Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
✨IMF Peringatkan Krisis Ekonomi Global:
“Kita Sudah Mendekati Ambang Resesi”
Dana Moneter Internasional (IMF), dalam penilaian terbarunya terhadap ekonomi global, menyatakan bahwa ekonomi dunia berada dalam “keseimbangan rapuh dalam krisis resesi,” dan merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan tahun 2026. Meskipun lembaga ini memperkirakan pertumbuhan global akan mencapai 3,1% pada 2026, mereka mencatat bahwa risiko geopolitik, terutama guncangan energi yang berasal dari Timur Tengah, meningkatkan risiko penurunan.
Proyeksi Pertumbuhan Lebih Rendah
Menurut skenario baru IMF, ekonomi global bisa mengikuti tiga jalur berbeda:
Skenario dasar: Konflik berakhir dengan cepat dan harga minyak stabil di rata-rata $82. → Pertumbuhan global: 3,1%
Skenario negatif: Konflik memburuk dan harga minyak tetap sekitar $100. → Pertumbuhan global: 2,5%
Skenario terburuk: Konflik memburuk, terjadi guncangan harga energi, dan pasar keuangan memburuk. → Pertumbuhan global: 2,0%
IMF mencatat bahwa tingkat 2,0% ini hanya pernah tercapai empat kali sejak 1980, terakhir selama krisis keuangan global 2009 dan pandemi COVID-19 2020.
“Pemulihan yang diharapkan hilang karena perang”
Menurut penilaian lembaga ini, revisi ke atas terhadap prospek pertumbuhan global sedang dipertimbangkan pada awal tahun. Peningkatan menjadi 3,4% pada 2026 direncanakan karena investasi dalam kecerdasan buatan, pemotongan suku bunga, dan pelonggaran tarif perdagangan.
Namun, ketegangan di Timur Tengah dan risiko konflik yang berpusat di Iran sepenuhnya membalik gambaran optimis ini.
Harga Energi sebagai Titik Risiko
IMF menarik perhatian terhadap tekanan pada ekonomi, terutama dari pasar energi global. Lembaga ini menekankan bahwa bahkan harga minyak yang tetap sekitar $100 menciptakan beban ekonomi yang signifikan bagi negara berkembang, dan menyatakan bahwa guncangan energi dapat memicu kembali tekanan inflasi.
Ekonom mengatakan bahwa harga energi yang tinggi:
Bisa mendorong inflasi global naik
Bisa memaksa bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama
Bisa menambah tekanan pada pertumbuhan
Tekanan Baru pada Bank Sentral
Menurut kepala ekonom IMF, bank sentral, di mana konflik berlanjut, mungkin dipaksa untuk mengadopsi kebijakan moneter yang lebih agresif dibandingkan periode pasca-pandemi.
Ini bisa meningkatkan biaya pinjaman dan risiko keluar modal, terutama untuk ekonomi berkembang.
Risiko Pertumbuhan 50 Miliar untuk Negara Berkembang
Laporan ini juga menekankan bahwa negara berpendapatan rendah menghadapi kerentanan signifikan akibat kenaikan biaya energi dan tekanan sumber daya.
Penilaian yang dilakukan bersama Bank Dunia memperkirakan bahwa biaya dukungan darurat untuk target ini bisa berkisar dari $20 hingga $50 miliar.
Ekonomi global berada di titik kritis.
Menurut IMF, situasi saat ini telah menggeser ekonomi dari skenario “penurunan lembut” global ke jalur yang lebih rapuh. Harga energi yang tetap tinggi menciptakan ketidakpastian yang mengancam tidak hanya pertumbuhan tetapi juga stabilitas keuangan.
Kesimpulan
Peringatan terbaru IMF mengungkapkan bahwa ekonomi global menghadapi tidak hanya perlambatan pertumbuhan tetapi juga risiko sistemik yang dipicu oleh guncangan geopolitik.
Prospek harga energi telah menjadi komponen kunci tidak hanya dari dinamika pasar tetapi juga dari siklus ekonomi global. Pertanyaan penting bagi ekonomi dunia adalah: Berapa lama minyak akan tetap di atas $100?
$XTIUSD $XBRUSD #USBlocksStraitofHormuz
#CryptoMarketRecovery
#AreYouBullishOrBearishToday?