Analisis mendalam tentang pasar, saya memilih "pembelian bertahap secara bertingkat" daripada hanya menunggu dan mengamati, berdasarkan tiga alasan utama
Dalam menghadapi kepanikan pasar setelah BTC gagal mempertahankan level kritis di 74.000 dolar, strategi inti saya adalah: tidak mencari titik dasar yang tepat, tetapi melakukan penempatan posisi secara bertahap. Berikut adalah analisis dan langkah operasional secara rinci:
---
1️⃣ Sinyal Dasar: Area kunci berada di antara $68.000-$70.000, tetapi saya lebih memperhatikan struktur pasar daripada titik tertentu
· Dukungan teknikal: Pada kerangka waktu mingguan, wilayah $68.000-$70.000 adalah area puncak tertinggi historis yang pernah ditembus sebelumnya, serta zona biaya kepemilikan jangka panjang institusi, sehingga jika harga kembali menguji level ini akan membentuk support yang kuat. Jika harga turun cepat di bawah $70.000, bisa memicu kepanikan likuidasi posisi bullish, tetapi besar kemungkinan akan segera rebound. · Data on-chain: Cadangan BTC di bursa terus menurun, pemegang jangka panjang (LTH) tidak menunjukkan pelepasan besar, menunjukkan tekanan jual utama berasal dari keuntungan jangka pendek. Jika indeks ketakutan dan keserakahan (Fear & Greed) turun di bawah 40, biasanya menjadi sinyal untuk melakukan penempatan posisi secara bertahap. · Strategi saya: Mengabaikan prediksi titik dasar absolut, dan menerapkan "metode pyramid" dalam menambah posisi: menempatkan order di $72.000, $70.000, dan $68.000 secara bertahap, dengan volume yang meningkat di setiap level. Jika harga turun di bawah $66.000, akan menghentikan rencana dan menunggu sinyal baru.
---
2️⃣ Informasi Makro: Sentimen negatif jangka pendek sudah sebagian teratasi, Maret bisa menjadi titik balik
· Ekspektasi penurunan suku bunga: Apakah Federal Reserve akan menurunkan suku bunga di Maret masih menjadi faktor utama pasar. Data ekonomi yang berulang-ulang memunculkan ekspektasi "penundaan penurunan suku bunga", tetapi tren inflasi yang menurun tetap ada, sehingga koreksi harga justru mengurangi risiko kebijakan. · Monitoring aliran dana: Meski arus masuk ETF spot Bitcoin melambat, raksasa seperti BlackRock (IBIT) terus menambah posisi, menunjukkan karakter "mengakumulasi saat harga turun". Jika ETF kembali mencatat arus masuk bersih harian di atas 300 juta dolar, itu bisa menjadi pemicu rebound. · Potensi black swan: Waspadai laporan keuangan teknologi di pasar saham AS yang mengecewakan, serta ketegangan geopolitik yang meningkat yang dapat mempengaruhi aset risiko dalam jangka pendek.
---
3️⃣ Instrumen yang Melawan Tren: Fokus pada sektor "narasi independen" dan "perlindungan dana"
· Ciri-ciri koin anti-rendah: · Pemimpin Layer2: seperti OP, ARB, yang belakangan mengalami penurunan harga lebih kecil dibanding pasar, didukung oleh ekspektasi airdrop ekosistem (misalnya Starknet) yang menjaga aliran dana. · Sektor AI + DePIN: token seperti RNDR, TAO yang terkait sewa daya komputasi didukung oleh perkembangan industri AI, menunjukkan ketahanan pembelian saat koreksi. · Aset native ekosistem BTC: seperti STX (Layer2 Bitcoin) yang mendapat manfaat dari tren Ordinals dan narasi halving, menunjukkan tren aliran dana lintas chain. · Daftar pengamatan saya: · Risiko tinggi: ENA (protokol sintetik dolar) — narasi penghasilan stablecoin belum pecah, TVL justru meningkat saat pasar koreksi. · Proteksi portofolio: MKR (protokol stablecoin terdesentralisasi DAI) — model penghasilannya menarik dana lindung nilai dalam kondisi pasar bergejolak.
---
Kesimpulan: Mengapa saat ini tidak perlu menjual semua dan menunggu?
· Pola sejarah: Penurunan tajam dalam pasar bullish seringkali merupakan "lubang emas" (golden pit), seperti yang terjadi pada Januari 2023 dan Oktober 2023, di mana penurunan mingguan lebih dari 15% diikuti rebound cepat ke level tertinggi baru. · Manajemen posisi: Saat ini saya memegang sekitar 50% posisi spot (utama di BTC dan ETH), sisanya 30% cadangan tunai untuk melakukan pembelian bertahap, dan 20% di alokasikan ke altcoin yang tahan banting. Jika kerangka waktu mingguan BTC menutup di bawah $68.000, akan menyesuaikan proporsi, tetapi tidak akan menjual semua secara sembarangan. · Tips psikologis: Hindari FOMO (takut ketinggalan) saat harga naik, dan juga hindari FUD (ketakutan dan keraguan) yang memicu penjualan panik. Dalam pasar bullish, koreksi cepat sering terjadi, menjaga posisi pada aset bernilai lebih penting daripada sering berganti posisi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#当前行情抄底还是观望?
