Pengejaran kepemilikan rumah mengambil berbagai bentuk di Amerika. Bagi sebagian orang, itu berarti rumah keluarga tunggal secara tradisional; bagi yang lain, itu adalah kondominium. Namun, jutaan orang melihat rumah mobile sebagai jalur yang dapat dicapai menuju kepemilikan properti. Namun, para ahli keuangan seperti Dave Ramsey berpendapat bahwa jalur ini sering kali mengarah pada kerugian keuangan daripada pembangunan kekayaan.
Perangkap Depresiasi
Saat mengevaluasi apakah akan membeli rumah mobile, perhitungannya sederhana: struktur ini kehilangan nilai segera setelah pembelian. Seperti yang dikatakan Ramsey, memperoleh aset yang menyusut nilainya menempatkan Anda pada trajektori keuangan yang menurun. Kesalahpahaman yang banyak orang pegang adalah bahwa membeli rumah mobile mewakili langkah maju secara ekonomi—sebuah jembatan menuju kestabilan kelas menengah. Pada kenyataannya, ini berfungsi sebagai kebalikan dari itu.
Berbeda dengan properti tradisional, yang biasanya meningkat nilainya seiring waktu, rumah mobile mengikuti pola yang berbeda. Setiap pembayaran yang dilakukan untuk kepemilikan secara bersamaan mengikis nilai aset tersebut. Ini menciptakan siklus kerugian kekayaan yang disamarkan sebagai kepemilikan rumah.
Kesalahpahaman tentang Properti
Terdapat perbedaan penting antara apa yang merupakan properti dan apa yang hanya berada di atas properti tersebut. Ketika seseorang membeli rumah mobile, mereka tidak selalu memiliki tanah di bawahnya. Properti dasar itu—yang disebut Ramsey sebagai “potongan tanah”—adalah komponen properti nyata dengan potensi apresiasi.
Ini menciptakan skenario yang menyesatkan: sementara rumah mobile mengalami depresiasi yang signifikan, nilai tanah bisa meningkat. Pemilik sering kali menganggap apresiasi tanah ini sebagai keberhasilan investasi pribadi, padahal sebenarnya lokasi saja yang menyelamatkan mereka dari kerugian yang lebih besar. Rumah mobile itu sendiri tetap menjadi kewajiban yang menyusut nilainya.
Alternatif Lebih Baik: Menyewa
Bagi mereka yang tidak mampu membeli properti tradisional, menyewa menawarkan pilihan yang lebih sehat secara keuangan daripada membeli rumah mobile. Saat menyewa, pembayaran bulanan menyediakan tempat tinggal tanpa sekaligus mengikis kekayaan. Sebaliknya, membeli rumah mobile membutuhkan pembayaran sementara nilainya terus berkurang—menggabungkan aspek terburuk dari kedua skenario tersebut.
Penyewa mempertahankan netralitas keuangan; mereka tidak mendapatkan kekayaan, tetapi mereka juga tidak kehilangan itu. Pembeli rumah mobile, sebaliknya, mengalami kerugian yang berlipat ganda melalui depresiasi bersamaan dengan kewajiban hipotek mereka. Perbedaan ini secara fundamental mengubah hasil keuangan jangka panjang.
Kesimpulannya tetap jelas: ketika kepemilikan rumah tidak memungkinkan melalui properti tradisional, menyewa lebih unggul daripada membeli rumah mobile sebagai keputusan keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Dave Ramsey Memperingatkan untuk Tidak Membeli Rumah Mobile sebagai Investasi
Pengejaran kepemilikan rumah mengambil berbagai bentuk di Amerika. Bagi sebagian orang, itu berarti rumah keluarga tunggal secara tradisional; bagi yang lain, itu adalah kondominium. Namun, jutaan orang melihat rumah mobile sebagai jalur yang dapat dicapai menuju kepemilikan properti. Namun, para ahli keuangan seperti Dave Ramsey berpendapat bahwa jalur ini sering kali mengarah pada kerugian keuangan daripada pembangunan kekayaan.
Perangkap Depresiasi
Saat mengevaluasi apakah akan membeli rumah mobile, perhitungannya sederhana: struktur ini kehilangan nilai segera setelah pembelian. Seperti yang dikatakan Ramsey, memperoleh aset yang menyusut nilainya menempatkan Anda pada trajektori keuangan yang menurun. Kesalahpahaman yang banyak orang pegang adalah bahwa membeli rumah mobile mewakili langkah maju secara ekonomi—sebuah jembatan menuju kestabilan kelas menengah. Pada kenyataannya, ini berfungsi sebagai kebalikan dari itu.
Berbeda dengan properti tradisional, yang biasanya meningkat nilainya seiring waktu, rumah mobile mengikuti pola yang berbeda. Setiap pembayaran yang dilakukan untuk kepemilikan secara bersamaan mengikis nilai aset tersebut. Ini menciptakan siklus kerugian kekayaan yang disamarkan sebagai kepemilikan rumah.
Kesalahpahaman tentang Properti
Terdapat perbedaan penting antara apa yang merupakan properti dan apa yang hanya berada di atas properti tersebut. Ketika seseorang membeli rumah mobile, mereka tidak selalu memiliki tanah di bawahnya. Properti dasar itu—yang disebut Ramsey sebagai “potongan tanah”—adalah komponen properti nyata dengan potensi apresiasi.
Ini menciptakan skenario yang menyesatkan: sementara rumah mobile mengalami depresiasi yang signifikan, nilai tanah bisa meningkat. Pemilik sering kali menganggap apresiasi tanah ini sebagai keberhasilan investasi pribadi, padahal sebenarnya lokasi saja yang menyelamatkan mereka dari kerugian yang lebih besar. Rumah mobile itu sendiri tetap menjadi kewajiban yang menyusut nilainya.
Alternatif Lebih Baik: Menyewa
Bagi mereka yang tidak mampu membeli properti tradisional, menyewa menawarkan pilihan yang lebih sehat secara keuangan daripada membeli rumah mobile. Saat menyewa, pembayaran bulanan menyediakan tempat tinggal tanpa sekaligus mengikis kekayaan. Sebaliknya, membeli rumah mobile membutuhkan pembayaran sementara nilainya terus berkurang—menggabungkan aspek terburuk dari kedua skenario tersebut.
Penyewa mempertahankan netralitas keuangan; mereka tidak mendapatkan kekayaan, tetapi mereka juga tidak kehilangan itu. Pembeli rumah mobile, sebaliknya, mengalami kerugian yang berlipat ganda melalui depresiasi bersamaan dengan kewajiban hipotek mereka. Perbedaan ini secara fundamental mengubah hasil keuangan jangka panjang.
Kesimpulannya tetap jelas: ketika kepemilikan rumah tidak memungkinkan melalui properti tradisional, menyewa lebih unggul daripada membeli rumah mobile sebagai keputusan keuangan.