Pekan depan menghadirkan serangkaian peristiwa makroekonomi yang berpotensi menciptakan guncangan signifikan di pasar keuangan global. Fokus utama adalah pada dampak pengangguran dan indikator harga produsen yang dapat memicu reaksi berantai di seluruh sektor trading, termasuk pasar kripto.
Berita Dampak Tinggi - Pidato Presiden Trump Memicu Guncangan Pasar
Rabu (25 Februari) akan menjadi titik balik penting dengan pidato resmi Presiden Trump yang dijadwalkan. Pernyataan presiden terhadap kebijakan perdagangan, ekonomi, atau regulasi finansial memiliki potensi membangkitkan volatilitas ekstrem di berbagai instrumen perdagangan. Investor perlu mewaspadai momentum yang dapat mempercepat rotasi dana antar aset.
Data Kunci Inflasi Terukur - PPI Bulanan dan Proyeksi Dampak Pengangguran
Jumat (27 Februari) akan melaporkan PPI Inti bulanan (m/m) dan PPI umum (m/m), yang menjadi barometer penting untuk mengukur tekanan inflasi dari sisi produsen. Data ini memberikan indikasi serius tentang pergeseran biaya produksi dan dampak lanjutan terhadap pasar tenaga kerja. Sementara itu, Kamis (26 Februari) akan mengumumkan data Klaim Pengangguran mingguan—metrik sentral untuk memahami dampak pengangguran terhadap ekonomi dan sentimen pasar. Tren klaim yang meningkat dapat menambah tekanan pada rencana kebijakan moneter Fed.
Strategi Lindungi Modal Saat Volatilitas Meningkat
Dengan beban berita ekonomi yang berat, volatilitas tinggi akan mendominasi dinamika pasar dalam beberapa hari ke depan. Pelaku pasar harus tetap disiplin dalam pengelolaan risiko dan mengamankan posisi trading mereka dari dampak negatif yang tiba-tiba. Hindari keputusan impulsif yang didorong FOMO—fokus pada strategi jangka panjang lebih penting daripada reaksi sesaat terhadap guncangan pasar.
Pantau pergerakan SUI, DOT, dan DOGE ketika data-data kunci mulai dirilis minggu ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kalender Ekonomi Minggu Ini: Dampak Pengangguran dan Data Inflasi Ancam Volatilitas Pasar
Pekan depan menghadirkan serangkaian peristiwa makroekonomi yang berpotensi menciptakan guncangan signifikan di pasar keuangan global. Fokus utama adalah pada dampak pengangguran dan indikator harga produsen yang dapat memicu reaksi berantai di seluruh sektor trading, termasuk pasar kripto.
Berita Dampak Tinggi - Pidato Presiden Trump Memicu Guncangan Pasar
Rabu (25 Februari) akan menjadi titik balik penting dengan pidato resmi Presiden Trump yang dijadwalkan. Pernyataan presiden terhadap kebijakan perdagangan, ekonomi, atau regulasi finansial memiliki potensi membangkitkan volatilitas ekstrem di berbagai instrumen perdagangan. Investor perlu mewaspadai momentum yang dapat mempercepat rotasi dana antar aset.
Data Kunci Inflasi Terukur - PPI Bulanan dan Proyeksi Dampak Pengangguran
Jumat (27 Februari) akan melaporkan PPI Inti bulanan (m/m) dan PPI umum (m/m), yang menjadi barometer penting untuk mengukur tekanan inflasi dari sisi produsen. Data ini memberikan indikasi serius tentang pergeseran biaya produksi dan dampak lanjutan terhadap pasar tenaga kerja. Sementara itu, Kamis (26 Februari) akan mengumumkan data Klaim Pengangguran mingguan—metrik sentral untuk memahami dampak pengangguran terhadap ekonomi dan sentimen pasar. Tren klaim yang meningkat dapat menambah tekanan pada rencana kebijakan moneter Fed.
Strategi Lindungi Modal Saat Volatilitas Meningkat
Dengan beban berita ekonomi yang berat, volatilitas tinggi akan mendominasi dinamika pasar dalam beberapa hari ke depan. Pelaku pasar harus tetap disiplin dalam pengelolaan risiko dan mengamankan posisi trading mereka dari dampak negatif yang tiba-tiba. Hindari keputusan impulsif yang didorong FOMO—fokus pada strategi jangka panjang lebih penting daripada reaksi sesaat terhadap guncangan pasar.
Pantau pergerakan SUI, DOT, dan DOGE ketika data-data kunci mulai dirilis minggu ini.