Analisis mendalam tentang pasar, saya memilih "pembelian bertahap secara bertingkat" daripada hanya menunggu dan mengamati, berdasarkan tiga alasan utama
Dalam menghadapi kepanikan pasar setelah BTC gagal mempertahankan level kritis di 74.000 dolar, strategi inti saya adalah: tidak mencari titik dasar yang tepat, tetapi melakukan penempatan posisi secara bertahap. Berikut adalah analisis dan langkah operasional secara rinci:
---
1️⃣ Sinyal Dasar: Area kunci berada di antara $68.000-$70.000, tetapi saya lebih memperhatikan struktur pasar daripada titik tertentu
· Dukungan teknikal: Pada kerangka waktu mingguan, wilayah $68.000-$70.000 adalah area puncak tertinggi historis yang pernah ditembus sebelumnya, serta zona biaya kepemilikan jangka panjang institusi, sehingga jika harga kembali menguji level ini akan membentuk support yang kuat. Jika harga turun cepat di bawah $70.000, bisa memicu kepanikan likuidasi posisi bullish, tetapi besar kemungkinan akan segera rebound.
· Data on-chain: Cadangan BTC di bursa terus menurun, pemegang jangka panjang (LTH) tidak menunjukkan pelepasan besar, menunjukkan tekanan jual utama berasal dari keuntungan jangka pendek. Jika indeks ketakutan dan keserakahan (Fear & Greed) turun di bawah 40, biasanya menjadi sinyal untuk melakukan penempatan posisi secara bertahap.
· Strategi saya: Mengabaikan prediksi titik dasar absolut, dan menerapkan "metode pyramid" dalam menambah posisi: menempatkan order di $72.000, $70.000, dan $68.000 secara bertahap, dengan volume yang meningkat di setiap level. Jika harga turun di bawah $66.000, akan menghentikan rencana dan menunggu sinyal baru.
---
2️⃣ Informasi Makro: Sentimen negatif jangka pendek sudah sebagian teratasi, Maret bisa menjadi titik balik
· Ekspektasi penurunan suku bunga: Apakah Federal Reserve akan menurunkan suku bunga di Maret masih menjadi faktor utama pasar. Data ekonomi yang berulang-ulang memunculkan ekspektasi "penundaan penurunan suku bunga", tetapi tren inflasi yang menurun tetap ada, sehingga koreksi harga justru mengurangi risiko kebijakan.
· Monitoring aliran dana: Meski arus masuk ETF spot Bitcoin melambat, raksasa seperti BlackRock (IBIT) terus menambah posisi, menunjukkan karakter "mengakumulasi saat harga turun". Jika ETF kembali mencatat arus masuk bersih harian di atas 300 juta dolar, itu bisa menjadi pemicu rebound.
· Potensi black swan: Waspadai laporan keuangan teknologi di pasar saham AS yang mengecewakan, serta ketegangan geopolitik yang meningkat yang dapat mempengaruhi aset risiko dalam jangka pendek.
---
3️⃣ Instrumen yang Melawan Tren: Fokus pada sektor "narasi independen" dan "perlindungan dana"
· Ciri-ciri koin anti-rendah:
· Pemimpin Layer2: seperti OP, ARB, yang belakangan mengalami penurunan harga lebih kecil dibanding pasar, didukung oleh ekspektasi airdrop ekosistem (misalnya Starknet) yang menjaga aliran dana.
· Sektor AI + DePIN: token seperti RNDR, TAO yang terkait sewa daya komputasi didukung oleh perkembangan industri AI, menunjukkan ketahanan pembelian saat koreksi.
· Aset native ekosistem BTC: seperti STX (Layer2 Bitcoin) yang mendapat manfaat dari tren Ordinals dan narasi halving, menunjukkan tren aliran dana lintas chain.
· Daftar pengamatan saya:
· Risiko tinggi: ENA (protokol sintetik dolar) — narasi penghasilan stablecoin belum pecah, TVL justru meningkat saat pasar koreksi.
· Proteksi portofolio: MKR (protokol stablecoin terdesentralisasi DAI) — model penghasilannya menarik dana lindung nilai dalam kondisi pasar bergejolak.
---
Kesimpulan: Mengapa saat ini tidak perlu menjual semua dan menunggu?
· Pola sejarah: Penurunan tajam dalam pasar bullish seringkali merupakan "lubang emas" (golden pit), seperti yang terjadi pada Januari 2023 dan Oktober 2023, di mana penurunan mingguan lebih dari 15% diikuti rebound cepat ke level tertinggi baru.
· Manajemen posisi: Saat ini saya memegang sekitar 50% posisi spot (utama di BTC dan ETH), sisanya 30% cadangan tunai untuk melakukan pembelian bertahap, dan 20% di alokasikan ke altcoin yang tahan banting. Jika kerangka waktu mingguan BTC menutup di bawah $68.000, akan menyesuaikan proporsi, tetapi tidak akan menjual semua secara sembarangan.
· Tips psikologis: Hindari FOMO (takut ketinggalan) saat harga naik, dan juga hindari FUD (ketakutan dan keraguan) yang memicu penjualan panik. Dalam pasar bullish, koreksi cepat sering terjadi, menjaga posisi pada aset bernilai lebih penting daripada sering berganti posisi.