Fibonacci benar-benar dapat digunakan untuk trading. Setelah menggambar garis Fibonacci, di mana Anda menutup posisi?

Banyak trader merasa bingung dengan alat Fibonacci - menggambar garis lalu apa yang didapatkan? Support dan resistance-nya di mana? Kapan harus masuk, kapan keluar? Jawabannya ada di artikel ini

Apa itu Fibonacci dan mengapa trader mempercayainya

Fibonacci adalah rasio emas yang tersembunyi di seluruh alam - dari cangkang kerang, batang bunga matahari, hingga proporsi wajah manusia. Manusia telah menemukan rasio ini sejak 2.400 tahun sebelum Masehi, meskipun nama “Fibonacci” baru muncul di era tengah Eropa.

Dalam dunia trading, kepercayaan bahwa harga bergerak mengikuti hukum alam ini membuat banyak trader menggunakan alat Fibonacci untuk memperkirakan support dan resistance serta menentukan titik masuk dan keluar trading.

Perhitungan angka Fibonacci secara sederhana

Deret angka Fibonacci berasal dari penjumlahan dua angka sebelumnya:

0, 1, 1 (1+0), 2 (1+1), 3 (2+1), 5 (3+2), 8 (5+3), 13 (8+5), 21 (13+8), 34, 55, 89, 144…

Keajaibannya adalah rasio khusus yang tersembunyi dalam deret ini:

  • Membagi angka depan dengan angka belakang (34÷55) → selalu mendekati 0.618
  • Membagi angka belakang dengan angka depan (377÷233) → selalu mendekati 1.618
  • Melompati dua posisi (610÷1597) → selalu mendekati 0.382

Rasio-rasio ini (0.236, 0.382, 0.618, 0.786, 1.618) menjadi dasar alat Fibonacci yang digunakan trader di berbagai platform.

5 alat Fibonacci yang membantu menentukan target harga

1. Fibonacci Retracement - menggambar garis untuk mencari “support” saat masuk posisi beli

Ketika tren naik dan melakukan koreksi, Fibonacci Retracement memberi tahu di mana harga akan berhenti turun, sehingga menjadi titik beli yang baik.

Cara penggunaannya:

  • Gambarlah dari titik terendah ke titik tertinggi
  • Dapatkan garis horizontal: 0%, 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, 100%
  • Dalam tren naik, saat harga turun akan berhenti di level-level ini (berfungsi sebagai support)

2. Fibonacci Extension - menggambar garis untuk mencari “target jual” saat harga menembus resistance

Ketika harga menembus batas dan melanjutkan pergerakannya, Fibonacci Extension membantu menentukan target harga untuk mengambil keuntungan.

Cara penggunaannya:

  • Gambarlah dari Swing High → titik koreksi → tarik ke luar
  • Dapatkan level target: 113.6%, 127.2%, 141.4%, 161.8%, 200%, 261.8%
  • Harga biasanya berhenti atau melemah di level-level ini

3. Fibonacci Projection - menggabungkan “support” dan “target”

Seperti menggabungkan Retracement + Extension, menggunakan 3 titik:

  • Titik awal tren utama
  • Titik koreksi
  • Titik harga menembus resistance

Memberikan gambaran support saat koreksi dan target saat pergerakan lanjutan secara bersamaan

4. Fibonacci Timezone - mencari “waktu” perubahan harga

Alih-alih mencari harga, alat ini mencari waktu menggunakan angka Fibonacci di sumbu X (waktu):

  • Tandai 13, 21, 34, 55, 89, 144 batang lilin
  • Tentukan periode waktu yang kemungkinan terjadi pembalikan arah atau perubahan tren

5. Fibonacci Fans - menggambar garis miring

Menggunakan garis miring (bukan horizontal) untuk mencari support dan resistance yang bergerak mengikuti harga

  • Gambarlah dari titik terendah dan tertinggi
  • Dapatkan garis miring dengan rasio 38.2%, 50%, 61.8%
  • Cocok digunakan saat pasar sedang fluktuatif tinggi-rendah

Penggunaan Fibonacci dalam trading nyata

Situasi 1: Harga tren naik dan melakukan koreksi (Pullback)

Langkah:

  1. Gambarlah Fibonacci Retracement dari Swing Low ke Swing High
  2. Tunggu harga turun dan berhenti di 23.6%, 38.2%, 50%, atau 61.8%
  3. Beli (Long) di level ini, atur stop loss di bawah titik awal
  4. Target jual: saat harga menembus resistance lama, gunakan Fibonacci Extension untuk target breakout

Contoh (AUD/USD):

  • Swing Low di 0.6500
  • Swing High di 0.6700
  • Gambarlah Fibonacci Retracement
  • Harga turun dan berhenti di 61.8% (0.6618) ← titik beli
  • Jangan turun di bawah Fib 100% (0.6500) ← Stop Loss
  • Jika harga menembus 0.6700, gunakan Extension untuk target 161.8% (0.6830)

( Situasi 2: Harga menembus resistance dan melanjutkan pergerakan )Breakout###

Langkah:

  1. Gambarlah Fibonacci Extension dari Swing High ke titik koreksi
  2. Perhatikan target 113.6%, 127.2%, 141.4%, 161.8%
  3. Masuk posisi Long saat harga menembus resistance lama
  4. Keluar di level Extension atau saat momentum melemah

Menggabungkan Fibonacci dengan alat lain untuk akurasi lebih tinggi

( Cara 1: Fibonacci + EMA )Exponential Moving Average###

Gunakan EMA sebagai konfirmasi tren + Fibonacci untuk titik masuk

Langkah:

  1. Pasang EMA(50) - jika harga di atas EMA = tren naik, di bawah = tren turun
  2. Gambarlah Fibonacci Retracement dari Swing saat ini
  3. Tunggu harga kembali dan uji Fib 23.6%, 38.2%, 50% tanpa menembus EMA
  4. Beli Long di Fib 38.2% jika harga tetap di atas EMA → tren naik tetap kuat

( Cara 2: Fibonacci + RSI )Relative Strength Index###

Gunakan RSI untuk menunjukkan “momentum menurun” + Fibonacci untuk prediksi arah

Langkah:

  1. Gambarlah Fibonacci Extension untuk target breakout
  2. Perhatikan RSI saat harga naik
  3. Saat RSI mulai menurun (Bearish Divergence) saat harga mencapai Fib Extension → Jual
  4. Fib 127.2% + RSI menurun = peluang turun

( Cara 3: Fibonacci + Price Action )Pola Candlestick###

Gunakan pola candlestick (Doji, Pin Bar, Engulfing) sebagai konfirmasi bahwa Fib valid

Langkah:

  1. Gambarlah Fibonacci Retracement
  2. Harga mendekati Fib 38.2%
  3. Jika muncul (Doji atau Pin Bar) sebagai pola pembalikan → konfirmasi support/resistance nyata
  4. Masuk posisi Long dengan keyakinan

Kelebihan dan kekurangan penggunaan Fibonacci

Kelebihan:

  • Mudah digunakan, titik support/resistance jelas
  • Cocok untuk Swing Trade (jangka menengah-pendek)
  • Berfungsi baik di pasar tren
  • Banyak digunakan, pasar mengakui level-level ini

Kekurangan:

  • Menggunakan satu alat saja tidak cukup → harus digabung alat lain
  • Kadang harga “melewati” level Fib tanpa berhenti
  • Di pasar sideways (Ranging) sering memberi sinyal palsu
  • Perlu belajar menggambar garis dengan benar (mengidentifikasi titik swing)

Tips menggambar garis Fibonacci yang akurat

  1. Cari Swing yang jelas - titik terendah/tertinggi, bukan titik acak
  2. Tarik dari kiri ke kanan - dari titik lama ke titik baru
  3. Tidak perlu menggambar di semua gelombang - fokus gelombang utama
  4. Gunakan Multiple Timeframe - cek Fibonacci di 4-Hour dan Daily untuk akurasi
  5. Gabungkan level lain - angka bulat (0.6700, 0.6800) + Fib = titik kuat

Kesimpulan

Fibonacci bukan ilmu pasti 100%, tetapi alat yang membantu meningkatkan kemungkinan menemukan titik support dan resistance yang baik. Kunci utamanya:

  • Jangan pakai satu alat saja, gabungkan EMA, RSI, Price Action
  • Gambar garis dengan benar - swing yang jelas dan arah yang tepat
  • Rencanakan entry dan exit sebelum masuk, tentukan Stop-Loss dan Target
  • Latihan di akun demo sebelum trading nyata

Cobalah gambar Fibonacci di platform trading Anda dari titik rendah ke tinggi pada lilin nyata. Anda akan melihat bahwa level 38.2% dan 61.8% sering kena tepat, itulah kekuatan rasio emas yang tersembunyi di pasar trading

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)