Pasar kripto telah berakhir dengan era “membuat uang dengan mudah”‼️
Kita sulit lagi melihat proyek yang, baik dalam pasar bullish maupun bearish, memiliki sedikit pun kehangatan, di mana membeli akan menghasilkan kenaikan sepuluh kali lipat atau seratus kali lipat.
Namun, Strong哥 memperkirakan bahwa AI saat ini pasti sedang menuju gelombang panas seperti di awal internet. Ini pasti merupakan sebuah keuntungan dari era tersebut.
Apa pun yang sedang Anda lakukan sekarang, pastikan untuk menangkap gelombang zaman ini‼️
Jika membandingkan AI saat ini dengan sebuah “perantara hitam yang kuat”, munculnya @OpenGradient adalah untuk memasang pengawasan pada perantara ini, dan membuatnya bisa langsung bekerja di blockchain.
Saya akan membedahnya menjadi tiga dimensi yang lebih konkret:
1️⃣ Mengatasi masalah “inferensi yang tidak dapat dipercaya” (Verifiable Inference)
* Masalah utama: Saat ini, inferensi AI sebagian besar dilakukan di server terpusat (seperti OpenAI). Anda bertanya padanya, dia memberi jawaban, tetapi Anda tidak bisa membuktikan bahwa dia benar-benar menggunakan model tersebut, dan tidak bisa membuktikan bahwa dia tidak diam-diam mengubah hasilnya.
* Solusi: OpenGradient menggunakan teknologi ZKML (Zero-Knowledge Machine Learning) dan TEE (Trusted Execution Environment) untuk menyediakan bukti digital setiap kali AI melakukan perhitungan. Ini membuat pengguna yakin: hasil ini benar-benar dihasilkan oleh model yang ditentukan, dan prosesnya tidak diintervensi.
2️⃣ Mengatasi masalah “kesulitan mengonfirmasi AI di blockchain” (On-chain Integration)
* Masalah utama: Ethereum dan blockchain tradisional lainnya memiliki daya komputasi yang sangat rendah, sehingga tidak mampu menjalankan model AI yang kompleks. Pengembang ingin memanggil AI di kontrak pintar, biasanya harus melalui proses lintas rantai yang rumit atau proses off-chain yang tersembunyi, sangat tidak efisien.
* Solusi: Mereka mengembangkan HACA (Arsitektur Komputasi AI Heterogen) dan PIPE (Mesin Inferensi Paralel). Ini seperti memasang “kartu grafis (GPU) khusus” di blockchain, memungkinkan pengembang memanggil inferensi AI secara langsung di kontrak Solidity seperti memanggil fungsi biasa, tanpa menghambat konsensus blockchain.
3️⃣ Mengatasi masalah “kepemilikan dan pengawasan model” (Decentralized Model Hub)
* Masalah utama: Model terbaik didominasi oleh perusahaan besar, mereka bisa kapan saja menghapus model Anda, mengubah antarmuka Anda, bahkan melakukan pengawasan terhadap konten tertentu.
* Solusi: Model Hub mereka disebut sebagai “Hugging Face versi Web3”. Bobot model dan metadata disimpan di jaringan terdesentralisasi, tidak dapat diubah, dan tidak memerlukan izin. Siapa pun dapat mempublikasikan dan memanggil model, dan melalui insentif token, mewujudkan “model sebagai aset”, memberikan AI open-source sebuah tanah yang anti-pengawasan.
Tujuan akhirnya: OpenGradient menjadikan AI sebagai infrastruktur desentralisasi yang “terlihat, terpercaya, dan dapat langsung didorong oleh kontrak pintar”, secara total mengakhiri masalah “single point of failure” dan “kotak hitam kepercayaan” AI di dunia Web3.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar kripto telah berakhir dengan era “membuat uang dengan mudah”‼️
Kita sulit lagi melihat proyek yang, baik dalam pasar bullish maupun bearish, memiliki sedikit pun kehangatan, di mana membeli akan menghasilkan kenaikan sepuluh kali lipat atau seratus kali lipat.
Namun, Strong哥 memperkirakan bahwa AI saat ini pasti sedang menuju gelombang panas seperti di awal internet. Ini pasti merupakan sebuah keuntungan dari era tersebut.
Apa pun yang sedang Anda lakukan sekarang, pastikan untuk menangkap gelombang zaman ini‼️
Jika membandingkan AI saat ini dengan sebuah “perantara hitam yang kuat”, munculnya @OpenGradient adalah untuk memasang pengawasan pada perantara ini, dan membuatnya bisa langsung bekerja di blockchain.
Saya akan membedahnya menjadi tiga dimensi yang lebih konkret:
1️⃣ Mengatasi masalah “inferensi yang tidak dapat dipercaya” (Verifiable Inference)
* Masalah utama: Saat ini, inferensi AI sebagian besar dilakukan di server terpusat (seperti OpenAI). Anda bertanya padanya, dia memberi jawaban, tetapi Anda tidak bisa membuktikan bahwa dia benar-benar menggunakan model tersebut, dan tidak bisa membuktikan bahwa dia tidak diam-diam mengubah hasilnya.
* Solusi: OpenGradient menggunakan teknologi ZKML (Zero-Knowledge Machine Learning) dan TEE (Trusted Execution Environment) untuk menyediakan bukti digital setiap kali AI melakukan perhitungan. Ini membuat pengguna yakin: hasil ini benar-benar dihasilkan oleh model yang ditentukan, dan prosesnya tidak diintervensi.
2️⃣ Mengatasi masalah “kesulitan mengonfirmasi AI di blockchain” (On-chain Integration)
* Masalah utama: Ethereum dan blockchain tradisional lainnya memiliki daya komputasi yang sangat rendah, sehingga tidak mampu menjalankan model AI yang kompleks. Pengembang ingin memanggil AI di kontrak pintar, biasanya harus melalui proses lintas rantai yang rumit atau proses off-chain yang tersembunyi, sangat tidak efisien.
* Solusi: Mereka mengembangkan HACA (Arsitektur Komputasi AI Heterogen) dan PIPE (Mesin Inferensi Paralel). Ini seperti memasang “kartu grafis (GPU) khusus” di blockchain, memungkinkan pengembang memanggil inferensi AI secara langsung di kontrak Solidity seperti memanggil fungsi biasa, tanpa menghambat konsensus blockchain.
3️⃣ Mengatasi masalah “kepemilikan dan pengawasan model” (Decentralized Model Hub)
* Masalah utama: Model terbaik didominasi oleh perusahaan besar, mereka bisa kapan saja menghapus model Anda, mengubah antarmuka Anda, bahkan melakukan pengawasan terhadap konten tertentu.
* Solusi: Model Hub mereka disebut sebagai “Hugging Face versi Web3”. Bobot model dan metadata disimpan di jaringan terdesentralisasi, tidak dapat diubah, dan tidak memerlukan izin. Siapa pun dapat mempublikasikan dan memanggil model, dan melalui insentif token, mewujudkan “model sebagai aset”, memberikan AI open-source sebuah tanah yang anti-pengawasan.
Tujuan akhirnya:
OpenGradient menjadikan AI sebagai infrastruktur desentralisasi yang “terlihat, terpercaya, dan dapat langsung didorong oleh kontrak pintar”, secara total mengakhiri masalah “single point of failure” dan “kotak hitam kepercayaan” AI di dunia Web3.