Mengamati tren komoditas selama beberapa dekade terakhir, ada pola menarik yang selalu berulang—kenaikan harga tidak pernah berjalan serempak, melainkan mengikuti irama tertentu. Biasanya emas akan menjadi yang pertama memulai lonjakan harga, diikuti oleh perak dengan cepat tanpa henti. Kemudian harga tembaga mulai bergerak, diikuti oleh aluminium yang juga mengikuti irama tersebut. Setelah logam-logam ini hampir mencapai puncaknya, harga minyak mentah langsung melonjak. Setelah minyak mentah memulai tren ini, gas alam juga ikut naik. Pada akhirnya, kedelai, jagung, dan produk pertanian lainnya baru mulai mengikuti tren kenaikan harga. Urutan ini selama puluhan tahun hampir tidak pernah berubah, seolah-olah diatur ulang oleh kekuatan pasar tertentu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropChaser
· 9jam yang lalu
Emas di atas, produk pertanian di bawah, pola ini benar-benar hebat, sudah puluhan tahun bermain seperti ini
Lihat AsliBalas0
just_another_fish
· 01-21 10:16
Emas sebagai pelopor memang sudah sering dibahas, tetapi jika berbicara tentang pola... saya rasa lebih kepada masalah aliran dana, kebutuhan lindung nilai yang muncul terlebih dahulu. Tapi apakah siklus kali ini akan dipatahkan, itu belum pasti, rasanya situasi global agak tidak stabil.
Lihat AsliBalas0
Blockchainiac
· 01-20 06:11
Emas memimpin kenaikan, perak mengikuti, tembaga dan aluminium bergantian, minyak dan gas mengikuti ketat, produk pertanian di dasar—ritme ini luar biasa, apakah ada investor besar yang mengendalikan di balik layar?
Lihat AsliBalas0
LoneValidator
· 01-19 15:58
Polanya bahwa emas menjadi yang terdepan benar-benar luar biasa, selalu tepat setiap kali. Apakah gelombang ini akan mulai lagi?
Lihat AsliBalas0
gas_fee_therapist
· 01-19 15:54
Menjadikan emas sebagai pelopor memang sudah sering dibahas, tetapi apakah setiap kali selalu begitu akurat? Rasanya belakangan pola ini sedikit melonggar.
Lihat AsliBalas0
SchrodingersFOMO
· 01-19 15:46
Emas benar-benar menjadi yang terdepan, saya tidak pernah menipu. Setiap kali saya melihat pergerakan emas, saya mulai bersiap untuk membeli saat harga turun, dan ini selalu berhasil.
Mengamati tren komoditas selama beberapa dekade terakhir, ada pola menarik yang selalu berulang—kenaikan harga tidak pernah berjalan serempak, melainkan mengikuti irama tertentu. Biasanya emas akan menjadi yang pertama memulai lonjakan harga, diikuti oleh perak dengan cepat tanpa henti. Kemudian harga tembaga mulai bergerak, diikuti oleh aluminium yang juga mengikuti irama tersebut. Setelah logam-logam ini hampir mencapai puncaknya, harga minyak mentah langsung melonjak. Setelah minyak mentah memulai tren ini, gas alam juga ikut naik. Pada akhirnya, kedelai, jagung, dan produk pertanian lainnya baru mulai mengikuti tren kenaikan harga. Urutan ini selama puluhan tahun hampir tidak pernah berubah, seolah-olah diatur ulang oleh kekuatan pasar tertentu.