Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengajar akan melakukan aksi pada hari Senin, 2 Maret: jadwal aksi menuju Kongres dan tuntutan utama
Asosiasi Pekerja Pendidikan (Ctera) mengumumkan aksi mogok nasional guru pada hari Senin, 2 Maret, yang menyebabkan penghentian massal di sekolah negeri dan swasta di seluruh negeri. Keputusan ini dikukuhkan dalam Kongres Biasa dan Luar Biasa organisasi yang diadakan pada 20 Februari. Mogok ini menandai tonggak penting: untuk pertama kalinya dalam enam tahun, terjadi aksi massa seperti ini saat awal tahun ajaran di provinsi Buenos Aires.
11:30 di Cabildo: Kapan dimulai aksi guru nasional
Hari aksi ini termasuk konsentrasi besar di Buenos Aires yang dimulai pukul 11:30 di Cabildo, yang terletak di pertemuan jalan de Mayo dan Bolívar. Dari sana, para guru bergerak menuju Kongres Nasional untuk menyuarakan tuntutan mereka di depan gedung legislatif. Inisiatif ini mengumpulkan tenaga kerja pendidikan dari La Quiaca hingga Tierra del Fuego, membentuk gerakan berskala nasional.
Sonia Alesso, sekretaris jenderal Ctera, menyebut momen ini sebagai “awal tahun yang sangat, sangat kompleks” dan menyoroti bahwa sektor pendidikan telah melakukan aksi dan mobilisasi “sepanjang tahun lalu dengan aksi, tenda, dan langkah-langkah kekerasan di tingkat provinsi dan nasional” untuk menuntut peningkatan anggaran pendidikan.
Mogok nasional guru: alasan tuntutan Ctera dan Front Persatuan
Organisasi guru mengajukan daftar tuntutan yang mencakup panggilan segera untuk perundingan nasional, kenaikan gaji yang melebihi inflasi dan mengembalikan daya beli, serta pengembalian FONID — dana yang dianggap dihapus oleh Pemerintah Milei.
María Laura Torre, sekretaris jenderal deputi Suteba, menyatakan bahwa tuntutan utama adalah kekurangan dana untuk pendidikan. “Dari La Quiaca hingga Tierra del Fuego kami melaporkan bahwa tidak ada dana, dan kami menuntut agar FONID yang dihapus dikembalikan,” ujarnya merujuk pada skala nasional aksi protes.
Serikat Guru Swasta Argentina mengeluarkan pernyataan menolak baik RUU Modernisasi Tenaga Kerja maupun inisiatif reformasi pendidikan yang didorong pemerintah pusat, menyebutnya sebagai “kemunduran besar dalam hak-hak ketenagakerjaan, pendidikan, dan sosial.” Serikat menegaskan bahwa langkah-langkah ini secara langsung mempengaruhi masa kini dan masa depan dunia pendidikan dan pendidikan publik Argentina.
Tuntutan lain termasuk penolakan terhadap RUU Kebebasan Pendidikan dan inisiatif yang memprivatisasi pendidikan, peningkatan kondisi kerja melalui infrastruktur dan sumber daya pedagogis yang memadai, stabilitas kerja, dan perlindungan sistem pensiun guru.
Tahun ajaran 2026 dibatalkan: dampak mogok guru di provinsi
Langkah ini langsung mempengaruhi kalender sekolah. Di 15 provinsi, termasuk Buenos Aires, awal tahun ajaran 2026 ditunda satu hari. Provinsi Buenos Aires sangat terdampak: sekitar lima juta siswa mengalami penundaan mulai belajar karena aksi serikat guru Front Persatuan Guru.
Hugo Yasky, sekretaris umum CTA, menyatakan dukungannya terhadap aksi guru melalui media sosial, sambil mengkritik kebijakan Presiden. Asosiasi Pekerja Pendidikan membagikan gambar-gambar awal aksi di berbagai titik di seluruh negeri, menunjukkan luasnya jangkauan protes.
Meskipun Ctera secara khusus mengumumkan mogok pada hari Senin, 2 Maret, tanpa menyebutkan akan berlangsung lebih lama, ketidakpastian tentang dimulainya kembali kelas menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua. Diperkirakan sebagian besar negara akan kembali beraktivitas mulai Selasa, 3 Maret, satu hari setelah jadwal awal sekolah.
Rencana aksi guru terus berlanjut dengan karavan, tenda, dan mobilisasi tambahan di seluruh negeri, menunjukkan bahwa protes ini merupakan strategi perjuangan jangka panjang agar pemerintah memenuhi tuntutan pendidikan dari sektor ini.