Belakangan ini saya terus memikirkan pertanyaan ini: metode trading mana yang sesuai dengan syariat Islam? трейдинг халяль atau харам, ini benar-benar penting bagi banyak trader yang beriman kepada Islam. Saya ingin berbagi pemahaman saya.



Banyak orang bertanya apakah trading futures diperbolehkan, jawaban saya adalah: ini bermasalah. Masalah utamanya terletak pada kepemilikan aset. Dalam syariat Islam, Anda tidak boleh menjual sesuatu yang belum benar-benar Anda kuasai. Nabi Muhammad pernah berkata: Jangan menjual apa yang tidak Anda miliki. Ini bukan pendapat saya, melainkan ketentuan yang jelas dalam Al-Qur'an dan Hadis.

Mengapa trading futures tidak sesuai dengan prinsip ini? Karena futures hanyalah kontrak antara dua trader, transfer aset yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Anda hanya menandatangani sebuah janji, bukan benar-benar memiliki dan mengendalikan aset tersebut. Itulah sebabnya banyak ulama keuangan Islam menganggap trading futures tidak diperbolehkan. Leverage sendiri dalam beberapa kasus mungkin diperbolehkan karena mirip dengan pinjaman, tetapi masalahnya adalah struktur keseluruhan dari trading futures memiliki masalah.

Sekarang mari bahas trading spot. Ini jauh lebih sederhana. Trading spot sepenuhnya halal karena Anda langsung memperoleh kepemilikan dan kendali atas aset. Anda membeli apa yang Anda terima, aset masuk ke akun Anda. Ini memenuhi semua syarat syariat Islam. Tapi ada satu syarat: mata uang yang Anda tradingkan harus termasuk yang diizinkan.

Lalu, mata uang apa yang dilarang? Menurut pandangan pribadi saya: jika sebuah proyek melibatkan judi, bunga, atau bisnis terkait alkohol, sebaiknya dihindari. Jika proyek tersebut dirancang khusus untuk futures atau kontrak perpetual, sebaiknya jangan diikuti. Singkatnya, proyek yang mengandung aktivitas yang dilarang oleh syariat Islam tidak memenuhi syarat. Proyek harus memiliki kegunaan nyata yang sah. Selain itu, meme coin yang murni juga saya rasa perlu berhati-hati.

Jadi, rangkumannya: трейдинг халяль adalah trading spot dengan mata uang yang halal. Trading futures dan derivatif seperti kontrak perpetual dari sudut pandang keuangan Islam adalah kontroversial. Tentu saja, ini hanyalah pemahaman dan pandangan pribadi saya, bukan nasihat keuangan maupun fatwa. Setiap orang harus membuat keputusan berdasarkan keyakinan dan prinsip mereka sendiri. Disarankan agar sebelum berinvestasi, lakukan riset dan pahami prinsip di balik apa yang Anda tradingkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan