1. Ambil level tinggi yang tak terukur, dan ambil yang salah: Ketika harga saham berada pada atau mendekati level tertinggi historis, jika ada fenomena Volume Perdagangan menyusut, itu mungkin pola yang pump Relay, dan tidak mudah untuk keluar.
2. Jika Anda memiliki volume tinggi, Anda harus lari, dan jika Anda salah, Anda harus lari: setelah saham mengalami gelombang big pump, jika Volume Perdagangan terus meningkat dan harga saham mandek, itu mungkin merupakan sinyal market maker dump dan harus meninggalkan pasar tepat waktu.
3. Tunggu rendah tak terukur, tunggu kesalahan: tak terukur biasanya berarti bahwa market maker belum siap untuk menarik, dan mungkin menyerap chip dan menunggu kesempatan untuk menarik.
4. volume tingkat rendah harus diikuti, dan kesalahan harus diikuti: volume tingkat rendah biasanya merupakan tanda Akumulasi intervensi modal, dan kemungkinan pump pada tahap selanjutnya tinggi.
5. Volume kenaikan harga naik, beli: Ketika harga saham naik, volume perdagangan meningkat, yang merupakan sinyal beli positif.
6. volume meningkat dan harga datar, berubah negatif: Volume Perdagangan diperkuat tetapi harga saham tidak pump atau turun, yang mungkin merupakan sinyal bahwa pasar sedang berputar.
7. Paritas volume naik, naikkan posisi: Volume Perdagangan tetap stabil, dan harga saham terus naik, sehingga Anda dapat berpartisipasi tepat waktu.
8. Paritas volume turun, keluar: Ketika harga saham turun, volume perdagangan tidak berkurang, yang mungkin merupakan sinyal bagi market maker untuk melarikan diri dan harus meninggalkan pasar tepat waktu.
9. volume pump naik dan turun: volume pump sering disertai dengan turun, dan turun biasanya dalam keadaan penyusutan.
10. Ada pembalikan setelah volume jatuh: Mungkin ada pembalikan setelah volume jatuh, tetapi tren yang lebih pendek telah terbentuk dan tidak tepat untuk berpartisipasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#safe
1. Ambil level tinggi yang tak terukur, dan ambil yang salah: Ketika harga saham berada pada atau mendekati level tertinggi historis, jika ada fenomena Volume Perdagangan menyusut, itu mungkin pola yang pump Relay, dan tidak mudah untuk keluar.
2. Jika Anda memiliki volume tinggi, Anda harus lari, dan jika Anda salah, Anda harus lari: setelah saham mengalami gelombang big pump, jika Volume Perdagangan terus meningkat dan harga saham mandek, itu mungkin merupakan sinyal market maker dump dan harus meninggalkan pasar tepat waktu.
3. Tunggu rendah tak terukur, tunggu kesalahan: tak terukur biasanya berarti bahwa market maker belum siap untuk menarik, dan mungkin menyerap chip dan menunggu kesempatan untuk menarik.
4. volume tingkat rendah harus diikuti, dan kesalahan harus diikuti: volume tingkat rendah biasanya merupakan tanda Akumulasi intervensi modal, dan kemungkinan pump pada tahap selanjutnya tinggi.
5. Volume kenaikan harga naik, beli: Ketika harga saham naik, volume perdagangan meningkat, yang merupakan sinyal beli positif.
6. volume meningkat dan harga datar, berubah negatif: Volume Perdagangan diperkuat tetapi harga saham tidak pump atau turun, yang mungkin merupakan sinyal bahwa pasar sedang berputar.
7. Paritas volume naik, naikkan posisi: Volume Perdagangan tetap stabil, dan harga saham terus naik, sehingga Anda dapat berpartisipasi tepat waktu.
8. Paritas volume turun, keluar: Ketika harga saham turun, volume perdagangan tidak berkurang, yang mungkin merupakan sinyal bagi market maker untuk melarikan diri dan harus meninggalkan pasar tepat waktu.
9. volume pump naik dan turun: volume pump sering disertai dengan turun, dan turun biasanya dalam keadaan penyusutan.
10. Ada pembalikan setelah volume jatuh: Mungkin ada pembalikan setelah volume jatuh, tetapi tren yang lebih pendek telah terbentuk dan tidak tepat untuk berpartisipasi.