Ketika wanita memasuki dunia blockchain, suasana industri juga secara diam-diam berubah


Banyak orang mengatakan bahwa industri kripto seperti sebuah “padang pasir digital”, penuh risiko dan juga peluang.
Namun justru di padang pasir ini, beberapa wanita sedang menjadi pemandu.
Misalnya Elizabeth Stark. Dia adalah salah satu pendiri Lightning Labs dan juga salah satu tokoh kunci dalam mendorong pengembangan jaringan Lightning Bitcoin.
Secara sederhana, tujuan jaringan Lightning adalah menyelesaikan satu masalah yang telah mengganggu Bitcoin selama bertahun-tahun—kecepatan transaksi.
Jika mengibaratkan blockchain utama Bitcoin sebagai jalan tol, maka jaringan Lightning lebih mirip dengan sistem jembatan layang di kota, memungkinkan dana mengalir lebih cepat.
Di mata banyak orang, Bitcoin hanyalah sebuah aset investasi. Tetapi menurut dia, Bitcoin lebih mirip infrastruktur keuangan global.
Cara berpikir ini sebenarnya sangat representatif.
Banyak wanita pekerja lebih fokus pada dampak jangka panjang dari teknologi, bukan hanya harga jangka pendek.
Tentu saja, pasar tidak pernah kekurangan candaan.
Ada yang bilang: “Dalam sehari di dunia kripto, setahun di dunia manusia.”
Namun justru di industri yang berubah dengan kecepatan tinggi ini, suara yang stabil dan rasional menjadi sangat berharga.
Wanita sedang membuat industri ini menjadi lebih beragam dan juga lebih rasional.
Dalam perayaan Hari Perempuan Internasional ini, mungkin kita bisa kembali menyadari sebuah fakta:
 Masa depan blockchain tidak hanya ditulis oleh kode, tetapi juga dibentuk oleh berbagai perspektif yang berbeda.#致敬币圈女性力量
BTC-0,31%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan