Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dalam pelajaran kali ini, kita akan membahas konsep inti dalam trading yaitu tren.
🧐Pikirkan apa itu tren?
Dalam trading, tren mengacu pada arah utama pergerakan harga dalam suatu periode waktu. Kamu bisa membayangkan tren seperti arah aliran sungai—air mengalir ke mana, harga pun akan bergerak ke sana.
🎈Mengapa tren sangat penting?
Mengikuti arus adalah prinsip utama dalam trading
Seperti pepatah mengatakan, “tren adalah temanmu”. Jika pasar sedang naik, melakukan posisi beli (long) lebih mudah mendapatkan keuntungan; jika pasar sedang turun, melakukan posisi jual (short) mungkin lebih menguntungkan. Melawan tren tidak hanya melelahkan, tetapi juga berisiko merugi.
Membantu kamu menentukan titik beli dan jual
Dalam tren naik, melakukan pembalikan saat koreksi adalah pilihan yang lebih bijaksana; sedangkan dalam tren turun, menjual saat rebound adalah strategi yang lebih baik.
Menghindari operasi yang tidak efektif
Saat tren sideways, volatilitas pasar relatif kecil, banyak pemula sering melakukan transaksi berulang-ulang, hasilnya mungkin hanya membayar “biaya transaksi”. Memahami tren dapat membantu kamu menghindari operasi yang tidak efektif ini.
📖Bagaimana menilai arah tren
Menilai tren memerlukan kombinasi analisis pergerakan harga dan alat teknikal, berikut beberapa cara umum:
Mengamati titik tertinggi dan terendah
Tren naik: titik tertinggi dan terendah terus meningkat
Tren turun: titik tertinggi dan terendah terus menurun
Tren sideways: titik tertinggi dan terendah berfluktuasi dalam kisaran yang sama
Menggunakan indikator teknikal
Moving Average (MA) untuk menilai
Garis tren
Gambar garis yang menghubungkan titik terendah atau tertinggi pada grafik candlestick, lalu amati apakah harga bergerak mengikuti garis tersebut
🏷️Bagaimana menilai pembalikan tren
Pembalikan tren berarti arah pergerakan harga pasar berubah, berikut beberapa metode umum untuk menilai:
1. Sinyal pembalikan pola candlestick:
- Kepala dan bahu (head and shoulders)
- Double top / double bottom (M/W shape)
- Candlestick pembalikan tunggal
2. Sinyal pembalikan indikator teknikal:
- Divergensi RSI
- MACD crossover (dead cross / golden cross)
- Breakout Bollinger Bands
3. Menembus level support/resistance utama
- Saat koreksi, jika support ditembus, tren naik berbalik menjadi turun
- Saat koreksi, jika resistance ditembus, tren turun berbalik menjadi naik