Kekurangan Perak Industri Semakin Dalam: Bagaimana Krisis Pasokan Mengancam Teknologi Bersih dan Menarik Investor Crypto

Harga perak melonjak 10,21% dalam satu sesi perdagangan, mencapai rekor tertinggi sebesar $79,25 per ons pada 27 Desember. Di balik lonjakan dramatis ini terdapat kenyataan yang lebih mengkhawatirkan: dunia menghadapi kekurangan kritis salah satu bahan industri paling pentingnya. Dengan permintaan yang meningkat di bidang energi surya, kendaraan listrik, dan infrastruktur AI, pasar fisik menunjukkan tanda-tanda tekanan yang parah.

Badai Sempurna: Permintaan yang Meningkat Bertemu Pasokan yang Ketat

Kekurangan ini berakar dari lima tahun berturut-turut defisit produksi. Analis industri memproyeksikan bahwa kekurangan pasokan sebesar 115 hingga 120 juta ons tahun ini saja dengan cepat menguras cadangan global. Total pasokan perak global sekitar 1 miliar ons, namun pola konsumsi menunjukkan trajektori yang tidak berkelanjutan. Menurut data industri, permintaan dari pembuatan panel surya melonjak 64% baru-baru ini, kini melampaui perhiasan sebagai sumber permintaan utama. Karena energi surya saat ini hanya mewakili 9% dari produksi listrik global dan sekitar 2% dari total output energi, potensi pertumbuhan permintaan lebih lanjut tetap besar.

Inventaris vault telah turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir karena cadangan di atas tanah menipis dengan kecepatan yang semakin meningkat. Pasar fisik menjadi semakin tidak likuid, dengan pembeli mengalami penundaan pengiriman dan menghadapi biaya premium untuk bullion fisik.

Pembatasan Ekspor China: Pengubah Permainan untuk Pasar Global

Mulai 1 Januari 2026, China—yang menguasai 60% hingga 70% dari produksi perak dunia—akan menerapkan persyaratan lisensi ekspor yang ketat. Regulasi baru ini hanya mengizinkan perusahaan yang disetujui negara dengan produksi minimal 80 ton per tahun dan memiliki $30 juta dalam garis kredit untuk mendapatkan izin ekspor. Ini secara efektif mengecualikan produsen kecil dan menengah dari saluran penjualan internasional, menciptakan hambatan pasokan langsung.

Total kapitalisasi pasar perak telah melampaui $4 triliun, didorong oleh kombinasi tekanan pasar dan permintaan safe-haven yang diperbarui di tengah pelonggaran moneter global dan ketidakstabilan geopolitik yang meningkat.

Mengapa Perak Penting: Ketergantungan Industri dan Realitas Manufaktur

CEO Tesla Elon Musk menegaskan pentingnya ketika dia menyatakan: “Ini tidak baik. Perak dibutuhkan dalam banyak proses industri.” Kekhawatirannya mencerminkan hambatan industri yang nyata. Perak tetap tak tergantikan sebagai konduktor listrik terbaik di dunia, mendukung segala hal mulai dari elektronik daya EV hingga sel fotovoltaik dan manufaktur semikonduktor.

Kendaraan listrik baterai biasanya membutuhkan 25–50 gram perak per unit, yang setara dengan sekitar 0,8–1,6 ons troy per mobil. Dengan China membatasi ekspor dan cadangan global menipis, produsen menghadapi kenaikan biaya produksi dan potensi penundaan. Kekurangan ini berpotensi menggema di berbagai sektor—otomotif, energi terbarukan, dan manufaktur elektronik canggih.

Pivot Kripto: Rotasi Likuiditas atau Perbandingan yang Keliru?

Lonjakan harga perak telah menarik perhatian peserta cryptocurrency. Beberapa analis perdagangan, termasuk Ash Crypto, melihat situasi ini sebagai katalis untuk alokasi modal ulang. “Likuiditas ini akan berputar ke Bitcoin dan kripto pada 2026,” mereka prediksi, mencatat bahwa Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di $91.31K per awal Januari 2026.

Namun, pengamat pasar menawarkan perspektif yang berbeda. Komentator Wall Street Mav berargumen bahwa membandingkan perak dan Bitcoin mengabaikan dinamika fundamental: “Pendukung Bitcoin menyarankan beralih ke BTC karena portabilitas, tetapi mereka melewatkan realitas strukturalnya. Perak tak tergantikan dalam aplikasi listrik—kekurangan ini berasal dari kebutuhan industri yang nyata, bukan spekulasi. Dengan tambang yang beroperasi defisit selama lima tahun dan vault yang menipis, harga harus naik untuk mengembalikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan.”

Perbedaan ini penting: perak menghadapi krisis pasokan yang berakar pada kelangkaan fisik dan kebutuhan industri, sementara aset digital diperdagangkan berdasarkan mekanisme pasar yang berbeda sama sekali. Apakah modal benar-benar bermigrasi ke kripto atau tetap terkunci di komoditas akan sangat bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas dan sentimen investor dalam beberapa bulan mendatang.

BTC0,4%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)