Grafik ini menunjukkan pola jatuh baji, yang sering dianggap sebagai formasi pembalikan potensial dengan kemungkinan terjadinya breakout ke atas. Berikut adalah analisis rinci:
Karakteristik Pola:
Wedge jatuh didefinisikan oleh tertinggi dan terendah yang semakin rendah secara bertahap dalam dua garis tren yang konvergen. Di grafik, garis tren ini ditandai dengan garis kuning. Menuju akhir pola, harga berada dekat garis tren bawah, dengan upaya yang terlihat untuk breakout. Volume:
Volumenya tinggi pada awal pola dan secara bertahap menurun, yang khas untuk irisan. Menuju akhir, ada sedikit peningkatan volume, yang mungkin menandakan potensi breakout. Skenario: Teks kosong tidak dapat diterjemahkan. Bullish (naik): Jika harga tembus di atas garis tren atas dengan volume kuat, itu bisa menjadi sinyal kelanjutan gerakan naik. Konfirmasi akan datang dari lilin yang ditutup di atas garis resistensi. Bearish (menurun): Jika harga gagal menembus dan tetap berada di bawah garis tren atas, kemungkinan terjadi pergerakan turun lebih lanjut, terutama jika volume tetap rendah. Tingkat Kunci:
Resistance: Garis tren atas berfungsi sebagai resistensi saat ini. Menembus level ini dapat memicu pergerakan ke atas. Dukungan: Garis tren bawah berfungsi sebagai dukungan. Jika garis ini dilanggar, potensi bullish pola wedge dapat menjadi tidak valid. Rekomendasi:
Perhatikan penembusan di atas irisan — peningkatan volume yang kuat sangat penting untuk konfirmasi. Atur level stop-loss untuk mengelola risiko jika percobaan breakout gagal.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#CYBRO
Grafik ini menunjukkan pola jatuh baji, yang sering dianggap sebagai formasi pembalikan potensial dengan kemungkinan terjadinya breakout ke atas. Berikut adalah analisis rinci:
Karakteristik Pola:
Wedge jatuh didefinisikan oleh tertinggi dan terendah yang semakin rendah secara bertahap dalam dua garis tren yang konvergen.
Di grafik, garis tren ini ditandai dengan garis kuning.
Menuju akhir pola, harga berada dekat garis tren bawah, dengan upaya yang terlihat untuk breakout.
Volume:
Volumenya tinggi pada awal pola dan secara bertahap menurun, yang khas untuk irisan.
Menuju akhir, ada sedikit peningkatan volume, yang mungkin menandakan potensi breakout.
Skenario:
Teks kosong tidak dapat diterjemahkan.
Bullish (naik): Jika harga tembus di atas garis tren atas dengan volume kuat, itu bisa menjadi sinyal kelanjutan gerakan naik. Konfirmasi akan datang dari lilin yang ditutup di atas garis resistensi.
Bearish (menurun): Jika harga gagal menembus dan tetap berada di bawah garis tren atas, kemungkinan terjadi pergerakan turun lebih lanjut, terutama jika volume tetap rendah.
Tingkat Kunci:
Resistance: Garis tren atas berfungsi sebagai resistensi saat ini. Menembus level ini dapat memicu pergerakan ke atas.
Dukungan: Garis tren bawah berfungsi sebagai dukungan. Jika garis ini dilanggar, potensi bullish pola wedge dapat menjadi tidak valid.
Rekomendasi:
Perhatikan penembusan di atas irisan — peningkatan volume yang kuat sangat penting untuk konfirmasi.
Atur level stop-loss untuk mengelola risiko jika percobaan breakout gagal.