Hari ini dini hari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) merilis laporan ketenagakerjaan non-pertanian bulan November yang sangat dinantikan. Data menunjukkan bahwa penambahan pekerjaan non-pertanian bulan tersebut sebanyak 64.000 pekerjaan, melebihi perkiraan pasar yang umum sebesar 50.000. Namun, di balik laporan yang “melampaui ekspektasi” ini, tersembunyi sinyal yang jelas bahwa pasar tenaga kerja sedang mengalami pendinginan yang semakin cepat.
Gambaran data utama: Kontradiksi dan Koreksi “Perbedaan” antara pekerjaan dan pengangguran: Meskipun penambahan pekerjaan melebihi ekspektasi, tingkat pengangguran bulan November naik menjadi 4,6%, tidak hanya lebih tinggi dari perkiraan 4,5%, tetapi juga mencapai level tertinggi sejak September 2021. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak orang memasuki pasar tenaga kerja untuk mencari pekerjaan, tetapi pertumbuhan peluang kerja tidak mampu mengikuti.
Data historis mengalami revisi besar: Laporan juga melakukan revisi ke bawah terhadap data beberapa bulan sebelumnya. Jumlah pekerjaan tambahan bulan Agustus dan September direvisi turun sebesar 33.000, semakin mengonfirmasi bahwa tren pertumbuhan pekerjaan dalam beberapa bulan terakhir melemah.
Pertumbuhan upah melambat secara signifikan: Salah satu indikator inflasi utama—rata-rata upah per jam tahunan meningkat 3,5%, tercepat sejak Mei 2021. Meredanya tekanan upah ini memberi Federal Reserve lebih banyak ruang kebijakan.
Bagaimana pasar bertaruh? Ekspektasi penurunan suku bunga mengalir deras Setelah data dirilis, pasar keuangan memberikan interpretasi yang kompleks namun cenderung dovish (mengharapkan kebijakan longgar):
Pasar futures suku bunga menunjukkan peningkatan ekspektasi Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada kuartal pertama 2026. Menurut alat CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebelum akhir April 2026 telah melebihi 80%.
Namun, berbeda dengan ekspektasi positif pasar, pejabat Federal Reserve dalam prediksi terbaru bulan Desember masih berpendapat bahwa kemungkinan hanya akan ada satu kali penurunan suku bunga pada 2026#非农数据超预期
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Hari ini dini hari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) merilis laporan ketenagakerjaan non-pertanian bulan November yang sangat dinantikan. Data menunjukkan bahwa penambahan pekerjaan non-pertanian bulan tersebut sebanyak 64.000 pekerjaan, melebihi perkiraan pasar yang umum sebesar 50.000. Namun, di balik laporan yang “melampaui ekspektasi” ini, tersembunyi sinyal yang jelas bahwa pasar tenaga kerja sedang mengalami pendinginan yang semakin cepat.
Gambaran data utama: Kontradiksi dan Koreksi
“Perbedaan” antara pekerjaan dan pengangguran: Meskipun penambahan pekerjaan melebihi ekspektasi, tingkat pengangguran bulan November naik menjadi 4,6%, tidak hanya lebih tinggi dari perkiraan 4,5%, tetapi juga mencapai level tertinggi sejak September 2021. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak orang memasuki pasar tenaga kerja untuk mencari pekerjaan, tetapi pertumbuhan peluang kerja tidak mampu mengikuti.
Data historis mengalami revisi besar: Laporan juga melakukan revisi ke bawah terhadap data beberapa bulan sebelumnya. Jumlah pekerjaan tambahan bulan Agustus dan September direvisi turun sebesar 33.000, semakin mengonfirmasi bahwa tren pertumbuhan pekerjaan dalam beberapa bulan terakhir melemah.
Pertumbuhan upah melambat secara signifikan: Salah satu indikator inflasi utama—rata-rata upah per jam tahunan meningkat 3,5%, tercepat sejak Mei 2021. Meredanya tekanan upah ini memberi Federal Reserve lebih banyak ruang kebijakan.
Bagaimana pasar bertaruh? Ekspektasi penurunan suku bunga mengalir deras
Setelah data dirilis, pasar keuangan memberikan interpretasi yang kompleks namun cenderung dovish (mengharapkan kebijakan longgar):
Pasar futures suku bunga menunjukkan peningkatan ekspektasi Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada kuartal pertama 2026. Menurut alat CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebelum akhir April 2026 telah melebihi 80%.
Namun, berbeda dengan ekspektasi positif pasar, pejabat Federal Reserve dalam prediksi terbaru bulan Desember masih berpendapat bahwa kemungkinan hanya akan ada satu kali penurunan suku bunga pada 2026#非农数据超预期