Alasan utama penurunan Bitcoin adalah menurunnya selera risiko global. Pada akhir Maret 2026, Bitcoin turun ke $65.953, mengalami kerugian sebesar 4,25% dalam 24 jam terakhir dan hampir 20% sejak awal tahun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Risiko konflik antara AS dan Iran serta perkembangan di Selat Hormuz mendorong harga minyak di atas $100, memicu kekhawatiran inflasi. Dalam lingkungan ini, bahkan aset safe haven tradisional seperti emas dan perak mengalami sembilan sesi berturut-turut penurunan, menciptakan tekanan jual di seluruh aset berisiko.



Faktor makroekonomi juga memperdalam penurunan. Karena sikap hawkish Federal Reserve, jumlah pemangkasan suku bunga yang diharapkan pada 2026 menurun, dan dalam beberapa skenario, bahkan muncul kemungkinan kenaikan suku bunga. Lingkungan suku bunga tinggi dan kebijakan pengencangan kuantitatif memperketat likuiditas, secara langsung berdampak negatif pada aset berisiko tinggi seperti Bitcoin. Selama periode yang sama, miliaran dolar ditarik dari ETF Bitcoin, institusi mengurangi posisi mereka, dan paus jangka panjang merealisasikan keuntungan serta mulai menjual. Likuidasi posisi long leverage melebihi $240 juta dalam satu hari, mempercepat momentum penurunan jangka pendek.

Ketidakpastian regulasi juga membebani pasar. Pengesahan legislasi reformasi kripto seperti Clarity Act melambat, dan ketentuan yang membatasi pengembalian stablecoin mengikis kepercayaan investor. Ini mengurangi permintaan institusional dan menurunkan likuiditas pasar secara keseluruhan. Selain itu, menurut analis siklus empat tahun, pasar bearish berlanjut setelah puncak di $126.000 pada Oktober 2025, dengan beberapa pakar memprediksi penurunan lebih jauh hingga 30% sepanjang 2026. Secara teknis, Bitcoin gagal menembus resistansi di $70.000, level support di $60.000 menjadi kritis, dan formasi bendera bearish memperkuat tekanan ke bawah.

Gabungan dari semua faktor ini menjelaskan kinerja Bitcoin yang lemah di tahun 2026. Investor menunggu klarifikasi kebijakan Fed dan kembalinya arus institusional positif tanpa pengurangan risiko geopolitik, tetapi diperlukan katalis kuat untuk pemulihan jangka pendek.
#BitcoinWeakens
#CryptoMarketPullback
BTC-3,8%
Lihat Asli
post-image
User_anyvip
Bitcoin sedang melemah. Mata uang kripto terkemuka, Bitcoin, turun ke sekitar $65.953 pada 27 Maret 2026, mengalami kerugian sebesar 4,25% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini menandai penurunan total sekitar 20% sejak awal tahun. Analis menyatakan bahwa penjualan oleh paus, likuiditas yang menurun, dan ketidakpastian makroekonomi semakin menekan Bitcoin. Harga Bitcoin gagal menembus level resistensi $70.000 dalam beberapa minggu terakhir, dan konsolidasi di bawah level ini memperkuat tren penurunan. Meskipun kapitalisasi pasar secara signifikan menyusut, para ahli mengatakan bahwa diperlukan katalis kuat untuk pemulihan jangka pendek, tetapi selera risiko saat ini tetap terbatas. Investor menekankan perlunya kehati-hatian dan menyoroti pentingnya level dukungan $60.000. Perkembangan ini, bersama dengan keluarnya Bitcoin dari puncak tahun 2025, mencerminkan melemahnya ekosistem kripto secara umum.
repost-content-media
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
discoveryvip
· 1jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
discoveryvip
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
discoveryvip
· 1jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
MuteVersevip
· 2jam yang lalu
Ayo Bergabung 🚀
Lihat AsliBalas0
MuteVersevip
· 2jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
Luna_Starvip
· 3jam yang lalu
Ayo Bergabung 🚀
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan