Mengerti Esensi Futures, Baru Bisa Bicara tentang Cara Main
Apa sebenarnya futures itu? Singkatnya, adalah kontrak di mana kedua belah pihak sepakat di bursa untuk melakukan transaksi suatu aset pada tanggal tertentu di masa depan dengan harga yang telah ditentukan. Aset ini bisa berupa indeks saham, valuta asing, bahan mentah, obligasi, bahkan mata uang kripto.
Berbeda dengan perdagangan spot, futures tidak memerlukan pengiriman langsung, melainkan dilakukan melalui transaksi margin. Kamu hanya perlu membayar sebagian kecil dari nilai kontrak sebagai margin, sehingga dapat mengendalikan seluruh kontrak—itulah mengapa futures memiliki karakter leverage. Singkatnya, dengan uang kecil bisa menggerakkan posisi besar, keuntungan bisa besar saat profit, dan kerugian juga akan diperbesar saat rugi.
Orang Taiwan paling sering memperdagangkan futures indeks saham Taiwan, yaitu futures indeks weighted Taiwan (台指期貨). Tapi di pasar internasional, ada banyak produk futures seperti S&P 500, Nasdaq, minyak mentah, emas, produk pertanian, dan lain-lain, dengan volume perdagangan yang luar biasa.
Tiga Unsur Inti dalam Cara Main Futures
Sistem margin menentukan seberapa besar posisi yang bisa kamu kendalikan
Setiap kontrak futures memiliki persyaratan margin yang jelas. Misalnya, untuk trading futures indeks Taiwan besar, mungkin membutuhkan margin 300.000 TWD, tetapi nilai kontraknya bisa mencapai ratusan juta TWD. Inilah kekuatan leverage—dan juga risiko.
Broker futures akan merinci secara detail persyaratan margin, spesifikasi kontrak, jam perdagangan, tanggal kedaluwarsa, dan lain-lain. Pemula harus memahami semua detail ini terlebih dahulu, jangan asal order tanpa tahu apa-apa.
Operasi dua arah, fleksibilitas jauh lebih tinggi daripada saham
Fleksibilitas utama dalam cara main futures adalah bisa melakukan posisi long maupun short.
Long sangat mudah: jika kamu yakin pasar akan naik, beli kontrak futures, dan jual saat harga naik untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya, yakin pasar saham AS akan rebound, beli futures S&P 500.
Short juga sebaliknya: jika prediksi harga akan turun, jual kontrak futures terlebih dahulu, dan tutup posisi saat harga turun. Contohnya, prediksi harga minyak akan jatuh, jual kontrak minyak mentah. Fleksibilitas ini tidak bisa ditandingi oleh trading saham—short selling saham harus pinjam saham, biaya tinggi dan merepotkan; futures langsung bisa dilakukan.
Tekanan waktu untuk penutupan posisi paksa
Setiap kontrak futures memiliki tanggal kedaluwarsa. Saat tiba waktunya, bursa akan melakukan penyelesaian paksa, dan kamu harus menutup posisi atau mengalihkan ke kontrak berikutnya. Ini berpengaruh langsung terhadap strategi investasi—tidak bisa dipegang tanpa batas waktu, harus mempertimbangkan biaya waktu.
Langkah Praktis dalam Cara Main Futures
Langkah pertama: Kenali gaya tradingmu
Sebelum membuka akun, tanyakan pada diri sendiri: apakah kamu investor jangka panjang atau trader jangka pendek?
Kalau kamu terbiasa memegang saham dalam jangka panjang, futures mungkin tidak cocok sebagai alat utama, paling hanya sebagai alat lindung nilai. Frekuensi penutupan posisi dan tekanan waktu tidak cocok untuk posisi jangka panjang. Tapi jika kamu trader teknikal atau jago short-term, likuiditas dan leverage futures akan sangat menarik.
Langkah kedua: Pilih broker futures yang terpercaya, buka akun nyata
Futures diterbitkan oleh bursa di berbagai tempat—Taiwan ada Taiwan Futures Exchange, AS ada CME, NYMEX, dan lain-lain. Umumnya trader retail tidak bisa langsung order ke bursa, harus melalui broker futures.
Pilih broker yang andal: harga harus akurat dan cepat, biaya transaksi rendah, sistem order elektronik stabil, semua ini langsung mempengaruhi biaya dan kualitas eksekusi tradingmu.
Langkah ketiga: Uji strategi trading dengan akun demo
Jangan buru-buru pakai uang asli. Kebanyakan broker futures menyediakan akun demo, agar kamu bisa latihan dengan dana virtual. Ini adalah cara terbaik untuk menguji apakah sistem tradingmu benar-benar menguntungkan. Dalam trading demo, disiplinlah menjalankan rencana stop loss dan take profit, lihat apakah kamu benar-benar bisa trading disiplin.
Banyak orang bisa profit di demo, tapi rugi saat trading nyata, karena perbedaan psikologi dan disiplin. Jadi langkah ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan.
Langkah keempat: Tentukan instrumen trading dan siapkan margin
Setelah uji coba di demo, pilih kontrak spesifik yang akan kamu tradingkan. Apakah futures indeks, futures komoditas, atau futures valuta? Kontrak dekat atau kontrak jangka panjang? Trader futures biasanya lebih suka kontrak bulan dekat karena likuiditasnya tinggi, kontrak jangka panjang volume lebih kecil.
Lalu deposit margin yang sesuai. Margin yang cukup penting agar tidak mudah terpaksa keluar posisi karena fluktuasi pasar.
Langkah kelima: Belajar analisis chart dan cari sinyal, konfirmasi arah trading
Menemukan sinyal trading yang jelas adalah kunci keberhasilan. Ada yang pakai analisis fundamental, teknikal, atau mengikuti berita ekonomi. Apapun metodenya, inti adalah menebak ke mana harga akan bergerak.
Terutama saat trading futures saham, sebaiknya tunggu momen sebelum tren teknikal mulai bergerak, agar tren lebih mudah dipahami.
Langkah keenam: Atur stop loss dan take profit, jalankan secara disiplin
Ini adalah langkah paling sering diabaikan tapi sangat krusial. Baik long maupun short, pasar bisa bergerak melawan posisi. Tentukan stop loss dan take profit sebelum masuk posisi, dan eksekusi secara tegas saat tercapai, jangan berharap “tunggu dulu”.
Bagi pemula, disarankan memakai stop loss yang relatif pendek dan posisi kecil. Seiring pengalaman, bisa perlahan sesuaikan strategi. Banyak platform broker futures mendukung fitur otomatis stop loss dan take profit, manfaatkan sebaik-baiknya.
Risiko dalam Cara Main Futures
Leverage adalah pedang bermata dua
Leverage bisa memperbesar keuntungan, tapi juga memperbesar kerugian. Fluktuasi 1% harga bisa menyebabkan kerugian 10% bahkan lebih besar. Tanpa manajemen risiko yang ketat, trading futures bisa dengan cepat mengosongkan akunmu.
Tanggung jawab tak terbatas
Beli saham paling banter kehilangan seluruh modal. Tapi futures karena hanya membutuhkan margin, jika harga bergerak ekstrem, kerugianmu bisa melebihi modal, bahkan berutang ke broker. Risiko ini harus disadari sepenuhnya.
Tekanan waktu dan volatilitas tinggi
Kontrak futures memiliki tanggal kedaluwarsa, kamu tidak bisa memegang posisi tanpa batas waktu. Selain itu, volatilitas pasar futures biasanya lebih tinggi daripada spot, sehingga mudah mengalami kerugian besar dalam waktu singkat.
Ambang masuk dan kebutuhan profesional
Meskipun biaya margin rendah, trading futures jauh lebih profesional daripada saham. Kamu harus memahami analisis teknikal, manajemen dana, kontrol risiko, dan konsep kompleks lainnya, yang membuat banyak trader retail merasa takut dan ragu.
Kunci Utama dalam Cara Main Futures
Sistem trading yang lengkap dan dapat dijalankan adalah fondasi utama untuk meraih profit. Sistem ini meliputi: sinyal masuk, aturan keluar, manajemen posisi, kontrol risiko, dan lain-lain. Hanya memiliki sistem saja tidak cukup, yang lebih penting adalah menegakkan disiplin secara ketat—ini yang sering kali lebih menentukan keberhasilan atau kegagalan, karena berkaitan dengan mental dan disiplin.
Dibandingkan trading saham, biaya transaksi futures lebih rendah, operasinya lebih fleksibel, tapi risikonya juga lebih tersembunyi. Banyak investor tertarik karena fleksibilitas ini, tapi baru sadar akan bahaya sebenarnya saat berhadapan langsung di lapangan.
Oleh karena itu, futures bukan alat untuk cepat kaya, melainkan arena yang menguji kemampuan keseluruhan investor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Membuka Pintu Gerbang Perdagangan Berjangka|Bagaimana Pemula Bisa Memulai Perdagangan Berjangka dari Nol?
Mengerti Esensi Futures, Baru Bisa Bicara tentang Cara Main
Apa sebenarnya futures itu? Singkatnya, adalah kontrak di mana kedua belah pihak sepakat di bursa untuk melakukan transaksi suatu aset pada tanggal tertentu di masa depan dengan harga yang telah ditentukan. Aset ini bisa berupa indeks saham, valuta asing, bahan mentah, obligasi, bahkan mata uang kripto.
Berbeda dengan perdagangan spot, futures tidak memerlukan pengiriman langsung, melainkan dilakukan melalui transaksi margin. Kamu hanya perlu membayar sebagian kecil dari nilai kontrak sebagai margin, sehingga dapat mengendalikan seluruh kontrak—itulah mengapa futures memiliki karakter leverage. Singkatnya, dengan uang kecil bisa menggerakkan posisi besar, keuntungan bisa besar saat profit, dan kerugian juga akan diperbesar saat rugi.
Orang Taiwan paling sering memperdagangkan futures indeks saham Taiwan, yaitu futures indeks weighted Taiwan (台指期貨). Tapi di pasar internasional, ada banyak produk futures seperti S&P 500, Nasdaq, minyak mentah, emas, produk pertanian, dan lain-lain, dengan volume perdagangan yang luar biasa.
Tiga Unsur Inti dalam Cara Main Futures
Sistem margin menentukan seberapa besar posisi yang bisa kamu kendalikan
Setiap kontrak futures memiliki persyaratan margin yang jelas. Misalnya, untuk trading futures indeks Taiwan besar, mungkin membutuhkan margin 300.000 TWD, tetapi nilai kontraknya bisa mencapai ratusan juta TWD. Inilah kekuatan leverage—dan juga risiko.
Broker futures akan merinci secara detail persyaratan margin, spesifikasi kontrak, jam perdagangan, tanggal kedaluwarsa, dan lain-lain. Pemula harus memahami semua detail ini terlebih dahulu, jangan asal order tanpa tahu apa-apa.
Operasi dua arah, fleksibilitas jauh lebih tinggi daripada saham
Fleksibilitas utama dalam cara main futures adalah bisa melakukan posisi long maupun short.
Long sangat mudah: jika kamu yakin pasar akan naik, beli kontrak futures, dan jual saat harga naik untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya, yakin pasar saham AS akan rebound, beli futures S&P 500.
Short juga sebaliknya: jika prediksi harga akan turun, jual kontrak futures terlebih dahulu, dan tutup posisi saat harga turun. Contohnya, prediksi harga minyak akan jatuh, jual kontrak minyak mentah. Fleksibilitas ini tidak bisa ditandingi oleh trading saham—short selling saham harus pinjam saham, biaya tinggi dan merepotkan; futures langsung bisa dilakukan.
Tekanan waktu untuk penutupan posisi paksa
Setiap kontrak futures memiliki tanggal kedaluwarsa. Saat tiba waktunya, bursa akan melakukan penyelesaian paksa, dan kamu harus menutup posisi atau mengalihkan ke kontrak berikutnya. Ini berpengaruh langsung terhadap strategi investasi—tidak bisa dipegang tanpa batas waktu, harus mempertimbangkan biaya waktu.
Langkah Praktis dalam Cara Main Futures
Langkah pertama: Kenali gaya tradingmu
Sebelum membuka akun, tanyakan pada diri sendiri: apakah kamu investor jangka panjang atau trader jangka pendek?
Kalau kamu terbiasa memegang saham dalam jangka panjang, futures mungkin tidak cocok sebagai alat utama, paling hanya sebagai alat lindung nilai. Frekuensi penutupan posisi dan tekanan waktu tidak cocok untuk posisi jangka panjang. Tapi jika kamu trader teknikal atau jago short-term, likuiditas dan leverage futures akan sangat menarik.
Langkah kedua: Pilih broker futures yang terpercaya, buka akun nyata
Futures diterbitkan oleh bursa di berbagai tempat—Taiwan ada Taiwan Futures Exchange, AS ada CME, NYMEX, dan lain-lain. Umumnya trader retail tidak bisa langsung order ke bursa, harus melalui broker futures.
Pilih broker yang andal: harga harus akurat dan cepat, biaya transaksi rendah, sistem order elektronik stabil, semua ini langsung mempengaruhi biaya dan kualitas eksekusi tradingmu.
Langkah ketiga: Uji strategi trading dengan akun demo
Jangan buru-buru pakai uang asli. Kebanyakan broker futures menyediakan akun demo, agar kamu bisa latihan dengan dana virtual. Ini adalah cara terbaik untuk menguji apakah sistem tradingmu benar-benar menguntungkan. Dalam trading demo, disiplinlah menjalankan rencana stop loss dan take profit, lihat apakah kamu benar-benar bisa trading disiplin.
Banyak orang bisa profit di demo, tapi rugi saat trading nyata, karena perbedaan psikologi dan disiplin. Jadi langkah ini sangat penting dan tidak boleh dilewatkan.
Langkah keempat: Tentukan instrumen trading dan siapkan margin
Setelah uji coba di demo, pilih kontrak spesifik yang akan kamu tradingkan. Apakah futures indeks, futures komoditas, atau futures valuta? Kontrak dekat atau kontrak jangka panjang? Trader futures biasanya lebih suka kontrak bulan dekat karena likuiditasnya tinggi, kontrak jangka panjang volume lebih kecil.
Lalu deposit margin yang sesuai. Margin yang cukup penting agar tidak mudah terpaksa keluar posisi karena fluktuasi pasar.
Langkah kelima: Belajar analisis chart dan cari sinyal, konfirmasi arah trading
Menemukan sinyal trading yang jelas adalah kunci keberhasilan. Ada yang pakai analisis fundamental, teknikal, atau mengikuti berita ekonomi. Apapun metodenya, inti adalah menebak ke mana harga akan bergerak.
Terutama saat trading futures saham, sebaiknya tunggu momen sebelum tren teknikal mulai bergerak, agar tren lebih mudah dipahami.
Langkah keenam: Atur stop loss dan take profit, jalankan secara disiplin
Ini adalah langkah paling sering diabaikan tapi sangat krusial. Baik long maupun short, pasar bisa bergerak melawan posisi. Tentukan stop loss dan take profit sebelum masuk posisi, dan eksekusi secara tegas saat tercapai, jangan berharap “tunggu dulu”.
Bagi pemula, disarankan memakai stop loss yang relatif pendek dan posisi kecil. Seiring pengalaman, bisa perlahan sesuaikan strategi. Banyak platform broker futures mendukung fitur otomatis stop loss dan take profit, manfaatkan sebaik-baiknya.
Risiko dalam Cara Main Futures
Leverage adalah pedang bermata dua
Leverage bisa memperbesar keuntungan, tapi juga memperbesar kerugian. Fluktuasi 1% harga bisa menyebabkan kerugian 10% bahkan lebih besar. Tanpa manajemen risiko yang ketat, trading futures bisa dengan cepat mengosongkan akunmu.
Tanggung jawab tak terbatas
Beli saham paling banter kehilangan seluruh modal. Tapi futures karena hanya membutuhkan margin, jika harga bergerak ekstrem, kerugianmu bisa melebihi modal, bahkan berutang ke broker. Risiko ini harus disadari sepenuhnya.
Tekanan waktu dan volatilitas tinggi
Kontrak futures memiliki tanggal kedaluwarsa, kamu tidak bisa memegang posisi tanpa batas waktu. Selain itu, volatilitas pasar futures biasanya lebih tinggi daripada spot, sehingga mudah mengalami kerugian besar dalam waktu singkat.
Ambang masuk dan kebutuhan profesional
Meskipun biaya margin rendah, trading futures jauh lebih profesional daripada saham. Kamu harus memahami analisis teknikal, manajemen dana, kontrol risiko, dan konsep kompleks lainnya, yang membuat banyak trader retail merasa takut dan ragu.
Kunci Utama dalam Cara Main Futures
Sistem trading yang lengkap dan dapat dijalankan adalah fondasi utama untuk meraih profit. Sistem ini meliputi: sinyal masuk, aturan keluar, manajemen posisi, kontrol risiko, dan lain-lain. Hanya memiliki sistem saja tidak cukup, yang lebih penting adalah menegakkan disiplin secara ketat—ini yang sering kali lebih menentukan keberhasilan atau kegagalan, karena berkaitan dengan mental dan disiplin.
Dibandingkan trading saham, biaya transaksi futures lebih rendah, operasinya lebih fleksibel, tapi risikonya juga lebih tersembunyi. Banyak investor tertarik karena fleksibilitas ini, tapi baru sadar akan bahaya sebenarnya saat berhadapan langsung di lapangan.
Oleh karena itu, futures bukan alat untuk cepat kaya, melainkan arena yang menguji kemampuan keseluruhan investor.