Momentum Perak: Bisakah Mengungguli Emas di Tahun Mendatang?

Baik emas maupun perak mencapai tonggak harga bersejarah pada bulan Desember, didorong oleh ketidakpastian makroekonomi dan ketegangan geopolitik. Emas telah meningkat sekitar 70% sejak awal tahun, baru-baru ini menembus $4.500 per ons. Namun perak menunjukkan momentum yang bahkan lebih mengesankan, dengan pengembalian mendekati 140% sejak Januari. Divergensi ini menimbulkan pertanyaan penting: akankah perak terus berkinerja lebih baik hingga 2026?

Lonjakan Perak: Memahami Fenomena Catch-Up

Kinerja luar biasa perak mencerminkan pola yang telah terdokumentasi dengan baik di pasar logam mulia. Manajer portofolio mencatat bahwa secara tradisional perak tertinggal emas selama fase awal siklus bull, sebelum mengalami reli yang dipercepat seiring pergeseran dinamika pasar. Pola ini terbukti sangat nyata belakangan ini—sekitar 99% dari kenaikan tahun-ke-tanggal iShares Silver Trust terjadi dalam enam bulan terakhir.

Kekuatan pergerakan perak baru-baru ini menjadi semakin jelas saat memeriksa rasio emas perak, sebuah metrik kunci yang menunjukkan berapa banyak ons perak yang diperlukan untuk setara dengan satu ons emas. Rasio ini telah menyempit secara signifikan dari sekitar 104 banding 1 pada bulan April menjadi sekitar 64 banding 1 saat ini. Penyempitan rasio emas perak ini menunjukkan kinerja perak yang semakin cepat dibandingkan rekan sejenisnya.

Katalis Pasar yang Mendorong Rally Perak

Beberapa faktor terkait saling memperkuat yang mendorong kinerja luar biasa perak memasuki 2026.

Keterjangkauan dan Keunggulan Skala

Harga masuk perak yang lebih rendah dibandingkan emas menciptakan peluang berarti untuk diversifikasi portofolio. Investor yang mencari eksposur logam mulia dapat mengakumulasi jumlah fisik yang lebih besar, memberikan lindung nilai yang hemat biaya terhadap depresiasi mata uang dan inflasi. Dengan logam yang diperkirakan tetap diminati sepanjang 2026, aksesibilitas perak menempatkannya untuk keuntungan berkelanjutan.

Trajektori Kebijakan Moneter

Komunikasi terbaru Federal Reserve menunjukkan sikap yang secara bertahap dovish. Dengan perubahan kepemimpinan yang diperkirakan pada Mei 2026 dan preferensi administrasi yang condong ke kebijakan akomodatif, ekspektasi untuk penurunan suku bunga tambahan semakin menguat. Suku bunga yang lebih rendah biasanya meningkatkan daya tarik logam mulia, terutama aset yang tidak menghasilkan yield yang dinominasikan dalam dolar AS.

Percepatan Permintaan Industri

Selain fungsi tradisionalnya sebagai penyimpan nilai, perak berfungsi sebagai bahan industri penting. Biaya pembiayaan yang lebih rendah dapat merangsang investasi perusahaan dalam infrastruktur teknologi, terutama di sektor elektronik dan energi terbarukan di mana sifat konduktif perak sangat penting. Industri kecerdasan buatan yang berkembang pesat semakin memperkuat permintaan, karena perak memainkan peran vital dalam operasi pusat data.

Keterbatasan Pasokan Struktural

Perak telah beroperasi dalam defisit pasokan struktural selama beberapa tahun, dengan kekurangan kumulatif dari 2021 hingga 2025 mencapai sekitar 800 juta ons. Aplikasi listrik dan elektronik telah mendorong pertumbuhan permintaan sekitar 51% sejak 2016, menegaskan status perak sebagai logam paling konduktif secara listrik yang tersedia.

Menilai Rasio Emas Perak sebagai Sinyal Investasi

Pengencangan rasio emas perak menawarkan wawasan berharga tentang dinamika valuasi relatif. Perpindahan dari 104 banding 1 ke 64 banding 1 menandakan bahwa perak telah pulih secara signifikan dari kerugian yang dialami. Metrik ini memberi investor kerangka kerja untuk menilai apakah konsolidasi tambahan mungkin terjadi atau jika rasio mempertahankan trajektori saat ini menjelang 2026.

Pendekatan Investasi Praktis

Banyak jalur tersedia untuk mendapatkan eksposur logam mulia. Logam fisik tetap menjadi opsi, meskipun struktur ETF menawarkan kenyamanan dan likuiditas yang lebih besar. Kendaraan pelacakan perak meliputi iShares Silver Trust dan abrdn Physical Silver Shares ETF, sementara penambang yang mencari eksposur ekuitas dapat mempertimbangkan Global X Silver Miners ETF atau Amplify Junior Silver Miners ETF. Investor emas dapat mengakses bullion melalui SPDR Gold Shares atau iShares Gold Trust, dengan eksposur ekuitas pertambangan tersedia melalui VanEck Gold Miners ETF dan VanEck Junior Gold Miners ETF.

Melihat ke Depan

Gabungan dari kebijakan moneter yang akomodatif, pertumbuhan permintaan industri, dan keterbatasan pasokan menciptakan lingkungan yang mendukung untuk logam mulia. Kinerja luar biasa perak baru-baru ini, tercermin dalam penyempitan rasio emas perak, menunjukkan bahwa logam ini telah memasuki fase di mana ia mungkin terus menarik perhatian investor di 2026. Apakah momentum ini akan bertahan atau stabil akan bergantung pada bagaimana faktor makroekonomi dan struktural ini berkembang dalam beberapa bulan mendatang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)