Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
IPO
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Panduan Praktis untuk Berinteraksi dengan Kecerdasan Emosional Tinggi
1. Dasar-dasar Komunikasi: Hindari Bahasa yang Menyerang
Prinsip inti: Ganti pertanyaan retoris dengan pernyataan, hindari membuat musuh tanpa sadar.
Kalimat jebakan: “Kenapa kamu hanya menyelesaikan setengahnya?”(menuduh)/ “Bukankah kamu lagi-lagi lupa?”(meragukan)/ “Se-semudah ini saja tidak bisa?”(merendahkan)
Contoh pengganti:
1. Pengingat: “Progres pekerjaan ini perlu dipercepat, targetnya adalah menyelesaikan semuanya.”
2. Perhatian: “Apakah kamu lupa? Saya ingatkan tentang titik kunci.”
3. Dorongan: “Tidak apa-apa, mari kita susun ulang pemikiran, semoga kali ini bisa dikuasai.”
2. Inti Interaksi: Memenuhi Kebutuhan Psikologis dengan Tepat
Logika utama: Esensi berinteraksi adalah pertukaran nilai, berikan nilai emosional yang paling diinginkan orang lain.
1. Dia suka pamer: Bisa dipuji secara moderat, berikan penilaian tinggi, jadi pendengar yang setia.
2. Dia ragu dan bingung: Berikan semangat, dukung, bantu hilangkan keraguan.
3. Dia kacau dan tidak teratur: Rangkum dan simpulkan, susun logika, bantu sederhanakan proses.
4. Dia mudah marah dan impulsif: Sampaikan secara singkat dan langsung, hilangkan omong kosong, langsung ke inti hasil.
3. Kebijaksanaan dalam Berurusan: Menangani Permintaan Bantuan dengan Sopan
Situasi utama: Menghadapi permintaan dari keluarga dan teman, lakukan “beri muka cukup + sisakan jalan keluar”.
Tiga langkah serba bisa:
1. Sambut dengan antusias: “Tenang saja, saya akan pantau ini, pasti berusaha sebaik mungkin.”
2. Kendalikan risiko secara rasional: “Agar lebih aman, kita cek beberapa opsi, jalankan secara terpisah.”
3. Lepaskan tanggung jawab di muka: “Saya pasti bantu sebisa mungkin, cuma karena ini cukup rumit, mohon pengertiannya jika ada kekurangan.”
4. Teknik Umpan Balik: Prinsip Satu Tambah Satu
Logika utama: Terima dulu baru keluarkan, kurangi pertahanan lawan, buat mereka nyaman menerima saran atau pujian.
1. Rumus pujian: Karakter/penampilan + kemampuan/aksi
Kalimat: “Kamu punya pandangan yang tajam, kerja juga sangat andal, makanya orang percaya padamu.”
2. Rumus memberi saran: Pengakuan tinggi + tambahan lembut
Kalimat: “Saya sangat setuju dengan pemikiranmu sebelumnya, tentang poin terakhir saya punya sedikit tambahan sebagai referensi.”
5. Menghindari Perangkap Sosial: Menanggapi dan Menghindari Penistaan
Menanggapi secara tepat: Ikuti “menangkap emosi, menangkap detail, menangkap pengembangan”. (Misalnya, jika lawan bilang “Belakangan ini capek”, balas “Apakah akhir-akhir ini banyak urusan, capek ya” bukan “Memang capek”.)
Menolak untuk memuji berlebihan: Saat menghadapi tatapan tidak ramah, tatap dengan tegas dan balas; saat dipuji, terima dengan tenang, jangan ragu atau menghindar.