit_Labs menciptakan mode Prompt-to-DeFi yang memiliki keunikan tersendiri.
✅ Keunikan Prompt-to-DeFi:
1. Bahasa alami → Strategi DeFi yang dapat dieksekusi Prompt-to-DeFi memungkinkan pengguna untuk mengungkapkan ide DeFi mereka hanya dengan bahasa alami (misalnya satu kalimat penjelasan dalam bahasa Inggris) — misalnya "deposit ETH ke Aave, lalu pinjam USDC, lalu bridge ke chain lain untuk staking" — sistem secara otomatis akan menganalisis dan menggabungkannya menjadi proses multi-langkah. Infrastruktur agen AI dari Infinit akan mengompilasi “strategi multi-langkah” ini menjadi logika kontrak pintar yang dapat dieksekusi di chain dan bersifat deterministik.
2. Tanpa perlu coding / Tanpa perlu beralih ke banyak dApp DeFi tradisional seringkali memerlukan pengguna untuk memahami berbagai protokol, melakukan otorisasi manual, beralih ke banyak platform, dan mengeksekusi banyak transaksi. Prompt-to-DeFi mengemas langkah-langkah rumit tersebut menjadi satu kalimat + “eksekusi satu klik”. Bagi pengguna umum, pemula DeFi, atau mereka yang tidak ingin repot dengan banyak antarmuka, ini sangat menurunkan hambatan penggunaan.
3. Desentralisasi + Non-penitipan + Aman dan terkendali Infinit tidak meminta pengguna untuk menyerahkan aset mereka ke “kolam penitipan”. Aset pengguna tetap berada di dompet mereka sendiri — sebelum eksekusi, mereka dapat melakukan pratinjau proses strategi, perkiraan Gas, jalur aliran aset, dan potensi risiko/hasil. Dengan kata lain, Prompt-to-DeFi mempertahankan esensi non-penitipan DeFi, sekaligus membuat operasi menjadi lebih otomatis.
🌟 Dari sini, kita dapat menemukan keunggulan dan potensi nilai Prompt-to-DeFi: 1. Sangat menurunkan hambatan penggunaan DeFi 2. Pengetahuan profesional dapat diskalakan dan dimonetisasi 3. Cross-protocol, cross-chain + eksekusi otomatis 4. Mengubah DeFi dari “alat” menjadi “platform + ekosistem”
Secara keseluruhan, Prompt-to-DeFi memiliki keunggulan unik, yang secara signifikan menurunkan hambatan penggunaan DeFi, membuka kemungkinan besar untuk adopsi luas secara nyata. Tentu saja, apakah Prompt-to-DeFi benar-benar bisa menyebar luas, tergantung pada jumlah pengguna, dukungan ekosistem, kompatibilitas dompet/protokol, dan stabilitas konversi logika AI → kontrak pintar. Performa nyata INFINIT @Infinit_Labs di masa depan juga perlu kita amati dan perhatikan secara seksama.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di bidang Keuangan Terdesentralisasi DeFi, banyak proyek dan narasi yang berkembang.
Namun INFINIT @Infinit_Labs menciptakan mode Prompt-to-DeFi yang memiliki keunikan tersendiri.
✅ Keunikan Prompt-to-DeFi:
1. Bahasa alami → Strategi DeFi yang dapat dieksekusi
Prompt-to-DeFi memungkinkan pengguna untuk mengungkapkan ide DeFi mereka hanya dengan bahasa alami (misalnya satu kalimat penjelasan dalam bahasa Inggris) — misalnya "deposit ETH ke Aave, lalu pinjam USDC, lalu bridge ke chain lain untuk staking" — sistem secara otomatis akan menganalisis dan menggabungkannya menjadi proses multi-langkah. Infrastruktur agen AI dari Infinit akan mengompilasi “strategi multi-langkah” ini menjadi logika kontrak pintar yang dapat dieksekusi di chain dan bersifat deterministik.
2. Tanpa perlu coding / Tanpa perlu beralih ke banyak dApp
DeFi tradisional seringkali memerlukan pengguna untuk memahami berbagai protokol, melakukan otorisasi manual, beralih ke banyak platform, dan mengeksekusi banyak transaksi. Prompt-to-DeFi mengemas langkah-langkah rumit tersebut menjadi satu kalimat + “eksekusi satu klik”. Bagi pengguna umum, pemula DeFi, atau mereka yang tidak ingin repot dengan banyak antarmuka, ini sangat menurunkan hambatan penggunaan.
3. Desentralisasi + Non-penitipan + Aman dan terkendali
Infinit tidak meminta pengguna untuk menyerahkan aset mereka ke “kolam penitipan”. Aset pengguna tetap berada di dompet mereka sendiri — sebelum eksekusi, mereka dapat melakukan pratinjau proses strategi, perkiraan Gas, jalur aliran aset, dan potensi risiko/hasil. Dengan kata lain, Prompt-to-DeFi mempertahankan esensi non-penitipan DeFi, sekaligus membuat operasi menjadi lebih otomatis.
🌟 Dari sini, kita dapat menemukan keunggulan dan potensi nilai Prompt-to-DeFi:
1. Sangat menurunkan hambatan penggunaan DeFi
2. Pengetahuan profesional dapat diskalakan dan dimonetisasi
3. Cross-protocol, cross-chain + eksekusi otomatis
4. Mengubah DeFi dari “alat” menjadi “platform + ekosistem”
Secara keseluruhan, Prompt-to-DeFi memiliki keunggulan unik, yang secara signifikan menurunkan hambatan penggunaan DeFi, membuka kemungkinan besar untuk adopsi luas secara nyata.
Tentu saja, apakah Prompt-to-DeFi benar-benar bisa menyebar luas, tergantung pada jumlah pengguna, dukungan ekosistem, kompatibilitas dompet/protokol, dan stabilitas konversi logika AI → kontrak pintar.
Performa nyata INFINIT @Infinit_Labs di masa depan juga perlu kita amati dan perhatikan secara seksama.
@KaitoAI #INFINIT