Presiden Donald Trump baru-baru ini mengambil serangkaian tindakan menonjol di bidang Aset Kripto. Pada 17 Januari 2025, dia meluncurkan mata uang kripto berdasarkan dirinya sendiri - Trump Coin ($TRUMP). Aset Kripto ini beroperasi di blockchain Solana, dengan 1 miliar koin pertama diciptakan, di mana 800 juta koin dipegang oleh dua perusahaan di bawah Trump, dan 200 juta koin diterbitkan secara terbuka dalam ICO pertama. Dalam waktu kurang dari sehari setelah diluncurkan, nilai pasar total semua Aset Kripto melebihi 27 miliar USD, meningkatkan nilai aset yang dimiliki Trump menjadi lebih dari 20 miliar USD.
Namun, langkah tersebut telah menimbulkan kritik dari para ahli etika dan lembaga pengawas pemerintah. Mereka khawatir bahwa jika pemerintah asing membeli koin tersebut, hal ini dapat membuat kekayaan Trump melonjak tajam, yang mungkin melanggar ketentuan gaji asing dalam Konstitusi Amerika. Kritikus mengatakan bahwa hal ini dapat membuat kelompok kepentingan khusus dan pemerintah asing mencoba meningkatkan pengaruhnya terhadap presiden Amerika dengan menambahkan dana.
Selain itu, pada 7 Maret 2025, Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk mendirikan cadangan strategis Bitcoin dan inventaris aset digital Amerika Serikat. Cadangan tersebut akan didanai oleh Bitcoin yang disita dalam proses hukum pidana atau perdata, dengan tujuan memanfaatkan keunggulan strategis dari pasokan Bitcoin yang tetap. Perintah eksekutif memerintahkan Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan untuk merumuskan kebijakan yang netral secara anggaran untuk mendapatkan lebih banyak Bitcoin tanpa membebani wajib pajak.
Pada hari yang sama, Trump mengadakan pertemuan pertama 'enkripsi summit' di Gedung Putih, mengekspresikan komitmennya untuk membuat Amerika menjadi pemimpin industri Mata Uang Kripto. Pemimpin industri memuji Trump atas perubahan sikapnya terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil terhadap industri Mata Uang Kripto oleh pemerintah sebelumnya. Namun, keterlibatan pribadi Trump juga menimbulkan kekhawatiran akan konflik kepentingan potensial, terutama mengingat kepentingan pribadinya dalam World Liberty Financial secara global.
Secara keseluruhan, posisi Presiden Trump terhadap Aset Kripto telah mengalami perubahan yang signifikan, dari sikap skeptis awal menjadi mendorong kebijakan dan proyek terkait. Langkah-langkah ini mungkin akan berdampak besar pada posisi Amerika Serikat di pasar Aset Kripto global, tetapi juga memicu diskusi tentang etika dan regulasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Presiden Donald Trump baru-baru ini mengambil serangkaian tindakan menonjol di bidang Aset Kripto. Pada 17 Januari 2025, dia meluncurkan mata uang kripto berdasarkan dirinya sendiri - Trump Coin ($TRUMP). Aset Kripto ini beroperasi di blockchain Solana, dengan 1 miliar koin pertama diciptakan, di mana 800 juta koin dipegang oleh dua perusahaan di bawah Trump, dan 200 juta koin diterbitkan secara terbuka dalam ICO pertama. Dalam waktu kurang dari sehari setelah diluncurkan, nilai pasar total semua Aset Kripto melebihi 27 miliar USD, meningkatkan nilai aset yang dimiliki Trump menjadi lebih dari 20 miliar USD.
Namun, langkah tersebut telah menimbulkan kritik dari para ahli etika dan lembaga pengawas pemerintah. Mereka khawatir bahwa jika pemerintah asing membeli koin tersebut, hal ini dapat membuat kekayaan Trump melonjak tajam, yang mungkin melanggar ketentuan gaji asing dalam Konstitusi Amerika. Kritikus mengatakan bahwa hal ini dapat membuat kelompok kepentingan khusus dan pemerintah asing mencoba meningkatkan pengaruhnya terhadap presiden Amerika dengan menambahkan dana.
Selain itu, pada 7 Maret 2025, Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk mendirikan cadangan strategis Bitcoin dan inventaris aset digital Amerika Serikat. Cadangan tersebut akan didanai oleh Bitcoin yang disita dalam proses hukum pidana atau perdata, dengan tujuan memanfaatkan keunggulan strategis dari pasokan Bitcoin yang tetap. Perintah eksekutif memerintahkan Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan untuk merumuskan kebijakan yang netral secara anggaran untuk mendapatkan lebih banyak Bitcoin tanpa membebani wajib pajak.
Pada hari yang sama, Trump mengadakan pertemuan pertama 'enkripsi summit' di Gedung Putih, mengekspresikan komitmennya untuk membuat Amerika menjadi pemimpin industri Mata Uang Kripto. Pemimpin industri memuji Trump atas perubahan sikapnya terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil terhadap industri Mata Uang Kripto oleh pemerintah sebelumnya. Namun, keterlibatan pribadi Trump juga menimbulkan kekhawatiran akan konflik kepentingan potensial, terutama mengingat kepentingan pribadinya dalam World Liberty Financial secara global.
Secara keseluruhan, posisi Presiden Trump terhadap Aset Kripto telah mengalami perubahan yang signifikan, dari sikap skeptis awal menjadi mendorong kebijakan dan proyek terkait. Langkah-langkah ini mungkin akan berdampak besar pada posisi Amerika Serikat di pasar Aset Kripto global, tetapi juga memicu diskusi tentang etika dan regulasi.