Rally Pasar Saham 2026 Tampaknya Mungkin karena Ekonomi AS Mengabaikan Hambatan Tarif — Berikut Prediksi Wall Street

Fondasi Ekonomi Tetap Kuat Meski Ada Kekhawatiran Perdagangan

Data ekonomi terbaru telah mengejutkan investor ke arah positif. Ekonomi AS tumbuh sebesar 4,3% secara tahunan di kuartal ketiga, secara signifikan melampaui perkiraan ekonom sebesar 3,3%. Performa yang kuat ini mencerminkan pengeluaran konsumen yang tinggi dan aktivitas investasi bisnis, meskipun kebijakan tarif telah menciptakan ketidakpastian perdagangan. Sebagai konteks, rata-rata pertumbuhan PDB selama 10 tahun terakhir berada di angka 2,7%, menjadikan pembacaan terbaru ini sangat solid.

Tentu saja, beberapa ekonom berpendapat bahwa sebagian dari pertumbuhan ini berasal dari front-loading inventaris sebelum penerapan tarif — sebuah distorsi perdagangan sementara daripada kekuatan ekonomi yang mendasarinya. Namun ketika dibandingkan dengan kinerja ekonomi regional, termasuk metrik seperti kontribusi PDB Colorado terhadap aktivitas ekonomi AS yang lebih luas, ekspansi secara keseluruhan menunjukkan ketahanan nyata di berbagai sektor dan wilayah.

Kecerdasan Buatan Menggerakkan Gelombang Pendapatan Perusahaan Berikutnya

Peramal Wall Street semakin optimis terhadap 2026, terutama karena ekspektasi pendapatan yang meningkat terkait dengan ledakan AI. Indeks S&P 500 diperkirakan akan mengalami lonjakan pertumbuhan pendapatan hingga 15,5% tahun depan, naik dari perkiraan 13,2% di 2025. Yang menarik perhatian adalah trajektori sektor teknologi — analis memperkirakan pendapatan teknologi informasi akan melonjak ke pertumbuhan 30,4% di 2026 seiring meningkatnya permintaan untuk perangkat keras dan perangkat lunak AI.

Sektor layanan komunikasi juga menonjol, dengan peramal memprediksi pertumbuhan pendapatan sebesar 20,5% di 2025, meskipun teknologi tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan. Kekuatan terkonsentrasi pada nama-nama yang terpapar AI ini telah menciptakan narasi yang menarik bagi investor ekuitas menjelang tahun baru.

Target Harga Wall Street 2026 Menunjukkan Potensi Kenaikan Dua Digit

Menurut perkiraan analis yang digabungkan, indeks S&P 500 memiliki target harga median sebesar 8.011 menjelang akhir 2026. Dari level saat ini 6.930, ini mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 15,5%. Beberapa bank investasi besar telah menguraikan skenario yang lebih optimis:

JPMorgan Chase menyarankan indeks bisa mencapai 8.200 jika pendapatan mengesankan dan Federal Reserve melakukan lebih dari dua kali pemotongan suku bunga di tengah pendinginan inflasi. Pilihan saham utama mereka berfokus pada pemimpin teknologi seperti Alphabet dan Broadcom, plus spesialis jaringan Arista Networks.

Evercore memproyeksikan level 9.000 jika ketidakpastian kebijakan perdagangan mereda, keuntungan produktivitas AI terwujud secara luas, dan Fed memotong suku bunga lebih dari yang diperkirakan saat ini. Perusahaan yang mereka favoritkan termasuk Microsoft, Oracle, dan Snowflake.

Morgan Stanley menyusun skenario bullish mencapai 9.000 jika tekanan terkait tarif mereda dan investor menerima rasio valuasi yang lebih tinggi sekitar 23 kali laba masa depan. Pilihan utama mereka termasuk Amazon, Nvidia, dan Astera Labs.

Bahkan Oppenheimer, yang mengambil pendekatan dasar yang lebih berhati-hati, memperkirakan S&P 500 akan mencapai 8.100, dengan Alphabet, Microsoft, dan Nvidia sebagai saham favorit.

Pemeriksaan Realitas terhadap Perkiraan

Meskipun antusiasme Wall Street tampaknya beralasan mengingat fundamental saat ini, investor harus menyadari bahwa perkiraan analis memiliki rekam jejak yang beragam. Selama periode 2020-2024, prediksi median akhir tahun S&P 500 menyimpang dari hasil aktual sebesar rata-rata 18 poin persentase, menurut riset Goldman Sachs. Margin kesalahan yang signifikan ini menunjukkan bahwa proyeksi 2026 sebaiknya diperlakukan sebagai panduan arah, bukan kepastian.

Gabungan dari pertumbuhan PDB yang kuat, ekspektasi pendapatan yang meningkat, dan dorongan AI menciptakan setup yang menarik untuk ekuitas. Namun, perkembangan kebijakan tarif, dinamika inflasi, dan keputusan Federal Reserve tetap menjadi variabel kunci yang dapat mengubah trajektori secara signifikan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)