Belakangan ini saya melihat banyak orang bertanya tentang likuiditas, jadi saya akan merangkum pemahaman saya dan membagikannya kepada semua.



Berbicara tentang likuiditas, banyak orang mungkin pernah mendengar tetapi belum benar-benar memahami apa itu. Secara sederhana dan kasar, likuiditas adalah semua order yang menunggu untuk dieksekusi di pasar pada tingkat harga tertentu. Setiap puncak dan lembah menyimpan likuiditas, dan uang pintar mengandalkan likuiditas semacam ini untuk mengisi kekosongan pasar dan mendapatkan keuntungan.

Likuiditas dapat dibagi menjadi beberapa kategori, saya akan bahas dua yang paling umum terlebih dahulu. Likuiditas pembeli adalah tempat di mana orang yang ingin menjual aset akan menempatkan stop loss mereka, biasanya di dekat titik tertinggi hari sebelumnya, titik tertinggi minggu lalu, atau di sekitar level tertinggi yang sama. Posisi-posisi ini disebut sebagai level resistance, menanggung tekanan jual yang cukup besar. Sebaliknya, likuiditas penjual adalah posisi di mana orang yang membeli aset menempatkan stop loss mereka, biasanya di bawah level support. Ketika harga menembus titik-titik kunci ini, stop loss akan tersentuh dan order jual otomatis akan dieksekusi.

Ada juga klasifikasi yang lebih penting yaitu likuiditas eksternal dan internal. Likuiditas eksternal adalah titik tertinggi dan terendah dari seluruh area konsolidasi, sedangkan likuiditas internal adalah berbagai level tekanan dan support di dalam area tersebut. Pada dasarnya, pasar terus bergerak di antara kedua hal ini.

Lalu, apa itu pool likuiditas? Singkatnya, adalah kumpulan besar order yang belum dieksekusi dalam suatu rentang harga tertentu. Order yang menaruh likuiditas menyediakan likuiditas, sedangkan order yang mengambil likuiditas adalah yang melakukan transaksi cepat.

Di sini muncul fenomena menarik yang disebut sebagai perburuan likuiditas (liquidity hunting). Uang pintar (terutama institusi besar) akan mengincar titik stop loss yang dipasang oleh trader ritel, yang sebenarnya adalah pusat konsentrasi likuiditas. Misalnya, jika suatu level dianggap sebagai support oleh banyak trader ritel dan mereka menempatkan stop loss di sana, uang pintar bisa memanipulasi harga melalui manipulasi harga atau informasi untuk memicu stop loss tersebut, menciptakan likuiditas besar secara tiba-tiba dan menyebabkan volatilitas ekstrem. Setelah itu, mereka akan menyerap order jual di level yang lebih rendah, mengulangi manipulasi ini beberapa kali sambil mengumumkan berita baik untuk mendorong harga naik, dan akhirnya mengambil keuntungan.

Singkatnya, banyak transaksi di pasar sebenarnya adalah transaksi berdasarkan psikologi trader. Jadi, sebelum benar-benar melakukan trading, tidak ada salahnya untuk melihat apakah saat ini pasar sedang dimenangkan oleh pihak bullish atau bearish, karena uang pintar biasanya akan menargetkan pihak yang paling menguntungkan. Tentu saja, proses ini tidak semudah yang dibayangkan, karena mungkin akan melalui serangkaian fluktuasi dan ketidakpastian.

Pasar bergejolak berdasarkan likuiditas, dan dana mengalir di antara berbagai kelompok orang berdasarkan volatilitas tersebut. Memahami hal ini akan sangat membantu dalam membaca pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan