Iran, kembali menutup Selat Hormuz… Bitcoin jatuh di bawah 76.000 dolar

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat, pasar cryptocurrency dalam satu hari mengembalikan kenaikan rebound. Setelah Iran mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz, Bitcoin (BTC) ditekan di bawah 76.000 dolar AS, Ethereum (ETH) dan koin alt utama juga turun secara keseluruhan.

Pada tanggal 18 (waktu setempat), menurut CoinDesk, militer Iran mengumumkan bahwa mereka menutup kembali Selat Hormuz sejak akhir pekan. Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyebutkan bahwa Iran telah membuka kembali Selat, dan pasar keuangan global menunjukkan sinyal meredakan ketegangan, tetapi saat Iran membantah dan menegaskan kembali posisi penutupan, suasana pasar langsung berbalik.

Hari itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf membantah pernyataan Presiden Trump: “(Dia) mengeluarkan tujuh pernyataan dalam satu jam, tetapi semuanya tidak benar.” Sebagai jalur utama pengangkutan minyak mentah, penutupan nyata atau tidaknya Selat Hormuz tidak hanya mempengaruhi harga minyak, tetapi juga dipandang sebagai faktor yang secara signifikan meningkatkan volatilitas keseluruhan aset berisiko.

Menurut data CoinDesk, total kapitalisasi pasar cryptocurrency global turun lebih dari 2%, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masing-masing turun sekitar 2% dan 3%. Bitcoin (BTC) yang sebelumnya naik ke sekitar 77.500 dolar AS dalam sepuluh minggu tertinggi, kembali turun di bawah 76.000 dolar AS, sementara Ethereum (ETH) diperdagangkan di sekitar 2.350 dolar.

Ripple (XRP) dan Solana (SOL) juga turun sekitar 3% dibandingkan 24 jam sebelumnya. Akhir pekan biasanya memiliki volume perdagangan yang tenang dan volatilitas terbatas, tetapi perubahan situasi di Timur Tengah langsung tercermin di pasar. Beberapa pengamat menunjukkan bahwa jika kebuntuan negosiasi antara Gedung Putih dan Teheran berlanjut, volatilitas pasar cryptocurrency jangka pendek mungkin akan semakin meningkat.

Ekspektasi pemulihan pasar yang berkelanjutan akhir-akhir ini kembali goyah. Meskipun ada pandangan bahwa Bitcoin (BTC) mungkin telah membentuk puncak jangka pendek, karena situasi Selat Hormuz secara langsung mempengaruhi harga minyak dan sentimen aset berisiko, kemungkinan volatilitas yang berkelanjutan dalam jangka pendek lebih besar daripada tren arah.

Ringkasan artikel oleh TokenPost.ai

🔎 Interpretasi pasar Penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran menyoroti kembali risiko geopolitik, menyebabkan penurunan risiko aset seperti Bitcoin. Masalah jalur maritim utama yang langsung terkait dengan harga minyak menjadi variabel yang segera menambah ketidakpastian ke pasar keuangan global secara keseluruhan.

💡 Poin strategi Dalam jangka pendek, menghadapi volatilitas lebih penting daripada menentukan arah tren. Sebelum memastikan apakah resistance sekitar 77.000 dolar AS ditembus kembali, pendekatan konservatif tetap efektif, dan dalam zona pergerakan cepat berdasarkan berita, perlu strategi bertahap.

📘 Penjelasan istilah Selat Hormuz: jalur utama pengangkutan minyak mentah global, jika diblokir dapat menyebabkan guncangan besar terhadap harga energi dan pasar aset global, merupakan lokasi strategis geopolitik Aset berisiko: kategori aset yang sensitif terhadap ketidakpastian ekonomi, termasuk saham dan cryptocurrency Pergerakan volatil: kondisi pasar di mana arah harga tidak jelas, sering mengalami kenaikan dan penurunan tajam

💡 Pertanyaan umum (FAQ)

Q. Mengapa masalah Selat Hormuz mempengaruhi harga cryptocurrency? Selat Hormuz adalah jalur utama pengangkutan minyak mentah global. Jika diblokir, akan menyebabkan kenaikan harga minyak dan memperburuk ketidakpastian ekonomi global, sehingga investor cenderung mengurangi aset berisiko. Dalam proses ini, harga Bitcoin dan altcoin juga akan mengalami tekanan penurunan. Q. Apakah penurunan kali ini merupakan sinyal pembalikan tren? Saat ini masih sulit memastikan bahwa ini adalah pembalikan tren yang jelas. Lebih cenderung sebagai koreksi setelah puncak jangka pendek yang dipicu oleh berita geopolitik, dan di masa depan masih berpotensi rebound lagi tergantung situasi Selat dan perkembangan negosiasi. Saat ini lebih ditekankan pada zona volatilitas daripada tren arah. Q. Apa yang paling perlu diperhatikan investor saat ini? Karena fluktuasi harga yang tajam berbasis berita dapat terjadi secara sering, menghindari overbuying atau panic selling sangat penting. Harus memperhatikan risiko geopolitik, tren harga minyak, level harga kunci Bitcoin, dan menerapkan strategi bertahap, sehingga lebih aman.

BTC-1,16%
ETH-2,39%
XRP-1,53%
SOL-1,46%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan