Kami tidak pernah lahir di zaman yang benar-benar damai.
Hanya saja, kebetulan hidup di negara yang damai. Ketika berita dunia dipenuhi dengan konflik, sanksi, perang, dan ketegangan, ketika langit malam beberapa negara diterangi oleh tembakan meriam, langit malam di sini justru diterangi oleh kembang api. Kemarin, saat Festival Lampion, di luar jendela terdengar suara petasan, tawa anak-anak, dan kehangatan meja makan bersama. Pada waktu yang sama, di Iran, yang terdengar adalah alarm pertahanan udara. Di Uni Emirat Arab, yang terdengar adalah suara pesawat terbang dan rudal melintas di langit. Malam yang sama, tetapi dunia yang sangat berbeda. Ketenangan yang kita anggap biasa sebenarnya tidak pernah menjadi sesuatu yang pasti. Di balik itu, ada perjuangan dan pengorbanan generasi demi generasi, adalah darah dan keyakinan dari para pahlawan revolusi yang menukar nyawa mereka di masa-masa penuh badai dan ketidakpastian, demi hari ini. Semakin kita menyaksikan gejolak dunia, semakin kita merasakan beratnya kata-kata damai. Semakin kita mendengar suara tembakan dari kejauhan, semakin kita menghargai keindahan kembang api di luar jendela. Mungkin zaman ini tidak sepenuhnya damai, tapi kita bersyukur memiliki tanah air yang kuat dan stabil. Semoga dunia berkurang asap perang, dan semoga kita menghargai kebersamaan dan kembang api di depan mata.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kami tidak pernah lahir di zaman yang benar-benar damai.
Hanya saja, kebetulan hidup di negara yang damai.
Ketika berita dunia dipenuhi dengan konflik, sanksi, perang, dan ketegangan, ketika langit malam beberapa negara diterangi oleh tembakan meriam, langit malam di sini justru diterangi oleh kembang api.
Kemarin, saat Festival Lampion, di luar jendela terdengar suara petasan, tawa anak-anak, dan kehangatan meja makan bersama.
Pada waktu yang sama, di Iran, yang terdengar adalah alarm pertahanan udara.
Di Uni Emirat Arab, yang terdengar adalah suara pesawat terbang dan rudal melintas di langit.
Malam yang sama, tetapi dunia yang sangat berbeda.
Ketenangan yang kita anggap biasa sebenarnya tidak pernah menjadi sesuatu yang pasti.
Di balik itu, ada perjuangan dan pengorbanan generasi demi generasi, adalah darah dan keyakinan dari para pahlawan revolusi yang menukar nyawa mereka di masa-masa penuh badai dan ketidakpastian, demi hari ini.
Semakin kita menyaksikan gejolak dunia, semakin kita merasakan beratnya kata-kata damai.
Semakin kita mendengar suara tembakan dari kejauhan, semakin kita menghargai keindahan kembang api di luar jendela.
Mungkin zaman ini tidak sepenuhnya damai,
tapi kita bersyukur memiliki tanah air yang kuat dan stabil.
Semoga dunia berkurang asap perang,
dan semoga kita menghargai kebersamaan dan kembang api di depan mata.