Seiring pasar cryptocurrency menghadapi volatilitas yang terus berlangsung, realokasi aset tradisional semakin mendapatkan momentum di kalangan investor institusional. Faktor kunci dalam pergeseran ini berkaitan dengan logam mulia, khususnya prospek emas di tahun-tahun mendatang.
Perusahaan-perusahaan terkemuka di Wall Street telah mengeluarkan proyeksi bullish tentang valuasi logam mulia. Menurut analisis terbaru dari institusi keuangan besar seperti JP Morgan dan Goldman Sachs, pergerakan harga emas kemungkinan akan dipengaruhi oleh pembelian berkelanjutan dari bank sentral dan aliran masuk yang terus menerus ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF). Analis Goldman Sachs Jeffrey Struyven menunjukkan bahwa logam mulia ini bisa mencapai $4.900 per ons dalam satu tahun ke depan, mencerminkan apresiasi sebesar 20% dari level saat ini.
Kenaikan yang diperkirakan dalam valuasi emas membawa implikasi yang lebih luas untuk portofolio investasi. Seiring ketidakpastian ekonomi yang terus berlangsung secara global, para investor mempertimbangkan kembali strategi alokasi aset mereka. Konvergensi permintaan dari bank sentral, akumulasi ETF, dan tekanan makroekonomi menciptakan lingkungan yang menguntungkan untuk apresiasi logam mulia.
Garis tren kenaikan harga ini menunjukkan bagaimana pasar tradisional dan aset digital tetap saling terkait. Manajer portofolio yang memantau eksposur cryptocurrency juga secara bersamaan melacak posisi logam mulia, menyadari bahwa kedua kelas aset ini merespons faktor makroekonomi yang serupa, termasuk kekhawatiran inflasi dan volatilitas mata uang.
Kesepakatan di antara institusi keuangan utama menunjukkan bahwa tahun 2026 kemungkinan akan menjadi tahun penting bagi valuasi logam mulia, yang berpotensi merombak cara investor menyeimbangkan diversifikasi di antara aset tradisional dan alternatif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah Harga Emas Akan Meningkat Signifikan? Lembaga Keuangan Utama Prediksi Pertumbuhan Signifikan Hingga 2026
Seiring pasar cryptocurrency menghadapi volatilitas yang terus berlangsung, realokasi aset tradisional semakin mendapatkan momentum di kalangan investor institusional. Faktor kunci dalam pergeseran ini berkaitan dengan logam mulia, khususnya prospek emas di tahun-tahun mendatang.
Perusahaan-perusahaan terkemuka di Wall Street telah mengeluarkan proyeksi bullish tentang valuasi logam mulia. Menurut analisis terbaru dari institusi keuangan besar seperti JP Morgan dan Goldman Sachs, pergerakan harga emas kemungkinan akan dipengaruhi oleh pembelian berkelanjutan dari bank sentral dan aliran masuk yang terus menerus ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF). Analis Goldman Sachs Jeffrey Struyven menunjukkan bahwa logam mulia ini bisa mencapai $4.900 per ons dalam satu tahun ke depan, mencerminkan apresiasi sebesar 20% dari level saat ini.
Kenaikan yang diperkirakan dalam valuasi emas membawa implikasi yang lebih luas untuk portofolio investasi. Seiring ketidakpastian ekonomi yang terus berlangsung secara global, para investor mempertimbangkan kembali strategi alokasi aset mereka. Konvergensi permintaan dari bank sentral, akumulasi ETF, dan tekanan makroekonomi menciptakan lingkungan yang menguntungkan untuk apresiasi logam mulia.
Garis tren kenaikan harga ini menunjukkan bagaimana pasar tradisional dan aset digital tetap saling terkait. Manajer portofolio yang memantau eksposur cryptocurrency juga secara bersamaan melacak posisi logam mulia, menyadari bahwa kedua kelas aset ini merespons faktor makroekonomi yang serupa, termasuk kekhawatiran inflasi dan volatilitas mata uang.
Kesepakatan di antara institusi keuangan utama menunjukkan bahwa tahun 2026 kemungkinan akan menjadi tahun penting bagi valuasi logam mulia, yang berpotensi merombak cara investor menyeimbangkan diversifikasi di antara aset tradisional dan alternatif.