Pada hari Senin, 3 Februari, pasar mata uang digital anjlok 20-30%: Bitcoin turun menjadi $91,441.89, dan Ethereum turun menjadi $2,494.33. Penyebab utamanya adalah perang dagang antara Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Tiongkok setelah dikenakan tarif 25% dan 10%.
Reuters melaporkan hal itu. Biaya mata uang kripto ini merupakan yang terendah sejak September lalu. Penyebab utama penurunan tajam mata uang kripto adalah bocornya perdagangan baru yang diselesaikan oleh Administrasi Donald Trump. Presiden AS memberlakukan: • 25% bea masuk untuk barang dari Kanada dan Meksiko; • Biaya impor 10% dari China. Tindakan ini memicu reaksi instan: • Kanada dan Meksiko mengumumkan pemberlakuan tarif yang serupa terhadap Amerika Serikat; • Tiongkok mengumumkan niatnya untuk mengajukan banding terhadap keputusan Trump di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sebagai hasil dari peristiwa ini, pasar keuangan termasuk mata uang digital mengalami tekanan yang sangat besar. Investor mulai keluar dengan panik dari aset berisiko termasuk mata uang digital. Pasar mata uang digital bereaksi dengan sensitif terhadap peristiwa ekonomi besar, terutama ketika mengancam stabilitas ekonomi global. Seperti yang disebutkan Chris Weston, Kepala Riset di Pepperstone, mata uang digital telah menjadi semacam "indikator risiko", diperdagangkan 24/7 dan merespons secara langsung terhadap perubahan global. Kolaps harga juga terkait dengan kekecewaan investor terhadap kebijakan Trump terkait mata uang kripto. Selama kampanye pemilihan, dia berjanji untuk membuat Amerika Serikat 'ibu kota mata uang digital di dunia', dan membentuk kelompok kerja khusus untuk mengembangkan aturan baru tentang aset digital dan bahkan mempertimbangkan kemungkinan pembentukan cadangan tunai digital nasional. Namun, hingga saat ini tidak ada langkah konkret yang berkontribusi pada pengembangan pasar mata uang kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pada hari Senin, 3 Februari, pasar mata uang digital anjlok 20-30%: Bitcoin turun menjadi $91,441.89, dan Ethereum turun menjadi $2,494.33. Penyebab utamanya adalah perang dagang antara Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Tiongkok setelah dikenakan tarif 25% dan 10%.
Reuters melaporkan hal itu. Biaya mata uang kripto ini merupakan yang terendah sejak September lalu. Penyebab utama penurunan tajam mata uang kripto adalah bocornya perdagangan baru yang diselesaikan oleh Administrasi Donald Trump. Presiden AS memberlakukan:
• 25% bea masuk untuk barang dari Kanada dan Meksiko;
• Biaya impor 10% dari China.
Tindakan ini memicu reaksi instan:
• Kanada dan Meksiko mengumumkan pemberlakuan tarif yang serupa terhadap Amerika Serikat;
• Tiongkok mengumumkan niatnya untuk mengajukan banding terhadap keputusan Trump di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Sebagai hasil dari peristiwa ini, pasar keuangan termasuk mata uang digital mengalami tekanan yang sangat besar. Investor mulai keluar dengan panik dari aset berisiko termasuk mata uang digital.
Pasar mata uang digital bereaksi dengan sensitif terhadap peristiwa ekonomi besar, terutama ketika mengancam stabilitas ekonomi global. Seperti yang disebutkan Chris Weston, Kepala Riset di Pepperstone, mata uang digital telah menjadi semacam "indikator risiko", diperdagangkan 24/7 dan merespons secara langsung terhadap perubahan global.
Kolaps harga juga terkait dengan kekecewaan investor terhadap kebijakan Trump terkait mata uang kripto. Selama kampanye pemilihan, dia berjanji untuk membuat Amerika Serikat 'ibu kota mata uang digital di dunia', dan membentuk kelompok kerja khusus untuk mengembangkan aturan baru tentang aset digital dan bahkan mempertimbangkan kemungkinan pembentukan cadangan tunai digital nasional. Namun, hingga saat ini tidak ada langkah konkret yang berkontribusi pada pengembangan pasar mata uang kripto.