Situasi pasar logam merah saat ini mencerminkan ketidakseimbangan fundamental antara penawaran dan permintaan. Penyimpanan tembaga di platform perdagangan utama — Comex, Bursa Komoditas Shanghai, dan London Metal Exchange — mengumpulkan 1,02 juta ton, yang merupakan rekor tertinggi dalam dua setengah dekade. Angka ini secara jelas menunjukkan bahwa industri menyerap tembaga dalam skala yang belum pernah terlihat sejak awal 2000-an.
Transformasi Permintaan: Mengapa Tembaga Menjadi Sangat Penting
Alasan pertumbuhan eksponensial konsumsi tembaga terletak pada tren utama ekonomi global. Elektrifikasi transportasi, yang dipercepat oleh adopsi massal kendaraan listrik, membutuhkan komponen tembaga yang jauh lebih banyak dibandingkan mesin pembakaran internal tradisional. Pada saat yang sama, infrastruktur kecerdasan buatan — pusat data besar, server, dan sistem pendingin — menuntut pasokan bahan konduktif secara tak tertandingi.
Menurut data dari platform analitik, termasuk NS3.AI, permintaan yang meningkat dari beberapa sektor teknologi tinggi ini menciptakan kekurangan struktural dalam beberapa tahun ke depan, meskipun saat ini cadangan melimpah. Aplikasi industri yang terkait dengan digitalisasi dan otomatisasi juga memperkuat persaingan untuk sumber daya tembaga.
Dinamika Harga dan Prediksi dari Institusi Keuangan
Bank investasi terkemuka di Wall Street menyuarakan pandangan optimis tentang prospek tembaga. Analis memperkirakan harga logam merah ini akan naik dalam kisaran dari 10.000 hingga hampir 13.000 dolar per ton. Penilaian ini mencerminkan keyakinan lembaga keuangan bahwa cadangan tembaga saat ini akan cepat terkuras oleh meningkatnya permintaan, dan harga logam ini siap melakukan lonjakan signifikan.
Kenaikan harga tembaga ini semakin mungkin terjadi seiring sektor AI dan energi terbarukan memperluas investasi mereka ke infrastruktur.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Persediaan tembaga di bursa global mencapai puncak 23 tahun seiring meningkatnya kebutuhan
Situasi pasar logam merah saat ini mencerminkan ketidakseimbangan fundamental antara penawaran dan permintaan. Penyimpanan tembaga di platform perdagangan utama — Comex, Bursa Komoditas Shanghai, dan London Metal Exchange — mengumpulkan 1,02 juta ton, yang merupakan rekor tertinggi dalam dua setengah dekade. Angka ini secara jelas menunjukkan bahwa industri menyerap tembaga dalam skala yang belum pernah terlihat sejak awal 2000-an.
Transformasi Permintaan: Mengapa Tembaga Menjadi Sangat Penting
Alasan pertumbuhan eksponensial konsumsi tembaga terletak pada tren utama ekonomi global. Elektrifikasi transportasi, yang dipercepat oleh adopsi massal kendaraan listrik, membutuhkan komponen tembaga yang jauh lebih banyak dibandingkan mesin pembakaran internal tradisional. Pada saat yang sama, infrastruktur kecerdasan buatan — pusat data besar, server, dan sistem pendingin — menuntut pasokan bahan konduktif secara tak tertandingi.
Menurut data dari platform analitik, termasuk NS3.AI, permintaan yang meningkat dari beberapa sektor teknologi tinggi ini menciptakan kekurangan struktural dalam beberapa tahun ke depan, meskipun saat ini cadangan melimpah. Aplikasi industri yang terkait dengan digitalisasi dan otomatisasi juga memperkuat persaingan untuk sumber daya tembaga.
Dinamika Harga dan Prediksi dari Institusi Keuangan
Bank investasi terkemuka di Wall Street menyuarakan pandangan optimis tentang prospek tembaga. Analis memperkirakan harga logam merah ini akan naik dalam kisaran dari 10.000 hingga hampir 13.000 dolar per ton. Penilaian ini mencerminkan keyakinan lembaga keuangan bahwa cadangan tembaga saat ini akan cepat terkuras oleh meningkatnya permintaan, dan harga logam ini siap melakukan lonjakan signifikan.
Kenaikan harga tembaga ini semakin mungkin terjadi seiring sektor AI dan energi terbarukan memperluas investasi mereka ke infrastruktur.