Tiga hari dari 3 miliar dolar AS menjadi nol, ini bukan cerita fiksi, melainkan sebuah drama besar yang benar-benar terjadi di dunia kripto. Baru-baru ini saya kembali teringat kisah itu—bagaimana Su Zhu dan Three Arrows Capital berubah dari favorit industri menjadi contoh buruk.



Mengenai Su Zhu, pada tahun 2021 dia benar-benar berada di puncak. Pengusaha asal Singapura, memulai karier sebagai trader biasa di Deutsche Bank, dan dengan gigih membangun Three Arrows Capital menjadi salah satu dana terkemuka di industri. Gaya operasinya sangat agresif, berani meminjam dan berinvestasi, semua orang memuji keberanian dan visi dia. Tapi kemudian saya sadar, di balik operasi yang tampak keren itu, sebenarnya tersembunyi sebuah permainan keuangan yang sangat berbahaya.

Rahasia keberhasilannya sebenarnya hanya empat kata: pinjaman gila-gilaan. BlockFi, Voyager, Genesis—selama lembaga bersedia memberi pinjaman, Su Zhu bisa meminjam dari mereka. Lalu apa? Menggunakan uang itu untuk meminjam lagi. Leverage bertumpuk, seluruh Three Arrows Capital seperti rumah kartu yang sangat rapuh, tampak gemerlap dan megah, tapi sebenarnya bisa runtuh kapan saja.

Lebih gila lagi, dia mengendalikan sejumlah besar dana industri, tapi di media sosial dia terus mempromosikan "super cycle", sambil menghamburkan ratusan juta dolar untuk membeli NFT langka. Saat itu saya berpikir, mungkin dia benar-benar salah paham soal manajemen risiko.

Titik balik datang dengan cepat. Mei 2022, LUNA runtuh, dan investasi 500 juta dolar dari Three Arrows Capital langsung menghilang. Banyak orang mengira ini hanya gelombang kecil, tapi siapa sangka ini adalah awal dari semuanya. Bitcoin jatuh drastis, pasar seluruhnya ambruk, strategi pinjaman leverage Su Zhu benar-benar gagal. Bayangkan, kamu punya aset senilai 2 miliar dolar dan meminjam 1 miliar dolar, lalu nilai asetmu setengahnya—itu berarti kamu bangkrut—utang menumpuk, dan satu-satunya akhir adalah kebangkrutan.

Para kreditur mulai menagih, tapi Su Zhu menghilang begitu saja. Sampai September 2023, dia ditangkap di Bandara Changi, Singapura, saat mencoba kabur pakai paspor palsu. Mantan tokoh terkenal di dunia kripto, akhirnya menjadi tahanan, menghadapi hukuman hingga 10 tahun. Rumah mewah senilai 50 juta dolar yang dia miliki disita, NFT yang dulu bernilai tinggi berubah jadi kertas kosong, dan reputasinya benar-benar hancur.

Setelah melihat kisah ini, banyak orang bilang Su Zhu sial banget. Tapi saya rasa tidak begitu. Kegagalannya bukan karena keberuntungan buruk, melainkan karena ketergantungan berlebihan pada leverage dan kurangnya manajemen risiko yang serius. Kerajaan kekayaannya seperti menara yang dibangun dari kartu remi—kelihatan kokoh, tapi sebenarnya bisa runtuh dengan satu sentuhan.

Kisah ini memberi kita pelajaran yang sangat dalam: di pasar kripto, kekayaan sejati bukanlah seberapa banyak yang kamu hasilkan, tapi seberapa banyak yang bisa kamu pertahankan. Leverage seperti gravitasi—bisa membawamu terbang tinggi, tapi juga bisa membuatmu jatuh dengan sangat keras. Keberhasilan yang tampaknya terlalu mudah sering menyembunyikan bahaya terbesar. Kisah Su Zhu sudah berakhir, tapi kegagalannya harus menjadi peringatan bagi semua orang.
LUNA0,26%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan