Trader dan investor semua menghadapi masalah yang sama: Apakah investasi menghasilkan keuntungan? Jawabannya tidak bergantung pada tebakan, tetapi pada analisis Risk Reward Ratio (RR) yang baik. Rasio ini memberi tahu kita apa itu RR dan menggunakannya dalam pengambilan keputusan agar mendapatkan keuntungan lebih banyak.
Mengapa RR dan Win Rate bertentangan?
Fakta yang banyak orang tidak lihat adalah RR dan Win Rate memiliki hubungan yang saling bertolak belakang. Jika ingin peluang menang tinggi, harus menerima RR yang lebih rendah, dan jika ingin RR tinggi, harus menerima bahwa peluang menang akan berkurang.
Contoh yang jelas: Misalnya menggunakan RR 3:1 dan sistem trading memiliki Win Rate hanya 25%
Trading 100 kali = menang 25 kali + kalah 75 kali
Keuntungan: 25 × 3 = 75
Kerugian: 75 × 1 = 75
Hasil akhir: sama dengan nol
Agar mendapatkan keuntungan, Win Rate minimal harus 26% ke atas. Maka dari itu, ada tabel di bawah untuk membantu perhitungan:
Risk Reward Ratio
Win Rate minimum
Penilaian
1:1
50%
Agak sulit
2:1
33%
Baik
3:1
25%
Sangat baik
5:1
17%
Luar biasa
Risk Reward Ratio (RR) sebenarnya berada di mana?
RR (Risk Reward Ratio) adalah rasio antara hasil yang diharapkan (Reward) terhadap risiko kerugian (Risk). Angka ini membantu kita melihat secara jelas apakah investasi atau trading tersebut layak atau tidak. Semakin tinggi rasio, semakin berharga investasi tersebut.
Tidak serumit yang dibayangkan, hanya memberi tahu “kalau saya menang, berapa banyak yang saya dapatkan” dibandingkan “kalau saya kalah, berapa yang saya hilangkan”. Hanya itu.
Seberapa mudahkah rumus menghitung RR?
RR = (Harga target – harga masuk) ÷ (Harga masuk – Stop Loss)
Harga masuk = harga saat membeli
Harga target = harga yang diharapkan tercapai (Keuntungan)
Stop Loss = harga jual jika mengalami kerugian (Kehilangan)
Contoh perhitungan nyata: Misalnya membeli saham BTS di 7.45 Baht, dengan:
Hasilnya: jika menang, keuntungan 1.03 kali risiko. Cukup layak.
Berapa banyak jenis risiko dalam investasi?
Risiko (Risk) tidak hanya berarti harga turun saja. Ada berbagai jenis yang harus diwaspadai investor:
Liquidity Risk - Tidak bisa membeli atau menjual sesuai waktu
Correlation Risk - Banyak aset jatuh bersamaan
Currency Risk - Nilai tukar berubah, mengurangi nilai
Interest Rate Risk - Suku bunga berubah, hasil berkurang
Inflation Risk - Inflasi mengurangi nilai riil
Political Risk - Situasi politik berdampak negatif pada pasar
Berapa sebaiknya RR yang optimal?
RR = 2 ke atas dianggap baik
RR < 1 = Risiko lebih besar dari keuntungan, jangan dipilih
RR = 1 = Imbang, cocok untuk investor jangka panjang
RR = 1.5 - 2 = Baik, cocok untuk trader yang menerima risiko sedang
RR > 2 = Sangat baik, cocok untuk yang bersedia risiko tinggi
Namun yang terpenting adalah harus dipadukan dengan Win Rate sistem sendiri agar tahu apakah benar-benar menguntungkan.
Mengapa RR membantu mengelola risiko dengan baik?
Pentingnya RR bukan hanya angka, tetapi membantu:
1. Menilai nilai investasi secara objektif
Ketika membandingkan 2 pilihan investasi:
Pilihan A: mendapatkan 20% tapi kehilangan 50% (RR = 0.4)
Pilihan B: mendapatkan 10% tapi kehilangan 5% (RR = 2.0)
Jika tidak melihat RR, mungkin akan pilih A karena keuntungan lebih besar. Tapi setelah dihitung, B jauh lebih baik karena risikonya lebih kecil.
2. Membatasi kerugian secara sistematis
Menetapkan Stop Loss agar kerugian terbatas, misalnya hanya 50%. Dengan RR ini, Anda tahu berapa Win Rate yang diperlukan agar tetap menguntungkan.
Analisis berbagai tipe RR untuk trader berbagai level
RR = 1:1
Hasil = risiko, cocok untuk pemula yang ingin belajar, tapi keuntungan tidak besar.
RR = 1.5 - 2
Hasil sedikit lebih tinggi, cocok untuk trader yang sudah punya sistem dan tahu Win Rate mereka.
RR > 2
Hasil besar, cocok untuk trader profesional atau yang memiliki Win Rate tinggi (mulai dari 30% ke atas) karena jika Win Rate rendah, pasti tidak menguntungkan.
Kesimpulan: Mengapa harus pakai RR dalam trading?
RR adalah alat yang memberi tahu secara jelas “apakah investasi ini layak atau tidak”.
Trader dan investor sukses umumnya menggunakan RR dalam pengambilan keputusan. Mereka tidak trading berdasarkan tebakan, tetapi angka. Inilah yang membuat mereka bisa menang secara konsisten.
Jadi, sebelum trading berikutnya, hitung dulu RR Anda. Periksa apakah layak dan padukan dengan Win Rate sistem trading Anda agar tahu apakah trading tersebut menguntungkan atau tidak. Lakukan terus-menerus, dan kemenangan akan mendekati Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa perlu mengetahui RR? Dari prinsip hingga penggunaan praktis
Trader dan investor semua menghadapi masalah yang sama: Apakah investasi menghasilkan keuntungan? Jawabannya tidak bergantung pada tebakan, tetapi pada analisis Risk Reward Ratio (RR) yang baik. Rasio ini memberi tahu kita apa itu RR dan menggunakannya dalam pengambilan keputusan agar mendapatkan keuntungan lebih banyak.
Mengapa RR dan Win Rate bertentangan?
Fakta yang banyak orang tidak lihat adalah RR dan Win Rate memiliki hubungan yang saling bertolak belakang. Jika ingin peluang menang tinggi, harus menerima RR yang lebih rendah, dan jika ingin RR tinggi, harus menerima bahwa peluang menang akan berkurang.
Contoh yang jelas: Misalnya menggunakan RR 3:1 dan sistem trading memiliki Win Rate hanya 25%
Agar mendapatkan keuntungan, Win Rate minimal harus 26% ke atas. Maka dari itu, ada tabel di bawah untuk membantu perhitungan:
Risk Reward Ratio (RR) sebenarnya berada di mana?
RR (Risk Reward Ratio) adalah rasio antara hasil yang diharapkan (Reward) terhadap risiko kerugian (Risk). Angka ini membantu kita melihat secara jelas apakah investasi atau trading tersebut layak atau tidak. Semakin tinggi rasio, semakin berharga investasi tersebut.
Tidak serumit yang dibayangkan, hanya memberi tahu “kalau saya menang, berapa banyak yang saya dapatkan” dibandingkan “kalau saya kalah, berapa yang saya hilangkan”. Hanya itu.
Seberapa mudahkah rumus menghitung RR?
RR = (Harga target – harga masuk) ÷ (Harga masuk – Stop Loss)
Contoh perhitungan nyata: Misalnya membeli saham BTS di 7.45 Baht, dengan:
RR = (10.50 – 7.45) ÷ (7.45 – 4.50) RR = 3.05 ÷ 2.95 RR ≈ 1.03
Hasilnya: jika menang, keuntungan 1.03 kali risiko. Cukup layak.
Berapa banyak jenis risiko dalam investasi?
Risiko (Risk) tidak hanya berarti harga turun saja. Ada berbagai jenis yang harus diwaspadai investor:
Liquidity Risk - Tidak bisa membeli atau menjual sesuai waktu Correlation Risk - Banyak aset jatuh bersamaan Currency Risk - Nilai tukar berubah, mengurangi nilai Interest Rate Risk - Suku bunga berubah, hasil berkurang Inflation Risk - Inflasi mengurangi nilai riil Political Risk - Situasi politik berdampak negatif pada pasar
Berapa sebaiknya RR yang optimal?
RR = 2 ke atas dianggap baik
Namun yang terpenting adalah harus dipadukan dengan Win Rate sistem sendiri agar tahu apakah benar-benar menguntungkan.
Mengapa RR membantu mengelola risiko dengan baik?
Pentingnya RR bukan hanya angka, tetapi membantu:
1. Menilai nilai investasi secara objektif
Ketika membandingkan 2 pilihan investasi:
Jika tidak melihat RR, mungkin akan pilih A karena keuntungan lebih besar. Tapi setelah dihitung, B jauh lebih baik karena risikonya lebih kecil.
2. Membatasi kerugian secara sistematis
Menetapkan Stop Loss agar kerugian terbatas, misalnya hanya 50%. Dengan RR ini, Anda tahu berapa Win Rate yang diperlukan agar tetap menguntungkan.
Analisis berbagai tipe RR untuk trader berbagai level
RR = 1:1 Hasil = risiko, cocok untuk pemula yang ingin belajar, tapi keuntungan tidak besar.
RR = 1.5 - 2 Hasil sedikit lebih tinggi, cocok untuk trader yang sudah punya sistem dan tahu Win Rate mereka.
RR > 2 Hasil besar, cocok untuk trader profesional atau yang memiliki Win Rate tinggi (mulai dari 30% ke atas) karena jika Win Rate rendah, pasti tidak menguntungkan.
Kesimpulan: Mengapa harus pakai RR dalam trading?
RR adalah alat yang memberi tahu secara jelas “apakah investasi ini layak atau tidak”.
Trader dan investor sukses umumnya menggunakan RR dalam pengambilan keputusan. Mereka tidak trading berdasarkan tebakan, tetapi angka. Inilah yang membuat mereka bisa menang secara konsisten.
Jadi, sebelum trading berikutnya, hitung dulu RR Anda. Periksa apakah layak dan padukan dengan Win Rate sistem trading Anda agar tahu apakah trading tersebut menguntungkan atau tidak. Lakukan terus-menerus, dan kemenangan akan mendekati Anda.