Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya melihat banyak trader baru bingung antara order limit, stop-loss, dan stop-limit. Sebenarnya, memahami dengan baik bagaimana cara kerja order stop-limit bisa sangat mengubah cara Anda beroperasi.
Pada dasarnya, order stop-limit adalah kombinasi dari dua hal: Anda memiliki harga yang berfungsi sebagai pemicu (stop) dan kemudian harga limit di mana Anda benar-benar ingin order Anda dieksekusi. Ketika pasar mencapai harga stop, secara otomatis akan dibuat order limit. Yang menarik adalah ini terjadi meskipun Anda tidak sedang memantau layar.
Ada baiknya untuk menjelaskan ini sedikit lebih detail. Bayangkan Anda membeli BNB di $300 dan percaya bahwa harganya akan naik karena melihat sinyal tren naik. Tapi Anda tidak ingin membayar harga sembarangan jika harganya naik sangat cepat. Jadi, Anda menetapkan order stop-limit di mana harga stop adalah $310 (yang mengonfirmasi bahwa tren sedang aktif) dan harga limit di $315. Setelah BNB menyentuh $310, secara otomatis akan dibuat order untuk membeli di $315 atau lebih rendah. Jika pasar melonjak di atas $315, order Anda tidak akan dieksekusi, tetapi itu yang Anda inginkan: menetapkan batas.
Sebaliknya, ini juga berlaku sebaliknya. Misalnya, Anda membeli BNB di $285 dan sekarang harganya $300. Untuk melindungi dari penurunan, Anda bisa menggunakan order stop-limit jual dengan stop di $289 dan limit di $285. Jika harga turun ke $289, akan diaktifkan order jual yang akan dieksekusi di $285 atau lebih tinggi.
Keuntungan utamanya adalah Anda memiliki kontrol. Tidak semua order dieksekusi pada harga yang Anda inginkan, tetapi dengan order stop-limit Anda dapat menentukan secara tepat berapa keuntungan atau kerugian Anda. Selain itu, Anda tidak perlu terus-menerus memantau layar menunggu saat yang tepat. Anda cukup mengatur order stop-limit dan selesai.
Sekarang, risiko-risikonya. Order stop-limit tidak menjamin eksekusi. Jika pasar bergerak sangat cepat dan melompati harga limit Anda, order Anda mungkin tidak akan dieksekusi. Ini terutama terjadi pada aset yang sangat volatil. Juga sangat bergantung pada likuiditas. Jika tidak ada cukup pembeli atau penjual di harga Anda, order Anda bisa tetap terbuka tanpa batas waktu.
Agar lebih optimal, ada beberapa tips. Pertama, pelajari volatilitas aset tersebut. Jika sangat volatil, Anda membutuhkan spread yang lebih besar antara stop dan limit. Kedua, periksa likuiditasnya. Order stop-limit sangat berguna saat Anda beroperasi dengan aset volume rendah, karena menghindari slippage. Ketiga, gunakan analisis teknikal. Tempatkan harga stop di level support atau resistance. Misalnya, jika Anda melihat resistance di $310, Anda bisa menempatkan stop-limit buy tepat di atasnya untuk memanfaatkan kemungkinan breakout.
Kuncinya adalah menggabungkan beberapa order stop-limit secara strategis. Dengan begitu, Anda mengelola modal tanpa harus memantau terus-menerus. Order stop-limit yang ditempatkan dengan baik bisa menjadi perbedaan antara keluar dari posisi yang merugikan dengan cepat atau kehilangan lebih banyak lagi. Sangat disarankan untuk belajar menggunakannya dengan baik.