Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja memikirkan lagi tentang Bill Lipschutz dan akhirnya saya paham mengapa pria ini begitu legendaris di dunia trading. Dia benar-benar mengerti cara menghadapi pasar.
Bagaimana semuanya dimulai? Lipschutz mendapat warisan sebesar 12.000 dolar dan mengubahnya menjadi 250.000 dolar selama empat tahun. Kedengarannya mengesankan, sampai akhirnya tahu bahwa setelah itu dia kehilangan semuanya—hilang dalam beberapa hari saja. Kenapa? Karena dia terlalu berlebihan mengungkit posisi (leverage). Jalan yang berat untuk belajar, tapi justru itulah yang membentuk dirinya.
Setelah Cornell, dia masuk ke Salomon Brothers, salah satu bank investasi besar pada masa itu. Tanpa pengalaman di valuta asing, dia tetap melangkah masuk, tetapi dengan kemampuan yang dia pelajari saat membangun modalnya. Dan apa yang terjadi? Pada tahun pertama saja sudah menghasilkan keuntungan. Dalam tujuh tahun berikutnya, Bill Lipschutz berdagang setiap hari dengan 20 hingga 50 juta dolar dan menghasilkan sekitar setengah miliar dolar keuntungan untuk bank. Tidak bisa dianggap remeh.
Dalam sebuah wawancara, Lipschutz menyebutkan lima hal yang baginya sangat menentukan:
Kepercayaan diri adalah landasannya. Setelah kerugian besar ini, dia bisa saja menyerah, tapi dia membangun dirinya lagi dan kembali dengan lebih kuat. Itulah mentalitas yang penting.
Konsentrasi adalah prinsip keduanya—selalu fokus pada satu trading, bukan mengerjakan semuanya sekaligus.
Kesabaran sering diremehkan. Empat tahun untuk mengubah 250.000 dolar dari 12.000 dolar, lalu jutaan di Salomon Brothers. Itu tidak terjadi dalam semalam.
Keberanian juga diperlukan—bukan hanya melihat apa yang tidak dilihat orang lain, tetapi juga bertindak sesuai ketika pasar berpikir berbeda.
Dan manajemen risiko mungkin yang paling penting: menghasilkan uang adalah satu hal, sedangkan mempertahankannya adalah hal yang benar-benar berbeda. Bill Lipschutz memahaminya setelah kehilangan semuanya.
Apa yang saya bawa dari ini: Tidak ada yang bisa memprediksi pasar dengan sempurna. Bukan soal selalu benar, tetapi soal tahu apa yang harus dilakukan dalam setiap situasi. Jika kamu yakin dengan sebuah trading dan pasar berbalik, kadang keputusan terbaik adalah tetap bertahan atau bahkan menambah posisi—beli saat kekuatan ekstrem, jual saat kelemahan ekstrem.
Dan satu tips praktis: Jangan masuk atau keluar semuanya sekaligus. Perbesar secara bertahap seperti para pemain besar—mulai kecil, lalu tingkatkan perlahan. Itu lebih berkelanjutan.
Lipschutz pergi dari Salomon Brothers setelah delapan tahun dan mendirikan perusahaannya sendiri. Ceritanya menunjukkan satu hal saja: keberhasilan dalam trading bukanlah kebetulan, melainkan disiplin, belajar dari kesalahan, dan mentalitas yang tepat.