Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya memperhatikan perkembangan menarik mengenai Stephen Miran dan peran kompleksnya antara dua posisi penting. Gubernur Federal Reserve ini baru saja secara resmi meninggalkan Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, sebuah keputusan yang mengungkap ketegangan antara bank sentral dan eksekutif Amerika.
Berikut yang terjadi. Miran berjanji kepada Senat saat konfirmasi bahwa dia akan mengundurkan diri dari CEA jika masa jabatannya di Fed melebihi periode sementara yang awalnya direncanakan. Masa jabatannya berakhir pada akhir Januari, tetapi undang-undang federal memungkinkannya untuk tetap menjabat sampai penunjukan pengganti. Dia menepati janjinya dan mengirim surat pengunduran dirinya kepada Trump, membenarkan tindakannya dengan kewajiban hukum bagi gubernur Fed untuk fokus penuh waktu pada tugas mereka.
Yang menarik, adalah konteks yang lebih luas. Gedung Putih secara terbuka mengakui bahwa Miran memainkan peran kunci dalam tim ekonomi pemerintahan. Sementara itu, Trump secara aktif membentuk ulang Federal Reserve. Pada Januari, dia menominasikan Kevin Warsh, mantan gubernur, untuk menggantikan Jerome Powell sebagai ketua Fed.
Tapi ada masalah. Powell sedang menjalani penyelidikan kriminal terkait kesaksiannya di Kongres mengenai renovasi bangunan bersejarah milik bank sentral. Dan Thom Tillis, senator Republik yang berpengaruh, menyatakan bahwa dia akan memblokir setiap penunjukan di Fed sampai penyelidikan ini selesai. Posisinya di Komite Perbankan Senat membuat ancaman ini sangat kredibel.
Ini adalah momen yang membuka mata tentang bagaimana politik dan lembaga keuangan saling terkait di Washington. Pengunduran diri Miran menggambarkan batasan hukum dan etika, sementara ketegangan seputar Powell menunjukkan bagaimana kepentingan politik dapat memperumit penunjukan posisi kunci di bank sentral.