Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gerakan Kripto Elon Musk: Tesla Melakukan Transfer Bitcoin Bernilai Miliar ke Dompet Anonim
Persoalan seputar keterlibatan Elon Musk dengan mata uang kripto mendapatkan babak baru. Pada akhir 2024, Tesla melakukan operasi besar-besaran, memindahkan sekitar US$ 760 juta dalam Bitcoin ke alamat yang kepemilikannya tidak diketahui. Lebih dari 11.500 BTC dikirim ke dompet misterius ini, meninggalkan cadangan perusahaan mobil tersebut dengan hanya jumlah yang sangat kecil dari mata uang kripto—nyaris nol.
Perpindahan ini dilakukan melalui dompet yang terkait dengan produsen kendaraan listrik, sebagaimana dilacak oleh platform data Arkham Intelligence. Peristiwa ini memicu spekulasi: apakah perusahaan sedang melepas posisi Bitcoin-nya, atau ada alasan lain di balik transfer ini?
Sejarah Hubungan Tesla dengan Bitcoin
Sejarah hubungan ini dimulai pada Februari 2021, ketika Tesla membeli US$ 1,5 miliar dalam Bitcoin sebagai cadangan nilai. Pada puncaknya, perusahaan mengakumulasi US$ 2,5 miliar dalam BTC, menurut data historis Arkham. Namun, pada 2022, produsen tersebut menjual 75% dari posisi tersebut—keputusan yang menyebabkan kerugian besar.
Selama periode ini, Musk mengumumkan bahwa Tesla akan menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran, tetapi rencana tersebut segera dibatalkan karena masalah lingkungan terkait penambangan mata uang kripto. Ketika Arkham mulai melacak dompet Tesla secara resmi pada Maret 2024, perusahaan masih memegang sekitar 11.509 Bitcoin, yang dinilai sekitar US$ 770 juta saat itu.
Tesla di Puncak Daftar Perusahaan Pemegang Kripto
Meskipun ada transfer baru-baru ini, Tesla tetap menjadi pemegang Bitcoin terbesar keempat di antara perusahaan publik di Amerika Serikat. Hanya MicroStrategy, MARA Holdings, dan Riot Platforms yang memiliki cadangan kripto yang lebih besar dalam neraca mereka.
Posisi ini mencerminkan pengaruh yang masih dimiliki mata uang kripto dalam strategi beberapa perusahaan. Sementara itu, sektor penambangan telah menjadi pemain utama di pasar ini, lebih dari perusahaan-perusahaan publik tradisional.
Sikap Elon Musk terhadap Aset Digital
Posisi Musk terhadap mata uang kripto selalu unik. Meski Tesla dan SpaceX menyimpan Bitcoin dalam neraca mereka, tidak jelas seberapa besar keyakinan yang benar-benar dimiliki miliarder ini terhadap aset tersebut. Dalam wawancara terbaru, Musk menyatakan bahwa “ada beberapa nilai dalam Bitcoin dan mungkin dalam mata uang kripto lain,” tetapi dia menunjukkan preferensinya terhadap Dogecoin—suatu nada yang mencampurkan skeptisisme dan selektivitas.
Ambiguitas ini mencerminkan sifat sikap Elon Musk yang tidak tetap terhadap dunia kripto. Sementara dia berinvestasi secara korporat dalam beberapa aset, retorikanya berayun antara dukungan bersyarat dan kritik. Transfer miliaran dolar pada Oktober 2024 hanya menambah lapisan misteri lain dalam hubungan kompleks antara pengusaha ini dan mata uang digital.