#Gate13周年现场直击 Ya, pertumbuhan USDT dan USDC dapat merugikan bank tradisional, meskipun dampaknya saat ini masih terbatas dan tergantung pada skala. Berikut adalah rincian mekanisme utama dan risiko:


1. Disintermediasi Deposito
Kekhawatiran utama adalah bahwa stablecoin menarik dana dari bank. Ketika konsumen dan bisnis menyimpan dana dalam USDT/USDC alih-alih rekening giro atau tabungan bank, bank kehilangan basis pendanaan yang tradisional dan stabil dengan biaya rendah. Menurut penelitian Federal Reserve, bahkan pergeseran $200 miliar dari deposito bank ke stablecoin dapat mengurangi kapasitas pinjaman bank sebesar $65-141 miliar. Pada skala yang lebih besar ($1 triliun), pengurangan pinjaman bisa mencapai $600 miliar hingga $1,26 triliun.
2. Risiko Komposisi Pendanaan
Bank tidak hanya kehilangan deposito; mereka juga menghadapi pergeseran ke pendanaan grosir yang lebih volatil dan tidak diasuransikan. Di bawah regulasi perbankan seperti Rasio Cakupan Likuiditas (LCR), deposito dari penerbit stablecoin diklasifikasikan sebagai pendanaan grosir dan biasanya tidak diasuransikan, yang mengharuskan bank memegang lebih banyak aset likuid berkualitas tinggi dan mengurangi dana yang tersedia untuk pinjaman jangka panjang.
3. Pengikisan Pendapatan Pembayaran
Stablecoin bersaing langsung dengan bank dalam pembayaran lintas batas dan remitansi, menawarkan penyelesaian yang lebih cepat dan murah. Ini mengancam salah satu sumber pendapatan utama bank tradisional, terutama di jalur internasional.
4. Konsentrasi Cadangan dan Tekanan Pasar
Penerbit stablecoin saat ini memegang sekitar $178 miliar dalam cadangan, sebagian besar dalam Surat Utang AS dan deposito bank. Bank for International Settlements (BIS) telah memperingatkan bahwa penarikan massal dari stablecoin dapat memaksa penjualan cepat cadangan ini, menyebarkan tekanan pasar dan mengancam stabilitas keuangan.
5. Dampak Tidak Merata di Berbagai Jenis Bank
Bank berukuran menengah dan regional tampaknya paling rentan. Bank komunitas bisa menghadapi kehilangan deposito berkisar dari 0,3% dalam skenario dasar hingga 6,8% dalam kasus ekstrem. Pinjaman usaha kecil dan menengah (SME) serta kredit properti bisa sangat terpengaruh karena kondisi kredit yang lebih ketat.
Faktor Penyeimbang
- Skala tetap kecil: Total kapitalisasi pasar stablecoin sekitar $250-317 miliar hanya mewakili 1-2% dari pasokan uang M2 AS.
- Regulasi terbaru seperti U.S. GENIUS Act (Juli 2025) melarang stablecoin berbunga hasil, mengurangi daya saing mereka dibandingkan deposito bank.
- Bank sedang beradaptasi melalui kemitraan (Coinbase dengan Citi, BNY Mellon dengan Circle) dan mengembangkan produk deposito tokenisasi mereka sendiri.
Kesimpulan
Meskipun pertumbuhan USDT dan USDC menimbulkan risiko nyata terhadap perbankan tradisional melalui pergeseran deposito dan gangguan pembayaran, dampaknya tetap terbatas pada skala saat ini. Namun, proyeksi yang menunjukkan pasar stablecoin bisa mencapai $400 miliar hingga $2 triliun pada 2028 menunjukkan tekanan ini bisa meningkat secara signifikan. Risiko ini berskala dan bukan eksistensial saat ini.
#Gate13周年
#CreatorCarvinal
USDC0,02%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
HighAmbition
· 12jam yang lalu
informasi yang baik
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan