Kewaspadaan Pasar Akhir Tahun: Sesi Perdagangan Asia Berbeda Saat Investor Menunggu Sinyal FOMC

Perdagangan di seluruh Asia menghadirkan gambaran yang terfragmentasi saat pasar menavigasi ketidakpastian posisi menjelang akhir tahun. Fokus utama tetap tertuju pada rilis menit FOMC yang akan datang yang dijadwalkan pada hari Selasa, sementara ketegangan geopolitik yang meliputi China, Timur Tengah, dan konflik Rusia-Ukraina terus membebani sentimen investor.

Performa Regional Campuran Membentuk Outlook

Indeks Komposit Shanghai China Daratan menutup sesi datar di 3.965,12, mengakhiri reli sembilan hari. Perdagangan berfluktuasi antara 3.947,42 dan 3.979,99 sepanjang hari. Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen menunjukkan kekuatan moderat, naik 0,50 persen menjadi 13.604,07 dari penutupan sebelumnya di 13.537,10.

Nikkei 225 Jepang mengalami penurunan 183 poin, atau 0,36 persen, menjadi 50.343,50. Indeks diperdagangkan dalam rentang 341 poin selama sesi. Momentum positif datang dari Fujitsu dan Nidec Corp, masing-masing reli lebih dari 2,2 persen, sementara Dainippon Screen Manufacturing, Murata Manufacturing, dan Nitori Holdings masing-masing melonjak lebih dari 1 persen. Sumitomo Metal Mining memimpin kerugian dengan penurunan 4,8 persen, diikuti oleh Rakuten, Japan Steel Works, Mitsubishi Materials, dan TOTO, semuanya turun lebih dari 2 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 6 poin menjadi 4.214,17, mewakili penurunan 0,15 persen dari 4.220,56. Perdagangan harian berkisar antara 4.186,95 dan 4.226,36.

Hong Kong Mengambil Keuntungan

Pasar saham Hong Kong mengungguli rekan regionalnya, dengan Hang Seng Index melompat 219 poin atau 0,86 persen menjadi 25.854,60. Indeks diperdagangkan antara 25.611,23 dan 25.930,22 selama sesi.

Australia dan Selandia Baru Tampilkan Tren Divergen

S&P/ASX200 Australia sedikit melemah, turun 9 poin atau 0,10 persen menjadi 8.717,10. Netwealth Group rebound 2,1 persen, sementara Temple & Webster Group, Mirvac Group, Santos, dan Centuria Capital Group semuanya naik lebih dari 1,5 persen. Namun, Silex Systems dan Liontown keduanya jatuh lebih dari 4,7 persen, dengan kerugian terkait pertambangan yang dominan—Nexmont Corporation turun 4,1 persen, dan Catalyst Metals serta Evolution Mining keduanya menyerah lebih dari 3 persen.

NZX 50 menunjukkan ketahanan, naik 22 poin atau 0,16 persen menjadi 13.548,13. Synlait Milk memimpin kenaikan dengan lonjakan 3,2 persen, sementara Pacific Edge, NZX, Scales, dan Sanford semuanya reli lebih dari 2 persen. Sebaliknya, KMD Brands, Summerset Group, Serko, dan Genesis Energy masing-masing turun lebih dari 1 persen.

Penutupan Negatif Wall Street Menandakan Penilaian Ulang Risiko

Sesi sebelumnya di Wall Street berakhir merah karena investor menilai kembali valuasi di sektor kecerdasan buatan. Dow Jones Industrial Average menyerah 0,51 persen, menyelesaikan di 48.746,93, sementara Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi turun 0,50 persen menjadi 23.474,35, mencerminkan sentimen hati-hati menjelang perkembangan yang sensitif terhadap kebijakan.

Disclaimer: Pandangan dan opini yang disampaikan adalah milik penulis dan tidak harus mewakili Nasdaq, Inc.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)