Saya melihat tren menarik di komunitas kripto musim semi ini. Semakin banyak orang mendekati investasi dengan lebih serius, berpikir bukan tentang keuntungan cepat, tetapi tentang menjaga dan meningkatkan modal. Tapi sayangnya — pasar menjadi lebih kompleks, dan tidak ada resep universal. Terutama bagi pemula yang bingung memilih cryptocurrency mana yang harus dibeli dan dari mana harus memulai.



Saya mengumpulkan pendapat dari beberapa orang berpengalaman di industri kripto, dan mereka sepakat. Aturan utama terdengar sederhana: lupakan pencarian “koin ajaib”. Sebaliknya, yang dibutuhkan adalah strategi. Kebanyakan pemula kehilangan uang karena mencoba menebak “moon” berikutnya, alih-alih bertindak tenang dan metodis.

Ini yang mereka rekomendasikan sebagai dasar: investasikan hanya apa yang siap Anda kehilangan, lakukan pembelian secara rutin dalam jumlah kecil (ini disebut DCA), jangan percaya janji keuntungan pasti, dan pastikan menggunakan dompet perangkat keras. Disiplin di sini lebih penting daripada emosi apa pun.

Sekarang ke hal spesifik — cryptocurrency apa yang harus dibeli oleh investor pemula. Konsensusnya jelas: inti portofolio harus terdiri dari Bitcoin dan Ethereum. Rasio tergantung pada tingkat risiko yang Anda inginkan. Lebih banyak Bitcoin — lebih konservatif, lebih banyak Ethereum — potensi lebih tinggi, tetapi volatilitas juga lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa tahun lalu 91% altcoin turun 50-70%. Bahkan profesional pun sulit mengalahkan pasar, apalagi pemula.

Struktur yang disarankan: 70-80% portofolio dalam Bitcoin dan Ethereum sebagai aset dasar. Sisanya bisa didistribusikan ke proyek besar dari top-20 berdasarkan kapitalisasi — setidaknya ada manfaat nyata dan peran yang jelas dalam ekosistem. Misalnya, Solana, Polkadot, BNB. Meme coin dan proyek meragukan sebaiknya dihindari sama sekali.

Jika Anda sangat berhati-hati, ada opsi sederhana: Bitcoin plus USDT. USDT berfungsi sebagai bagian stabil dari portofolio, membantu melewati volatilitas dengan lebih mudah dan membuat keputusan tanpa panik.

Satu ide menarik — menggunakan solusi indeks yang mengikuti top-20. Dengan begitu, Anda membeli portofolio yang terdiversifikasi tanpa harus menebak proyek tertentu.

Untuk yang sedikit lebih berpengalaman, ada arah Perpetual DEX — platform desentralisasi untuk perdagangan derivatif, di mana transaksi dilakukan di blockchain dan Anda tetap mengendalikan aset. Tapi ini lebih rumit, cocok untuk pemula sebagai bagian kecil saja, asalkan Anda memahami risikonya.

Jadi, cryptocurrency apa yang harus dibeli pada tahun 2026? Langkah paling logis adalah portofolio dari Bitcoin dan Ethereum. USDT menambah fleksibilitas. Altcoin diperbolehkan, tetapi dari proyek besar dan yang sudah dikenal. Dan yang terpenting: lupakan mencari koin sempurna. Disiplin, pembelian bertahap, dan harapan realistis bekerja jauh lebih baik daripada mengandalkan satu aset saja. Ini tidak sulit, hanya butuh kesabaran.
ETH5,73%
SOL4,26%
DOT4,66%
BNB0,06%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan