DeFi dan staking adalah dua indikator yang pasti akan dihadapi oleh investor, yaitu “APY” dan “APR”. Jika tidak memahami perbedaan keduanya dengan tepat, pengharapan terhadap hasil dan keuntungan nyata bisa menyimpang. Faktanya, membedakan penggunaan kedua konsep ini adalah kunci untuk mendapatkan keuntungan sebenarnya dari aset kripto.
Mengapa Perbedaan antara APY dan APR Penting?
Ketika memulai investasi kripto, Anda akan melihat imbal hasil tinggi di protokol DeFi dan program staking, tetapi angka yang ditampilkan tidak selalu mencerminkan pengembalian sebenarnya. Alasannya adalah, tergantung pada adanya bunga majemuk atau tidak, tingkat bunga yang sama bisa menghasilkan pendapatan akhir yang berbeda secara signifikan.
Misalnya, saat menginvestasikan 1.000 dolar, dengan adanya bunga majemuk dan tanpa bunga majemuk, perbedaan pendapatan tahunan bisa lebih dari 100 dolar. Memilih indikator yang tepat memungkinkan pengambilan keputusan investasi yang lebih akurat.
Apa itu APR (Tingkat Tahunan) – Tingkat Bunga Sederhana Tanpa Bunga Majemuk
APR (Tingkat Tahunan) adalah tingkat bunga tetap tahunan yang tidak memperhitungkan efek bunga majemuk. Pada dasarnya, perhitungan ini menggunakan bunga sederhana, artinya bunga yang diperoleh setiap tahun adalah jumlah yang sama.
Contoh spesifik:
Jika meminjam atau staking dengan APR 10% dan menaruh 1.000 dolar, maka di akhir tahun akan mendapatkan keuntungan 100 dolar
Tahun kedua juga akan mendapatkan tambahan 100 dolar
Dengan kata lain, bunga tidak menghasilkan bunga lagi
Dalam dunia kripto, APR sering digunakan di protokol pinjaman DeFi tertentu dan program reward yang tidak otomatis menghitung bunga majemuk.
APY (Hasil Tahunan) – Pengembalian Efektif yang Menggunakan Bunga Majemuk
Di sisi lain, APY (Hasil Tahunan) menunjukkan pengembalian tahunan aktual yang menggabungkan efek bunga majemuk. Perbedaan utama dengan APR adalah, bunga yang diperoleh juga menghasilkan bunga.
Contoh spesifik:
Jika menaruh 1.000 dolar dengan APY 10% yang dihitung harian, maka selama setahun akan mendapatkan jumlah yang sedikit lebih dari 100 dolar
Dengan perhitungan bunga majemuk, pendapatan akan meningkat secara eksponensial seiring waktu
Semakin sering bunga dihitung (mingguan, harian, dll), perbedaan dengan APR akan semakin besar
Dalam staking kripto, liquidity pool di DeFi, dan yield farming, APY memberikan gambaran yang lebih akurat tentang pengembalian nyata.
Membandingkan APY dan APR – Mana yang Harus Dipilih?
Item
APR
APY
Bunga majemuk
Tidak (bunga sederhana)
Ada (bunga majemuk)
Metode perhitungan
Sederhana
Rumit
Pengembalian nyata
Dasar
Lebih tinggi (karena bunga majemuk)
Penggunaan
Pinjaman, produk tanpa bunga majemuk
DeFi, staking
Volatilitas
Berubah sesuai pasar
Berubah sesuai kebijakan protokol
Poin Pengambilan Keputusan dalam Investasi Kripto
Mengejar pengembalian tinggi 🚨
Prioritaskan investasi yang menampilkan APY
Semakin sering bunga dihitung (bunga harian > mingguan), semakin besar keuntungan
Namun, juga perlu menilai risiko protokolnya
Mengutamakan perhitungan sederhana 🚨
Jika menggunakan APR untuk pinjaman atau deposito, jumlah bunga lebih jelas tanpa perhitungan tambahan
Karena bunga tidak dihitung otomatis, bisa langsung menilai dari penghasilan bersih
Saluran Utama Mendapatkan APY dalam Kripto
Platform DeFi: liquidity mining, yield farming
Program staking: ETH, BTC, stablecoin, dan token native lainnya
Bursa utama seperti Gate.io: produk Earn dan fitur tabungan yang menawarkan APY
Langsung dari protokol: mengunci token tertentu untuk mendapatkan reward
Menjawab Pertanyaan Umum
Q. Apakah tingkat APY tetap atau berubah-ubah?
A. Di pasar kripto, tingkat APY sering berubah sesuai kebijakan protokol dan permintaan pasar. Pastikan memeriksa apakah tingkat tersebut tetap atau variabel sebelum berinvestasi.
Q. Mengapa APY lebih tinggi dari APR?
A. Karena efek bunga majemuk. Dengan perhitungan bunga majemuk, pengembalian akan meningkat secara eksponensial seiring waktu, sehingga APY selalu menunjukkan angka yang lebih tinggi dari APR.
Q. Untuk pemula – mana yang harus diprioritaskan?
A. Jika ingin memaksimalkan penghasilan dari bunga majemuk di DeFi dan staking, fokuslah pada APY. Jika hanya ingin perhitungan pinjaman sederhana, APR sudah cukup.
🚨Catatan Penting: Artikel ini disediakan untuk tujuan informasi dan bukan sebagai saran keuangan. Sebelum melakukan investasi, lakukan riset sendiri dan konsultasikan dengan profesional.🚨
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Penggunaan APY dan APR untuk Sukses dalam Investasi Cryptocurrency 👇
DeFi dan staking adalah dua indikator yang pasti akan dihadapi oleh investor, yaitu “APY” dan “APR”. Jika tidak memahami perbedaan keduanya dengan tepat, pengharapan terhadap hasil dan keuntungan nyata bisa menyimpang. Faktanya, membedakan penggunaan kedua konsep ini adalah kunci untuk mendapatkan keuntungan sebenarnya dari aset kripto.
Mengapa Perbedaan antara APY dan APR Penting?
Ketika memulai investasi kripto, Anda akan melihat imbal hasil tinggi di protokol DeFi dan program staking, tetapi angka yang ditampilkan tidak selalu mencerminkan pengembalian sebenarnya. Alasannya adalah, tergantung pada adanya bunga majemuk atau tidak, tingkat bunga yang sama bisa menghasilkan pendapatan akhir yang berbeda secara signifikan.
Misalnya, saat menginvestasikan 1.000 dolar, dengan adanya bunga majemuk dan tanpa bunga majemuk, perbedaan pendapatan tahunan bisa lebih dari 100 dolar. Memilih indikator yang tepat memungkinkan pengambilan keputusan investasi yang lebih akurat.
Apa itu APR (Tingkat Tahunan) – Tingkat Bunga Sederhana Tanpa Bunga Majemuk
APR (Tingkat Tahunan) adalah tingkat bunga tetap tahunan yang tidak memperhitungkan efek bunga majemuk. Pada dasarnya, perhitungan ini menggunakan bunga sederhana, artinya bunga yang diperoleh setiap tahun adalah jumlah yang sama.
Contoh spesifik:
Dalam dunia kripto, APR sering digunakan di protokol pinjaman DeFi tertentu dan program reward yang tidak otomatis menghitung bunga majemuk.
APY (Hasil Tahunan) – Pengembalian Efektif yang Menggunakan Bunga Majemuk
Di sisi lain, APY (Hasil Tahunan) menunjukkan pengembalian tahunan aktual yang menggabungkan efek bunga majemuk. Perbedaan utama dengan APR adalah, bunga yang diperoleh juga menghasilkan bunga.
Contoh spesifik:
Dalam staking kripto, liquidity pool di DeFi, dan yield farming, APY memberikan gambaran yang lebih akurat tentang pengembalian nyata.
Membandingkan APY dan APR – Mana yang Harus Dipilih?
Poin Pengambilan Keputusan dalam Investasi Kripto
Mengejar pengembalian tinggi 🚨
Mengutamakan perhitungan sederhana 🚨
Saluran Utama Mendapatkan APY dalam Kripto
Menjawab Pertanyaan Umum
Q. Apakah tingkat APY tetap atau berubah-ubah?
A. Di pasar kripto, tingkat APY sering berubah sesuai kebijakan protokol dan permintaan pasar. Pastikan memeriksa apakah tingkat tersebut tetap atau variabel sebelum berinvestasi.
Q. Mengapa APY lebih tinggi dari APR?
A. Karena efek bunga majemuk. Dengan perhitungan bunga majemuk, pengembalian akan meningkat secara eksponensial seiring waktu, sehingga APY selalu menunjukkan angka yang lebih tinggi dari APR.
Q. Untuk pemula – mana yang harus diprioritaskan?
A. Jika ingin memaksimalkan penghasilan dari bunga majemuk di DeFi dan staking, fokuslah pada APY. Jika hanya ingin perhitungan pinjaman sederhana, APR sudah cukup.
🚨Catatan Penting: Artikel ini disediakan untuk tujuan informasi dan bukan sebagai saran keuangan. Sebelum melakukan investasi, lakukan riset sendiri dan konsultasikan dengan profesional.🚨