Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Anda tahu, terkadang dalam sejarah kripto muncul cerita-cerita yang benar-benar menakutkan. Begitu juga dengan kasus Ruja Ignatova — ini bukan sekadar penipuan, melainkan sebuah era fantasi kripto yang telah menelan biaya miliaran bagi dunia.
Ruja Ignatova lahir di Bulgaria, tetapi dibesarkan di Jerman. Secara resmi, semuanya terlihat meyakinkan: gelar doktor di bidang hukum internasional, diklaim bekerja di McKinsey. Tetapi pada tahun 2014, dia memutuskan untuk menciptakan OneCoin dan mengklaimnya sebagai pesaing Bitcoin. Hanya saja, ini adalah palsu murni — tidak ada blockchain, tidak ada teknologi nyata.
Menariknya, bagaimana dia memasarkan ini. Pada tahun 2016, Ruja Ignatova bahkan menyatakan: «Dalam dua tahun, tidak akan ada yang membicarakan Bitcoin». Sangat berani, tentu saja. Dan orang-orang percaya. Investor dari lebih dari 100 negara mulai menginvestasikan uang. Akhirnya, skema ini mengumpulkan 4 miliar dolar, meskipun beberapa ahli menyebutkan kerugian hingga 12,9 miliar pound.
Oktober 2017 — dan Ruja Ignatova menghilang begitu saja. Penerbangan dari Sofia ke Athena, lalu jejaknya hilang. Kakaknya kemudian mengaku melakukan kejahatan, dan dia sendiri menjadi target pencarian internasional. Pada tahun 2022, FBI memasukkannya ke dalam daftar sepuluh buronan paling dicari dengan hadiah 5 juta dolar.
Yang menarik, meskipun telah terbongkar, OneCoin masih dipromosikan di beberapa negara Afrika dan Amerika Latin. Ini menunjukkan seberapa dalam skema ini tertanam dan berapa banyak orang yang masih percaya pada janji-janji tersebut. Kisah Ruja Ignatova menjadi dasar untuk podcast dan proyek dokumenter, termasuk podcast terkenal BBC «Kejatuhan Ratu Kripto yang Hilang».
Secara pribadi, saya melihat pelajaran penting dari kasus ini. Ruja Ignatova melambangkan bagaimana kecerdasan akademik bisa dipadukan dengan keberanian kriminal. Ceritanya bukan sekadar penipuan, tetapi tentang pentingnya memeriksa sumber dan tidak percaya pada janji-janji besar di dunia kripto. Proyek yang tidak terdaftar, janji pendapatan astronomis, dan tidak adanya teknologi nyata — semua ini adalah tanda bahaya yang harus kita waspadai.