## Krisis Depresiasi Dolar Taiwan: Bagaimana Kenaikan Suku Bunga AS Membentuk Ulang Posisi Investasi di Taiwan



Investor Taiwan akhir-akhir ini menghadapi situasi yang memalukan—saham yang dimiliki tampak menguntungkan, tetapi akhirnya mengalami kerugian karena melemahnya dolar Taiwan. Penyebab utama dari fenomena ini adalah dampak kenaikan suku bunga dolar AS terhadap dolar Taiwan.

### Bagaimana Rantai Reaksi Kenaikan Suku Bunga Dolar AS Mempengaruhi Taiwan

Sejak Maret 2022, Federal Reserve memulai siklus kenaikan suku bunga agresif. Hingga akhir 2023, suku bunga telah naik sebanyak 20 basis poin (total 500 basis poin), dari kisaran 0-0.25% menjadi 5.00%-5.25%. Kecepatan dan besarnya kenaikan ini sangat langka dalam sejarah—hanya dalam bulan Juni, Juli, September, dan November 2022, Fed menaikkan suku bunga sebanyak 75 basis poin berturut-turut selama empat bulan. Penyebab utama dari semua ini adalah untuk mengendalikan inflasi yang tidak terkendali: pada Juni 2022, CPI AS mencapai level tertinggi dalam 40 tahun.

Dampak langsung dari kenaikan suku bunga adalah apresiasi dolar AS. Setelah suku bunga bank di AS meningkat, investor global mulai membeli dolar untuk mencari hasil, sehingga permintaan dolar meningkat dan nilai tukar pun menguat. Sepanjang tahun 2022, indeks dolar AS naik sebesar 8,5%.

**Dolar Taiwan pun melemah**. Karena dolar AS menguat, jumlah dolar yang bisa ditukar dengan dolar Taiwan semakin berkurang. Hal ini secara langsung mengancam ekonomi Taiwan yang sangat bergantung pada impor—dalam impor produk pertanian, AS menyumbang 22,8%, dan semua barang impor ini dihitung dalam dolar. Nilai tukar dolar Taiwan yang melemah langsung meningkatkan biaya barang impor, sehingga CPI makanan Taiwan tahun 2022 naik 6%, bahkan telur melonjak 26%.

Bank sentral Taiwan meskipun mengikuti tren dengan menaikkan suku bunga sebanyak 5 kali, total 75 basis poin, tetapi dibandingkan dengan kekuatan Fed, langkah ini jauh dari cukup dan tidak mampu menghentikan pelemahan dolar Taiwan yang terus berlanjut.

### Siklus Malapetaka Kapital Keluar dan Volatilitas Pasar Saham

Melemahnya dolar Taiwan memicu reaksi berantai yang lebih serius: **modal mulai keluar**.

Bayangkan Anda adalah investor asing, menukar 100.000 dolar AS dengan 2.7 juta dolar Taiwan untuk masuk ke pasar saham Taiwan. Setelah satu tahun, keuntungan Anda adalah 300.000 dolar Taiwan, seharusnya menyenangkan. Tetapi setelah dolar Taiwan melemah 11%, 3 juta dolar Taiwan hanya bisa ditukar kembali dengan 97.000 dolar AS—kerugian! Akibatnya, banyak investor asing mulai menjual saham mereka untuk mendapatkan uang tunai dan beralih membeli dolar AS sebagai lindung nilai. Ketika banyak orang melakukan hal yang sama secara bersamaan, pasar saham pun otomatis turun.

Data membuktikan hal ini: pada 2022, dana keluar dari pasar saham Taiwan sebesar 41,6 miliar dolar AS, menempati posisi pertama di Asia. Pada tahun yang sama, indeks weighted Taiwan turun 21%, performa global berada di peringkat ke-6 terbawah.

### Dampak Diferensial Kenaikan Suku Bunga terhadap Berbagai Aset

**Pasar saham**: Kenaikan suku bunga meningkatkan biaya pembiayaan, menurunkan valuasi perusahaan yang terdaftar, dan secara langsung menekan pasar saham. Pada 2022, S&P 500 turun 17%, Nasdaq bahkan jatuh 30%. Memasuki 2023, pasar saham rebound, terutama karena pasar memperkirakan siklus kenaikan suku bunga mendekati akhir dan menantikan penurunan suku bunga di masa depan.

**Sektor keuangan justru mengalami musim semi**. Spread bunga deposito dan pinjaman bank membesar, pendapatan bunga meningkat tajam. Bank Taiwan, misalnya, pada 2022, memperoleh pendapatan bunga sebesar 33,3 miliar dolar Taiwan, naik 38% dari tahun sebelumnya, dan harga sahamnya naik 20%. Ini adalah salah satu sektor yang paling diuntungkan selama siklus kenaikan suku bunga.

**Obligasi dan emas**: Kenaikan suku bunga menyebabkan harga obligasi turun (suku bunga dan harga obligasi bergerak berlawanan), sedangkan emas bergerak berlawanan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga. Ketika pasar memperkirakan perlambatan kenaikan suku bunga, harga emas naik; sebaliknya, saat ekspektasi kenaikan suku bunga meningkat, harga emas turun.

### Prospek Kebijakan Federal Reserve 2024

Pasar saat ini memperkirakan bahwa siklus kenaikan suku bunga Fed sudah mendekati akhir. Pada 2024, arah kebijakan akan berbalik ke penurunan suku bunga, dengan perkiraan suku bunga tahunan akan turun dari 5.25%-5.50% secara bertahap ke 4.00%. Berikut jadwal keputusan kebijakan yang diperkirakan:

**Perkiraan Keputusan Suku Bunga Federal Reserve 2024 (Waktu Taiwan)**

| Keputusan Suku Bunga | Risalah Rapat | Perkiraan Suku Bunga (%) |
|---------------------|--------------|-------------------------|
| 1 Februari | 22 Februari | 5.25-5.50 |
| 21 Maret | 11 April | 5.25 |
| 2 Mei | 23 Mei | 5.00 |
| 13 Juni | 4 Juli | 4.75 |
| 1 Agustus | 22 Agustus | 4.50 |
| 10 September | 10 Oktober | 4.25 |
| 8 November | 29 November | 4.00 |

### Strategi Menghadapi Investor

**Strategi 1: Alokasikan aset dalam dolar AS**

Selama siklus kenaikan suku bunga, apresiasi dolar AS adalah keuntungan pasti. Investor dapat memanfaatkan konversi mata uang di bank, futures, kontrak diferensial, dan lain-lain untuk ikut merasakan manfaat dari kenaikan dolar. Untuk modal kecil, instrumen leverage dapat digunakan untuk mengerakkan keuntungan lebih besar dengan modal lebih kecil.

**Strategi 2: Restrukturisasi posisi saham**

Kurangi kepemilikan saham dengan valuasi tinggi (terutama saham teknologi), dan tingkatkan porsi saham dengan dividen tinggi, khususnya saham keuangan. Dengan cara ini, investor dapat menghindari dampak negatif kenaikan suku bunga sekaligus menikmati hasil dividen dari sektor keuangan.

**Strategi 3: Lakukan transaksi lindung nilai (hedging)**

Indeks weighted Taiwan dan Nasdaq 100 sangat berkorelasi positif. Dengan melakukan short pada indeks teknologi internasional, investor dapat mengurangi kerugian dari penurunan pasar saham Taiwan. Ini memerlukan pengalaman dalam perdagangan derivatif.

**Strategi 4: Perhatikan titik balik penurunan suku bunga**

Akhir siklus kenaikan suku bunga sering menandai perubahan arah. Ketika Fed mulai memberi sinyal penurunan suku bunga, pasar saham biasanya sudah bereaksi lebih awal. Saat itu, menambah porsi saham secara moderat dapat menangkap peluang rebound dari siklus penurunan suku bunga.

### Ringkasan

Dampak kenaikan suku bunga dolar AS terhadap ekonomi Taiwan bersifat multi-dimensional—melemahnya dolar Taiwan mendorong kenaikan harga barang, keluar modal menekan pasar saham, dan struktur biaya impor serta ekspor menjadi terganggu. Tetapi perubahan ini juga membawa peluang. Investor yang cerdas dapat mengalokasikan aset dalam dolar AS, menyesuaikan struktur saham, dan menggunakan alat lindung nilai untuk menjaga nilai aset dan meraih keuntungan relatif selama siklus kenaikan suku bunga. Kuncinya adalah memahami irama kebijakan, melakukan perlindungan saat puncak kenaikan, dan mengambil posisi agresif saat titik balik mendekat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)