Saya memperhatikan analisis menarik tentang masa depan dolar dari Steve Kamin dari American Entrepreneurship Institute. Pria ini benar-benar mengerti - sebelumnya memimpin departemen keuangan internasional di Federal Reserve, mewakili AS di G7, G20, dan IMF.



Inti dari posisinya: dolar akan tetap menjadi mata uang dominan dalam beberapa tahun ke depan, tetapi semakin banyak pertanyaan muncul. Penyebabnya? Kebijakan ekonomi AS saat ini melemahkan posisi tersebut. Tarif, pembatasan imigrasi, utang pemerintah yang meningkat, pengurangan investasi dalam R&D - semua ini bekerja melawan posisi dolar di arena global.

Tapi yang menarik: dolar itu sendiri bukan tujuan, melainkan hasil sampingan dari institusi kuat Amerika. Ukuran ekonomi AS, kedalaman pasar saham, peran bank-bank Amerika dalam keuangan dunia - inilah yang menjaga dolar tetap mengapung. Dalam waktu dekat, sistem ini kecil kemungkinannya runtuh.

Salah satu ide kunci Kamin adalah mengubah pandangan tentang apa yang disebut "keistimewaan berlebihan" AS. Ya, dolar memberikan keuntungan, tetapi status ini tidak seaman yang terlihat. Terutama jika melihat penerapan sanksi keuangan - mereka efektif, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat melemahkan pengaruh global dolar.

Momen menarik tentang perilaku dolar setelah kejadian terakhir. Dulu dolar selalu menjadi mata uang safe haven - saat pasar panik, orang membeli dolar. Tapi sensitivitas dolar terhadap indeks VIX telah berubah. Beberapa waktu setelah itu, bahkan mulai jatuh saat volatilitas meningkat. Ini berarti dolar secara bertahap beralih dari kategori safe-haven ke aset berisiko.

Namun, data terbaru menunjukkan bahwa status dolar sebagai aset aman tetap bertahan. Korelasi dengan VIX tetap positif. Terlepas dari ketidakpastian geopolitik, dolar terus menjalankan peran sebagai perlindungan bagi investor.

Kesimpulan Kamin: masa depan dolar kurang pasti dibandingkan dua tahun lalu. Tapi keruntuhan totalnya dalam waktu dekat kecil kemungkinannya. Semuanya tergantung seberapa bijaksana kebijakan ekonomi Amerika dan bagaimana perkembangan peristiwa geopolitik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan