Banyak trader merasa bingung dengan alat Fibonacci - menggambar garis lalu apa yang didapatkan? Support dan resistance-nya di mana? Kapan harus masuk, kapan keluar? Jawabannya ada di artikel ini
Apa itu Fibonacci dan mengapa trader mempercayainya
Fibonacci adalah rasio emas yang tersembunyi di seluruh alam - dari cangkang kerang, batang bunga matahari, hingga proporsi wajah manusia. Manusia telah menemukan rasio ini sejak 2.400 tahun sebelum Masehi, meskipun nama “Fibonacci” baru muncul di era tengah Eropa.
Dalam dunia trading, kepercayaan bahwa harga bergerak mengikuti hukum alam ini membuat banyak trader menggunakan alat Fibonacci untuk memperkirakan support dan resistance serta menentukan titik masuk dan keluar trading.
Perhitungan angka Fibonacci secara sederhana
Deret angka Fibonacci berasal dari penjumlahan dua angka sebelumnya:
Harga biasanya berhenti atau melemah di level-level ini
3. Fibonacci Projection - menggabungkan “support” dan “target”
Seperti menggabungkan Retracement + Extension, menggunakan 3 titik:
Titik awal tren utama
Titik koreksi
Titik harga menembus resistance
Memberikan gambaran support saat koreksi dan target saat pergerakan lanjutan secara bersamaan
4. Fibonacci Timezone - mencari “waktu” perubahan harga
Alih-alih mencari harga, alat ini mencari waktu menggunakan angka Fibonacci di sumbu X (waktu):
Tandai 13, 21, 34, 55, 89, 144 batang lilin
Tentukan periode waktu yang kemungkinan terjadi pembalikan arah atau perubahan tren
5. Fibonacci Fans - menggambar garis miring
Menggunakan garis miring (bukan horizontal) untuk mencari support dan resistance yang bergerak mengikuti harga
Gambarlah dari titik terendah dan tertinggi
Dapatkan garis miring dengan rasio 38.2%, 50%, 61.8%
Cocok digunakan saat pasar sedang fluktuatif tinggi-rendah
Penggunaan Fibonacci dalam trading nyata
Situasi 1: Harga tren naik dan melakukan koreksi (Pullback)
Langkah:
Gambarlah Fibonacci Retracement dari Swing Low ke Swing High
Tunggu harga turun dan berhenti di 23.6%, 38.2%, 50%, atau 61.8%
Beli (Long) di level ini, atur stop loss di bawah titik awal
Target jual: saat harga menembus resistance lama, gunakan Fibonacci Extension untuk target breakout
Contoh (AUD/USD):
Swing Low di 0.6500
Swing High di 0.6700
Gambarlah Fibonacci Retracement
Harga turun dan berhenti di 61.8% (0.6618) ← titik beli
Jangan turun di bawah Fib 100% (0.6500) ← Stop Loss
Jika harga menembus 0.6700, gunakan Extension untuk target 161.8% (0.6830)
( Situasi 2: Harga menembus resistance dan melanjutkan pergerakan )Breakout###
Langkah:
Gambarlah Fibonacci Extension dari Swing High ke titik koreksi
Perhatikan target 113.6%, 127.2%, 141.4%, 161.8%
Masuk posisi Long saat harga menembus resistance lama
Keluar di level Extension atau saat momentum melemah
Menggabungkan Fibonacci dengan alat lain untuk akurasi lebih tinggi
( Cara 1: Fibonacci + EMA )Exponential Moving Average###
Gunakan EMA sebagai konfirmasi tren + Fibonacci untuk titik masuk
Langkah:
Pasang EMA(50) - jika harga di atas EMA = tren naik, di bawah = tren turun
Gambarlah Fibonacci Retracement dari Swing saat ini
Tunggu harga kembali dan uji Fib 23.6%, 38.2%, 50% tanpa menembus EMA
Beli Long di Fib 38.2% jika harga tetap di atas EMA → tren naik tetap kuat
( Cara 2: Fibonacci + RSI )Relative Strength Index###
Gunakan RSI untuk menunjukkan “momentum menurun” + Fibonacci untuk prediksi arah
Langkah:
Gambarlah Fibonacci Extension untuk target breakout
Perhatikan RSI saat harga naik
Saat RSI mulai menurun (Bearish Divergence) saat harga mencapai Fib Extension → Jual
Fib 127.2% + RSI menurun = peluang turun
( Cara 3: Fibonacci + Price Action )Pola Candlestick###
Gunakan pola candlestick (Doji, Pin Bar, Engulfing) sebagai konfirmasi bahwa Fib valid
Langkah:
Gambarlah Fibonacci Retracement
Harga mendekati Fib 38.2%
Jika muncul (Doji atau Pin Bar) sebagai pola pembalikan → konfirmasi support/resistance nyata
Masuk posisi Long dengan keyakinan
Kelebihan dan kekurangan penggunaan Fibonacci
Kelebihan:
Mudah digunakan, titik support/resistance jelas
Cocok untuk Swing Trade (jangka menengah-pendek)
Berfungsi baik di pasar tren
Banyak digunakan, pasar mengakui level-level ini
Kekurangan:
Menggunakan satu alat saja tidak cukup → harus digabung alat lain
Kadang harga “melewati” level Fib tanpa berhenti
Di pasar sideways (Ranging) sering memberi sinyal palsu
Perlu belajar menggambar garis dengan benar (mengidentifikasi titik swing)
Tips menggambar garis Fibonacci yang akurat
Cari Swing yang jelas - titik terendah/tertinggi, bukan titik acak
Tarik dari kiri ke kanan - dari titik lama ke titik baru
Tidak perlu menggambar di semua gelombang - fokus gelombang utama
Gunakan Multiple Timeframe - cek Fibonacci di 4-Hour dan Daily untuk akurasi
Gabungkan level lain - angka bulat (0.6700, 0.6800) + Fib = titik kuat
Kesimpulan
Fibonacci bukan ilmu pasti 100%, tetapi alat yang membantu meningkatkan kemungkinan menemukan titik support dan resistance yang baik. Kunci utamanya:
Jangan pakai satu alat saja, gabungkan EMA, RSI, Price Action
Gambar garis dengan benar - swing yang jelas dan arah yang tepat
Rencanakan entry dan exit sebelum masuk, tentukan Stop-Loss dan Target
Latihan di akun demo sebelum trading nyata
Cobalah gambar Fibonacci di platform trading Anda dari titik rendah ke tinggi pada lilin nyata. Anda akan melihat bahwa level 38.2% dan 61.8% sering kena tepat, itulah kekuatan rasio emas yang tersembunyi di pasar trading
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Fibonacci benar-benar dapat digunakan untuk trading. Setelah menggambar garis Fibonacci, di mana Anda menutup posisi?
Banyak trader merasa bingung dengan alat Fibonacci - menggambar garis lalu apa yang didapatkan? Support dan resistance-nya di mana? Kapan harus masuk, kapan keluar? Jawabannya ada di artikel ini
Apa itu Fibonacci dan mengapa trader mempercayainya
Fibonacci adalah rasio emas yang tersembunyi di seluruh alam - dari cangkang kerang, batang bunga matahari, hingga proporsi wajah manusia. Manusia telah menemukan rasio ini sejak 2.400 tahun sebelum Masehi, meskipun nama “Fibonacci” baru muncul di era tengah Eropa.
Dalam dunia trading, kepercayaan bahwa harga bergerak mengikuti hukum alam ini membuat banyak trader menggunakan alat Fibonacci untuk memperkirakan support dan resistance serta menentukan titik masuk dan keluar trading.
Perhitungan angka Fibonacci secara sederhana
Deret angka Fibonacci berasal dari penjumlahan dua angka sebelumnya:
0, 1, 1 (1+0), 2 (1+1), 3 (2+1), 5 (3+2), 8 (5+3), 13 (8+5), 21 (13+8), 34, 55, 89, 144…
Keajaibannya adalah rasio khusus yang tersembunyi dalam deret ini:
Rasio-rasio ini (0.236, 0.382, 0.618, 0.786, 1.618) menjadi dasar alat Fibonacci yang digunakan trader di berbagai platform.
5 alat Fibonacci yang membantu menentukan target harga
1. Fibonacci Retracement - menggambar garis untuk mencari “support” saat masuk posisi beli
Ketika tren naik dan melakukan koreksi, Fibonacci Retracement memberi tahu di mana harga akan berhenti turun, sehingga menjadi titik beli yang baik.
Cara penggunaannya:
2. Fibonacci Extension - menggambar garis untuk mencari “target jual” saat harga menembus resistance
Ketika harga menembus batas dan melanjutkan pergerakannya, Fibonacci Extension membantu menentukan target harga untuk mengambil keuntungan.
Cara penggunaannya:
3. Fibonacci Projection - menggabungkan “support” dan “target”
Seperti menggabungkan Retracement + Extension, menggunakan 3 titik:
Memberikan gambaran support saat koreksi dan target saat pergerakan lanjutan secara bersamaan
4. Fibonacci Timezone - mencari “waktu” perubahan harga
Alih-alih mencari harga, alat ini mencari waktu menggunakan angka Fibonacci di sumbu X (waktu):
5. Fibonacci Fans - menggambar garis miring
Menggunakan garis miring (bukan horizontal) untuk mencari support dan resistance yang bergerak mengikuti harga
Penggunaan Fibonacci dalam trading nyata
Situasi 1: Harga tren naik dan melakukan koreksi (Pullback)
Langkah:
Contoh (AUD/USD):
( Situasi 2: Harga menembus resistance dan melanjutkan pergerakan )Breakout###
Langkah:
Menggabungkan Fibonacci dengan alat lain untuk akurasi lebih tinggi
( Cara 1: Fibonacci + EMA )Exponential Moving Average###
Gunakan EMA sebagai konfirmasi tren + Fibonacci untuk titik masuk
Langkah:
( Cara 2: Fibonacci + RSI )Relative Strength Index###
Gunakan RSI untuk menunjukkan “momentum menurun” + Fibonacci untuk prediksi arah
Langkah:
( Cara 3: Fibonacci + Price Action )Pola Candlestick###
Gunakan pola candlestick (Doji, Pin Bar, Engulfing) sebagai konfirmasi bahwa Fib valid
Langkah:
Kelebihan dan kekurangan penggunaan Fibonacci
Kelebihan:
Kekurangan:
Tips menggambar garis Fibonacci yang akurat
Kesimpulan
Fibonacci bukan ilmu pasti 100%, tetapi alat yang membantu meningkatkan kemungkinan menemukan titik support dan resistance yang baik. Kunci utamanya:
Cobalah gambar Fibonacci di platform trading Anda dari titik rendah ke tinggi pada lilin nyata. Anda akan melihat bahwa level 38.2% dan 61.8% sering kena tepat, itulah kekuatan rasio emas yang tersembunyi di pasar trading