Banyak yang bertanya kepada saya: apa sebenarnya dominasi BTC itu? Dan mengapa kita harus benar-benar memperhatikannya jika ingin memahami ke mana arah pasar crypto? Baiklah, saya akan jelaskan secara sederhana.



Dominasi BTC (atau DOM) secara fundamental adalah bobot yang Bitcoin wakili dalam kapitalisasi pasar crypto secara total. Singkatnya, ini mengukur bagian dari kue yang diambil Bitcoin dibandingkan semua altcoin lainnya secara bersamaan. Cara menghitungnya sederhana: kapitalisasi Bitcoin dibagi kapitalisasi total dari seluruh pasar crypto. Misalnya, jika Bitcoin bernilai 9 miliar dan semua altcoin lainnya bersama-sama bernilai 1 miliar, dominasi BTC = 9 / (9+1) = 90%.

Beberapa tahun yang lalu, dominasi BTC berkisar sekitar 60-70%. Sekarang di tahun 2026, kita berada di sekitar 56%, yang menunjukkan bahwa pasar telah menjadi lebih beragam. Tapi Bitcoin tetap menjadi mata uang asli dari crypto, yang melalui dia semua transaksi berlangsung. Jika kamu ingin masuk ke pasar crypto, kamu harus melalui Bitcoin atau USDT. Dan saat altcoin runtuh, semua orang buru-buru menjual altcoin mereka untuk berlindung di Bitcoin.

Yang menarik adalah memahami empat skenario yang biasanya kita lihat. Pertama, saat Bitcoin naik dan menggerakkan seluruh pasar bersamanya, ini adalah skenario ideal di mana kepercayaan meledak dan modal besar masuk ke mana-mana. Kedua, ada situasi di mana Bitcoin naik tetapi altcoin turun, yang terjadi saat aliran dana terkonsentrasi hanya pada BTC. Skema ketiga adalah saat Bitcoin turun dan menarik seluruh pasar ke bawah, karena saat raja jatuh sakit, seluruh istana ikut menderita. Dan terakhir, ada saat di mana Bitcoin stabil secara lateral sementara altcoin mulai bernafas dan naik lagi, yang bisa berlangsung selama 1 sampai 2 tahun.

Ketika dominasi BTC meningkat, ini adalah sinyal penting. Jika naik bersamaan dengan kenaikan harga Bitcoin yang signifikan, itu berarti trader menjual altcoin mereka untuk mengumpulkan Bitcoin, bertaruh pada fase pertumbuhan baru. Tapi jika dominasi naik sementara Bitcoin turun, ini lebih kritis, altcoin jatuh lebih dalam dan banyak investor berlindung di USDT untuk menghindari kerugian.

Secara historis, ini sangat menarik untuk diamati. Pada 2016, saat Bitcoin di bawah 100$, ia mewakili lebih dari 90% pasar karena hampir tidak ada yang lain. Kemudian 2017 mengubah segalanya dengan ledakan ICO. Dominasi BTC turun ke hanya 35% karena semua orang berlomba ke Ethereum untuk ikut serta dalam penggalangan dana. Ethereum sendiri mencapai 30% dominasi. Tapi akhir 2017, saat Bitcoin melonjak ke 20.000$, dominasi BTC kembali ke 65%. Kemudian, pertengahan 2018, turun ke 33% sebelum naik lagi ke 45% sekitar Juli. Dan selama crash tahun 2020, saat Bitcoin runtuh lalu pulih dari 3.800$ ke 41.000$, dominasi BTC mencapai 74%.

Itulah mengapa saya selalu bilang bahwa jika kamu benar-benar ingin mengikuti pasar, kamu harus memperhatikan indeks dominasi BTC. Ini bukan satu-satunya indikator yang harus dilihat, tentu saja, kamu juga harus mengikuti TOTAL, TOTAL2, indeks DEFI dan USDT.D untuk mendapatkan gambaran nyata tentang aliran uang. Itulah sebabnya para pemula sering salah langkah, mereka hanya melihat harga dan tidak memahami mekanisme di baliknya.
BTC4,32%
ETH6,5%
DEFI-13,87%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan