Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jaksa Korea Selatan Berhasil Selamatkan Bitcoin senilai $22 Juta setelah Serangan Phishing
Dalam perkembangan penting untuk keamanan aset digital, Jaksa Korea Selatan telah berhasil menemukan kembali Bitcoin senilai $22 juta yang hilang akibat serangan phishing terhadap dompet yang sebelumnya disita. Insiden ini menunjukkan tantangan signifikan yang dihadapi lembaga pemerintah dalam melindungi aset kripto yang tersimpan dalam sistem digital mereka. Penjahat cyber berhasil mengalihkan dana dari lima dompet dingin melalui serangan yang terkoordinasi dengan baik.
Bagaimana Serangan Phishing Menguras Aset Digital
Menurut laporan NS3.AI, insiden dimulai ketika pejabat pemerintah secara tidak sengaja menggunakan platform pemeriksa dompet online yang palsu. Alat checker yang dipalsukan ini dirancang khusus untuk mengelabui pengguna dan memberikan akses kepada para penjahat siber untuk menguras dana dari dompet dingin yang seharusnya aman. Metode ini memanfaatkan kepercayaan terhadap antarmuka digital yang terlihat sah, namun sesungguhnya adalah jebakan untuk mencuri informasi akses.
Serangan phishing semacam ini semakin umum terjadi dalam industri kripto, khususnya menargetkan institusi yang mengelola volume aset besar. Pendekatan sosial engineering yang canggih memungkinkan penyerang untuk melewati beberapa lapisan keamanan tradisional, terutama ketika melibatkan faktor manusia dalam proses verifikasi.
Respons Jaksa dan Langkah-Langkah Pencegahan ke Depan
Sebagai respons terhadap pelanggaran keamanan ini, Jaksa Korea Selatan dan otoritas terkait telah memerintahkan audit nasional menyeluruh terhadap semua dompet dingin yang dikelola oleh lembaga pemerintah. Langkah proaktif ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerentanan keamanan dan mencegah insiden serupa di masa depan.
Audit yang komprehensif akan mencakup verifikasi ulang protokol keamanan, pelatihan staff tentang ancaman phishing, dan implementasi sistem verifikasi berlapis untuk mencegah akses tidak sah. Kesuksesan Jaksa Korea Selatan dalam memulihkan $22 juta Bitcoin menunjukkan pentingnya tindakan cepat dan koordinasi yang efektif dalam merespons insiden keamanan kripto.
Seiring dengan meningkatnya kejahatan terkait cryptocurrency, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model bagi negara-negara lain dalam melindungi aset digital milik negara dan lembaga publik.