Layer 2 (L2) dalam konteks blockchain dan kripto merujuk pada teknologi skalabilitas yang dibangun di atas jaringan dasar (Layer 1) untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kapasitas transaksi. L2 bertujuan mengatasi keterbatasan skalabilitas L1 tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi.
Karakteristik Layer 2 1. Skalabilitas: Meningkatkan kapasitas transaksi. 2. Kecepatan: Meningkatkan kecepatan transaksi. 3. Biaya rendah: Mengurangi biaya transaksi. 4. Kompatibilitas: Dapat berintegrasi dengan berbagai L1. 5. Keamanan: Menggunakan teknologi kriptografi untuk melindungi data.
Teknologi Layer 2 1. Sidechain: Membangun blockchain paralel untuk meningkatkan skalabilitas. 2. Off-chain: Memproses transaksi di luar blockchain utama. 3. Sharding: Membagi blockchain menjadi bagian-bagian kecil untuk meningkatkan efisiensi. 4. Rollups: Menggabungkan beberapa transaksi menjadi satu untuk mengurangi biaya. 5. State Channels: Membuat saluran khusus untuk transaksi antara pengguna.
Kelebihan Layer 2 1. Meningkatkan skalabilitas. 2. Mengurangi biaya transaksi. 3. Meningkatkan kecepatan transaksi. 4. Meningkatkan efisiensi. 5. Mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#Join Lunar New Year Party & Share $150,000 Rewards #Altcoins surge, which one are you bullish on? #AIXBT vs AI16Z, which one do you prefer?
Layer 2 (L2) dalam konteks blockchain dan kripto merujuk pada teknologi skalabilitas yang dibangun di atas jaringan dasar (Layer 1) untuk meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kapasitas transaksi. L2 bertujuan mengatasi keterbatasan skalabilitas L1 tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi.
Karakteristik Layer 2
1. Skalabilitas: Meningkatkan kapasitas transaksi.
2. Kecepatan: Meningkatkan kecepatan transaksi.
3. Biaya rendah: Mengurangi biaya transaksi.
4. Kompatibilitas: Dapat berintegrasi dengan berbagai L1.
5. Keamanan: Menggunakan teknologi kriptografi untuk melindungi data.
Teknologi Layer 2
1. Sidechain: Membangun blockchain paralel untuk meningkatkan skalabilitas.
2. Off-chain: Memproses transaksi di luar blockchain utama.
3. Sharding: Membagi blockchain menjadi bagian-bagian kecil untuk meningkatkan efisiensi.
4. Rollups: Menggabungkan beberapa transaksi menjadi satu untuk mengurangi biaya.
5. State Channels: Membuat saluran khusus untuk transaksi antara pengguna.
Contoh Layer 2
1. Polygon (MATIC)
2. Optimism (OP)
3. Arbitrum
4. zkSync
5. Loopring (LRC)
6. Polkadot (DOT)
7. Cosmos (ATOM)
Kelebihan Layer 2
1. Meningkatkan skalabilitas.
2. Mengurangi biaya transaksi.
3. Meningkatkan kecepatan transaksi.
4. Meningkatkan efisiensi.
5. Mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Keterbatasan Layer 2
1. Ketergantungan pada L1.
2. Risiko keamanan.
3. Kompleksitas teknologi.
4. Biaya pengembangan.
Sumber:
1. CoinMarketCap
2. CryptoSlate
3. Coindesk
4. Blockchain Council