Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tanggal: 07 April 2026
Dampak Jangka Pendek
1)
· Peristiwa: Amerika Serikat menetapkan “batas waktu terakhir”, menuntut Iran segera membuka kembali Selat Hormuz, jika tidak akan melakukan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur (listrik, jembatan). 
· Dampak: Masuk ke “periode jendela perang”→ harga minyak bisa melonjak kapan saja, pasar saham global menghadapi risiko sistemik mendadak.
· Fokus perhatian: Apakah akan terjadi serangan udara pertama setelah batas waktu (titik balik penting).
2)
· Peristiwa: Iran menyatakan jika diserang akan melakukan “balasan luas dan menghancurkan”, secara tegas menolak kompromi. 
· Dampak: Kemungkinan konflik meningkat tajam→ emas, dolar menguat, aset risiko tertekan.
· Fokus perhatian: Apakah akan terjadi serangan lintas wilayah (Israel/negara Teluk).
3)
· Peristiwa: Serangan udara berkelanjutan oleh AS dan Israel terhadap berbagai lokasi di Iran, balasan rudal Iran sudah menyasar kota-kota Israel. 
· Dampak: Konflik menjadi lebih luas→ pasar memasuki “mode penetapan harga perang”, harga minyak dan aset industri militer menguat.
· Fokus perhatian: Apakah akan meluas ke fasilitas energi (akan menentukan batas atas harga minyak).
4)
· Peristiwa: Lalu lintas di Selat Hormuz tetap sangat rendah, hanya sekitar 15 kapal yang diizinkan lewat (jauh di bawah biasanya 100+). 
· Dampak: Pasokan belum pulih→ harga minyak tetap tinggi dan berfluktuasi, premi pengiriman dan asuransi terus meningkat.
· Fokus perhatian: Apakah volume lalu lintas harian akan terus meningkat.
5)
· Peristiwa: Maskapai penerbangan Asia mulai mengurangi penerbangan, menambah cadangan bahan bakar dan melakukan pengisian bahan bakar di tengah perjalanan. 
· Dampak: Guncangan energi menyebar ke sektor riil→ industri penerbangan dan pariwisata tertekan, ekspektasi inflasi semakin menguat.
· Fokus perhatian: Skala pengurangan penerbangan dan tren harga bahan bakar.
6)
· Peristiwa: Harga minyak berfluktuasi tinggi (Brent sekitar 109 dolar), pasar terus berperang antara harapan gencatan senjata dan peningkatan konflik. 
· Dampak: Pasar memasuki “tren berbasis berita”→ volatilitas melonjak, sulit melakukan trading tren.
· Fokus perhatian: Apakah akan muncul kesepakatan gencatan senjata nyata atau sinyal peningkatan konflik yang jelas.
⸻
Dampak Jangka Panjang
7)
· Peristiwa: IMF secara tegas menyatakan: perang telah menyebabkan penurunan pasokan minyak global sekitar 13%, dan akan menurunkan proyeksi pertumbuhan global. 
· Dampak: Dunia memasuki “inflasi tinggi + pertumbuhan rendah”→ tekanan pada pasar saham dan obligasi, aset sumber daya jangka panjang akan diuntungkan.
· Fokus perhatian: Besaran revisi proyeksi ekonomi resmi IMF.
8)
· Peristiwa: Blokade Hormuz menyebabkan perpecahan ekonomi negara-negara Timur Tengah (beberapa negara pendapatan meningkat pesat, beberapa turun lebih dari 70%). 
· Dampak: Rekonstruksi peta regional→ penetapan ulang harga aset Timur Tengah dan risiko kedaulatan.
· Fokus perhatian: Apakah akan memicu ketidakstabilan keuangan regional atau risiko utang.
9)
· Peristiwa: Analisis menunjukkan bahwa meskipun gencatan senjata, pemulihan pengangkutan minyak dan pasokan energi akan membutuhkan waktu berbulan-bulan. 
· Dampak: Pemulihan pasokan tertunda→ harga minyak jangka panjang akan tetap tinggi, bukan hanya dampak jangka pendek.
· Fokus perhatian: Waktu pemulihan kapal minyak dan perubahan stok.
10)
· Peristiwa: PBB memperingatkan bahwa krisis Hormuz dapat menyebabkan jutaan orang di seluruh dunia jatuh miskin dan menghadapi risiko kelaparan. 
· Dampak: Guncangan energi menyebar menjadi “risiko makro global”→ volatilitas pasar komoditas dan pasar berkembang meningkat.
· Fokus perhatian: Harga pangan dan arus keluar modal dari negara berkembang.