Belakangan ini situasi geopolitik semakin memanas, dan saham dengan konsep perang kembali menjadi fokus pasar. Saya sendiri belakangan ini juga sedang memperhatikan sektor ini, jadi saya merangkum apa yang saya amati.



Selain ketidakpastian yang dibawa oleh konflik internasional, Jepang di pihak sana menaikkan anggaran pertahanan secara besar-besaran, ditambah sejumlah besar investor ritel Jepang yang menggunakan akun NISA untuk membidik saham industri militer secara besar-besaran, sehingga secara langsung meningkatkan perhatian terhadap seluruh industri tersebut. Di saat saham teknologi belum menunjukkan perkembangan yang berarti, saham pertahanan, energi, dan pertambangan menjadi tiga mesin penggerak utama. Saya sendiri pada awal bulan ini memasang posisi pada ETF PPA milik AS, terutama karena rantai industri pertahanan terlalu rumit, jadi membeli satu keranjang sekaligus lebih praktis.

Kalau mau bicara soal saham individual, tingkat pengembaliannya memang menggoda, tetapi volatilitasnya juga besar—ini bergantung pada tingkat toleransi risiko masing-masing. Saham dengan konsep perang mencakup industri yang sangat luas; dari AI, pesawat nirawak, hingga dirgantara, sampai industri robot yang mungkin muncul di masa depan, semuanya punya peluang. Beberapa arah yang lebih saya perhatikan adalah seperti berikut:

Pertama, bagian mesin dirgantara. Divisi dirgantara milik GE hampir menguasai pasar mesin pesawat terbang, dan perawatan pesawat terbang sangat menguntungkan—ini menjadi sumber arus kas yang stabil. Lalu, sistem rudal dan pesawat tempur: Lockheed Martin terutama mengerjakan ini, dan F-35 adalah produk andalan mereka. Raytheon Perusahaan, yang dikenal sebagai perusahaan utama di bidang rudal, memiliki lini produk yang cukup beragam.

Ada satu hal lain yang patut diperhatikan, yaitu Kratos. Mereka fokus pada bidang pesawat nirawak berbiaya rendah, dan ini merupakan arah baru yang sedang berkembang—volatilitasnya cukup tinggi, sehingga termasuk pemain dengan risiko tinggi dan potensi imbal hasil tinggi.

Sejujurnya, ketidakstabilan geopolitik tahun ini sudah menjadi hal yang umum. Strategi saya adalah memegang emas dan perak sekaligus saham pertahanan untuk mengimbangi risiko. Kombinasi ini relatif mampu menahan guncangan saat situasi bergolak, jadi bisa dibilang sebagai konfigurasi yang cukup seimbang. Jika Anda tertarik, silakan lihat di Gate untuk melihat pasar dan produk terkaitnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan